Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kepuh “Keramat” Tumbang, Dua Rumah Hancur

Bali Tribune/ HANCUR- Kondisi rumah yang hancur usai ditimpa pohon kepuh "keramat" di Jalan Gumitir, Gang Taman, Kesiman Kertalangu, Denpasar, Rabu (8/1) pagi.
balitribune.co.id | Denpasar - Pohon kepuh berdiameter kurang lebih 1,5 meter yang dililit dengan kain kasa poleng tumbang  di Jalan Gumitir, Gang Taman, Kesiman Kertalangu, Denpasar, Rabu (8/1) pagi sekitar pukul 01.00 Wita. 
 
Pohon yang dikeramatkan ini tumbang menimpa lima rumah dan dua di antaranya hancur. Beruntung, 10 orang yang berada di dalam dua rumah yang hancur tersebut selamat dan hanya mengalami luka ringan.
 
Rumah yang hancur pertama milik Wayan Suartana (42) asal Yeh Poh, Manggis, Karangasem yang baru tinggal dua tahun. Dalam rumah Suartana tinggal lima orang yakni Wayan Suartana sendiri, istrinya Ketut Restiniasih (39), adiknya Nyoman Sudana, serta dua orang anaknya yakni Suryanata (14), dan Candra Wijaya (9).
 
Sedangkan rumah kedua yang hancur dan berdekatan dengan rumah Suartana yakni rumah milik Wayan Pasek (68). Di dalam rumah Pasek tinggal lima orang yakni dirinya sendiri, istrinya Wayan Murni (68), serta tiga cucunya yakni Komang Eka yang baru tamat SMA, Putu Sudiantini masih duduk di bangku SMK, serta Kadek Juniantara yang kini masih kelas VI SD.
 
Menurut pengakuan Wayan Suartana, saat kejadian ia bersama anggota keluarganya tengah tidur terlelap sehingga tak mengetahui kejadian persisnya. "Saya tidur waktu itu. Tiba-tiba lihat pohon sudah jatuh. Saya terjebak di dalam," katanya.
 
Ia mengaku berusaha menyelamatkan keluarganya yang ada di dalam reruntuhan.
 
 Setelah 15 menit berjuang, barulah ia bisa keluar dari reruntuhan bersama keluarganya.
 
 "Barang elektronik rusak semua, motor tiga juga rusak," imbuhnya. Ia mengaku kerugian akibat kejadian ini capai Rp 150 juta.
 
 Sang istri, Ketut Restiniasih menuturkan, dirinya tidur pukul 24.00 Wita, tiba-tiba terbangun pukul 01.00 Wita karena pohon tumbang.  Ia pun mengalami luka di lengan kirinya sehingga harus dijarit.
 
"Ini dijarit, tapi saya tak tahu berapa jaritannya," katanya sambil menunjukkan tangannya yang diperban.
 
Selain dirinya, adik suaminya, Nyoman Sudana juga mengalami luka ringan pada dahinya.Sementara untuk anak dan suaminya hanya mengalami luka-luka gores ringan.
 
Pemilik rumah yang hancur lainnya, Wayan Pasek mengaku dirinya baru 15 menit tidur saat pohon tersebut tumbang.
 
 "Awalnya ada suara, saya kira anjing veking saya yang mengunyah sesuatu. Tapi ternyata pohon tumbang," katanya.
 
Saat mengetahui adanya pohon tumbang, ia pun panik mencari cucunya, karena dua cucunya tidur di kamar lain dan yang bersama dirinya hanyalah istri dan satu cucu lelakinya.
 
Akibat kepanikan dan lampu mati, dirinya pun mengalami luka pada pahanya hingga dirinya dijarit sebanyak 12 jaritan di RSU Dharma Yadnya. 
 
"Ini kena seng atap rumah, karena saat itu panik, lampu mati, debu banyak saya nyari cucu saya," katanya.
 
Selain rumahnya yang hancur, lima sepeda motor miliknya juga tertima pohon tumbang.
 
"Untung gede Widhine (masih beruntung). Jatuhnya pohon itu tidak langsung jatuh. Kalau langsung jatuh semua meninggal. Tapi sedikit-sedikit rebahnya seperti ditahan-tahan," aku lelaki asal Karangasem ini.
 
Sementara itu pantauan wartawan, pohon tumbang yang menimpa rumah sudah dilakukan penanganan oleh Pemkot Denpasar. Petugas DLHK dan BPBD Denpasar langsung turun melakukan pemotongan dahan dan batang pohon tersebut. Hingga pukul 14.00 wita evakuasi pohon tumbang masih dilakukan.
 
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

HUT ke-15 Jamkrida Bali Luncurkan Logo Baru dan Tegaskan Langkah "Go Nasional"

balitribune.co.id | Denpasar - PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) atau Jamkrida Bali merayakan puncak hari jadinya yang ke-15 tahun sekaligus resmi melakukan rebranding dengan meluncurkan logo baru perusahaan. Peluncuran ini digelar dalam acara bertajuk "ELEVATE 15: Transformasi Menuju Nasional" di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya (Art Center), Denpasar, Senin (10/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Tabanan Pertanyakan RDTR Baru Tuntas di 3 Kecamatan

balitribune.co.id I Tabanan -  Jajaran DPRD Tabanan mempertanyakan lambannya proses penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di sembilan kecamatan sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan RTRW.

Pasalnya, hingga saat ini dokumen tata ruang yang tuntas baru mencakup tiga kecamatan, sementara sisanya dinilai mandeg tanpa kejelasan pasti. Tiga wilayah yang sudah memiliki RDTR tersebut meliputi Kecamatan Kediri, Tabanan, dan Selemadeg Barat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KMP Nusa Jaya Abadi Tak Beroperasi, Kendaraan Tujuan Nusa Penida Antre Hingga 2 Hari

balitribune.co.id I Amlapura - Tidak beroperasinya kapal KMP. Nusa Jaya Abadi atau Kapal Roro berdampak pada aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem. Puluhan kendaraan truk, Pick Up dan kendaraan pribadi harus antre lebih dari dua hari di Pelabuhan Padang Bai, untuk bisa  menyeberang ke Nusa Penida, karena rute penyeberangan Padang Bai-Nusa Penida saat ini hanya dilayani oleh satu kapal yakni Kapal LCT.

Baca Selengkapnya icon click

Ombak Terbaik dan Menantang, Pantai Medewi Jadi Magnet Surfing Dunia

balitribune.co.id | Negara - Deru ombak Samudra Hindia bergulung teratur menghantam pesisir barat Pulau Dewata. Di bawah terik surya, gemuruh air laut berpadu dengan sorak-sorai penonton yang memadati Pantai Medewi, Kecamatan Pekutatan pada Minggu (9/8/2026). Ratusan peselancar dari berbagai penjuru nusantara berkompetisi menaklukan ombak terbaik dan menantang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Minta Pejuang Dialisis Tetap Semangat Jalani Pengobatan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meminta pasien yang menjalani terapi dialisis untuk tetap semangat dan tidak berputus asa. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri Sarasehan Pejuang Dialisis yang digelar RSD Mangusada di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung, Minggu (9/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Start dari Celukan Bawang, 19 Regu Tantang Rute 45 Km Gerak Jalan HUT RI ke-81

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 19 regu mengikuti Lomba Gerak Jalan 45 Kilometer Tingkat Dewasa Putra yang digelar Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lomba resmi dimulai dari Lapangan Sepak Bola Desa Celukan Bawang, Sabtu (8/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.