Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kera Resahkan Warga Nyalian, Rusak Lahan Pertanian hingga Masuk Pemukiman

pertanian
Bali Tribune / salah satu lahan pertanian warga Nyalianyang dirusak kawanan kera

balitribune.co.id | Semarapura - Perbekel Desa Nyalian, Cok Gede Agung Putra, mengeluhkan keberadaan kera ganas yang merusak tanaman pertanian warga. Ia menyampaikan kondisi tersebut kepada Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada, S.Sos., melalui grup penanggulangan bencana.

Saat ini, sejumlah hasil pertanian mengalami gagal panen akibat ratusan kera yang makin agresif merusak lahan. Bahkan, kera-kera tersebut sudah masuk ke wilayah pemukiman, sehingga makin meresahkan warga.

"Saya menyampaikan terkait kera di Desa Nyalian, khususnya di sisi timur desa, yang sudah sangat meresahkan sebagian besar warga," ungkap Cok Putra.

Ia berharap instansi terkait dapat membantu mencari jalan keluar atas permasalahan ini.

"Mohon petunjuk serta solusi sementara. Berhubung jumlah kera sangat banyak dan agresif, warga di sisi timur Desa Nyalian sampai tidak berani masuk ke area persawahan seorang diri," pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kadis Pertanian yang juga menjabat sebagai Kadis Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Kelautan, Kadek Ariati, menyatakan belum menerima laporan resmi terkait peristiwa ini. Kendati demikian, pihaknya akan menelusuri laporan tersebut terlebih dahulu.

"Jika benar ada perusakan oleh kera, tentu itu akan merusak lahan pertanian dan memicu kegagalan produksi hasil tani warga," terangnya.

Di sisi lain, Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada, mengaku kesulitan untuk menangani kawanan kera tersebut.

"Saat kami datang, keranya sudah tidak ada. Selain itu, karena jumlahnya banyak, kami tidak mungkin mengusir mereka begitu saja mengingat wilayah tersebut adalah habitatnya. Berbeda jika hanya seekor kera yang merusak, itu bisa langsung kami tangani," ungkapnya.

wartawan
SUG
Category

Digempur Produk Modern, Permintaan Gerabah untuk Kebutuhan Upacara Adat Masih Stabil

balitribune.co.id I Mangupura - Pembuatan gerabah tradisional hingga saat ini masih ditekuni salah satu perajin di Desa Kapal Kabupaten Badung. Pasalnya, gerabah yang terbuat dari tanah liat tersebut kerap dibeli masyarakat yang akan melaksanakan upacara Pengabenan. Sehingga gerabah menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa lepas dari upacara adat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati, Wabup dan Ketua DPRD Badung Sambut Silaturahmi Kajari Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam suasana hangat dan kekeluargaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Badung yang baru, I Wayan Sumertayasa beserta jajaran di Rumah Jabatan Bupati Badung, Puspem Badung, Selasa (18/8/2026). Bupati didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti, dan Sekda Ida Bagus Surya Suamba.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Daya Saing UMKM, DPRD Badung Serap Aspirasi Raperda Pelindungan Produk Unggulan Daerah

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar penyerapan aspirasi masyarakat terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Produk Unggulan Daerah. Ranperda inisiatif ini dirancang guna memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Koperasi di tengah persaingan pasar yang kian ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gebrakan Pelestarian Budaya: INSTIKI Padukan Teknologi AR, Film Dokumenter, dan Pameran Hybrid untuk Angkat Lontar Prasi Tenganan

balitribune.co.id | Amlapura — Di tengah gempuran arus modernisasi, keberadaan seni tradisional sering kali terpinggirkan. Namun, langkah nyata nan inovatif justru ditunjukkan oleh Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.