Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kesbangpol Denpasar Latih 35 Pecalang

Bali Tribune/Sejumlah pecalang mengikuti pelatihan di Gedung Wanita Shanti Graha, Denpasar, Senin (18/3).
Bali Tribune, Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Badan Kesatuan Bangsa & Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar menggelar Pelatihan Pecalang di Gedung Wanita Shanti Graha, Denpasar pada Senin (18/3). Pelatihan yang diikuti 35 Pecalang ini guna Pengendalian, Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan serta meningkatkan wawasan anggota Pecalang di Kota Denpasar tentang tugas fungsinya di Desa Pakraman masing- masing.
 
Kegiatan ini dihadiri Kepala Kesbangpol Kota Denpasar, I Komang Sugiarta, Unsur TNI, unsur Polri, sejumlah pimpinan OPD Pemkot Denpasar, unsur forum adat serta perwakilan sejumlah instansi lainnya. Kegiatan Pelatihan ini diisi sejumlah narasumber dari Kementeran Agama Kota Denpasar, Kodim 1611 Badung, Polresta Denpasar dan juga PMI Kota Denpasar.
 
Kepala Kesbangpol Kota Denpasar, I Komang Sugiarta mengatakan peran Pecalang sebagai satuan pengamanan tradisional Desa Pekramandewasa ini tidak saja berperan sebagai pengaman dalam kegiatan adat dan agama Hindu saja, tetapi juga dipercayakan sebagai salah satu unsur pengamanan di berbagai acara kenegaraan bersama dengan instansi terkait lainnya.
 
“Dari pelatihan ini diharapkan anggota Pecalang di Kota Denpasar nantinya memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melaksanakan tugas- tugansya dan yang lebih penting lagi para Pecalang mampu mengemban tugas sesuai dengan prosedur sesuai dengan ketentuan perundang—undangan yang berlaku,” ujarnya.
 
Dikatakan, sebagai bagian dari perangkat Desa Pakraman yang merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan Budaya Bali maka Pecalang akan menjadi cermin bagi keseluruhan masyarakat Kota Denpasar yang selalu diharapkan dapat menjaga keamanan dan kenyamanan serta ketentraman di wilayahnya masing- masing.
 
“Terlebih lagi dalam waktu dekat ini kita menghadapi hajatan akbar pileg dan pilpres. Hal ini harus menjadi perhatian seluruh lapisan masyarakat untuk dapat terwujud suasana aman dan nyaman. Diharapkan semua peserta mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan seksama dan tekun melalui komunikasi, interaksi dengan seksama denga narasumber guna menambah wawasan,” ujarnya.
 
Kabid Ketahanan Ekososbud dan Ormas Kesbangpol Kota Denpasar, A.A Gede Raka Wiadnyana mengatakan pelaksanaan Pelatihan Pecalang ini untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa khususnya pada anggota pecalang di masing- masing Desa Pakraman di Kota Denpasar sehingga terjaga situasi yang aman dan kondusif.
 
Selain juga memberikan bekal kepada para peserta sebagai penyamarataan mental dan persepsi dalam melaksanakan tugas di masyarakat dan desa pakraman, menjamin keutuhan NKRI serta tanggap terhadap berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang mungkin saja timbul di Kota Denpasar.
 
 “Kegiatan pelatihan yang telah memasuki tahap kedua ini diikuti oleh 35 orang Pecalang yang merupakan perwakilan dari masing- masing Desa Pakraman di Kota Denpasar. Pelatihan dilangsungkan dari tanggal 18 hingga 19 Maret 2019. Materi pelatihan akan disampaikan melalui pemaparan, diskusi dan tanya jawab,” ungkap Gede Raka Wiadnyana.
 
Manggala Agung Pasikian Pecalang Bali, I Made Mudra, mengpresiasi pelaksanaan pelatihan pecalang ini. Dia menilai baru Kota Denpasar lah daerah di Bali yang secara gencar mengadakan pelatihan semacam ini. “Semoga pecalang di Kota Denpasar mampu meningkatkan kualitas wawasan mengenai tugas dan fungsinya di tengah masyarakat,” ujar Made Mudra.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Pendar Merah Seribu Lampion, Pesona Imlek di Langit Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Sekitar seribuan lampion mulai dipasang di berbagai titik strategis di Kabupaten Tabanan untuk menyemarakkan suasana menjelang perayaan Imlek 2577 yang jatuh pada Selasa (17/2) mendatang.

Pemasangan ornamen berwarna merah khas tersebut dilakukan secara tersebar di beberapa lokasi utama, mulai dari kawasan perbatasan hingga pusat pemerintahan di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seni Merawat Tradisi, Intip Kesibukan Wihara Saat Ritual Bersih Rupang

balitribune.co.id | Mangupura - Tempat peribadatan yang berada di pusat kegiatan pariwisata di Kuta Kabupaten Badung mulai didatangi warga Tionghoa untuk membersihkan Wihara dan melakukan pemasangan dekorasi bernuansa Tahun Baru Cina atau Imlek 2577 Kongzili tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Prajuru Desa Adat Jehem Datangi Dewan, Perjuangkan Pembongkaran Talang Air yang Ganggu Upacara

balitribune.co.id | Bangli - Prajuru desa adat Jehem, Kecamatan Tembuku mendatangi gedung DPRD Bangli, Kamis (12/2). Kedatangan tokoh masyarakat Jehem ini tiada lain untuk mempertahankan kepemilikan aset berupa talang air yang rencananya akan dibongkar karena dianggap mengganggu aktivitas warga terutama saat melangsungkan upacara keagaman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Denpasar Arya Wibawa Mendem Pedagingan di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas Desa Adat Renon

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti prosesi Mendem Pedagingan serangkaian Karya Melaspas lan Mecaru di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon bertepatan Rahina Wraspati Kliwon Menail, Kamis (12/2) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Rai Wirata Hadiri FGD Kepemimpinan Berbasis Moral dan Literasi di Polres Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Rai Wirata, mewakili Ketua DPRD Badung menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertema "Mewujudkan Pemimpin Tingkat Menengah Polri, Kementerian dan Lembaga yang Membangun Keutamaan Pendidikan Berbasis Moral dan Literasi" di Aula Polres Badung, Kamis (12/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.