Kesiapan PTMT Sekolah Madrasah, 25 Sekolah Terpasang Aplikasi PeduliLindungi | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 27 November 2021
Diposting : 13 October 2021 05:44
CHA - Bali Tribune
Bali Tribune/ MONITORING - Kepala Pendis Kantor Kemenag Kabupaten Buleleng H. Lewa Karma monitoring penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada sekolah madrasah.

balitribune.co.id | Singaraja -  Kesiapan sekolah-sekolah madrasah di bawah Kementrian Agama (Kemenag) untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sudah maksimal dilakukan, namun sejumlah kendala masih ditemukan. Salah satunya keterbatasan penyediaan aplikasi PeduliLindungi di 60 sekolah di bawah binaan Kemenag.

Kepala Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementrian Agama Kabupaten Buleleng, H. Lewa Karma membenarka sekolah-sekolah di bawah Kemenag telah mulai melakukan proses PTMT dengan pengawasan cukup ketat. Proses PTMT dimulai berdasar surat Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng No.420/7639/Skrt./X/2021 tertanggal 1 Oktober 2021 tentang Rekomendasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) Pada Sekolah dan Seksi Pendidikan  Islam. “Kami sudah sampaikan kepada Kepala RA/Madrasah se Buleleng termasuk pimpinan lembaga keagamaan untuk melaksanakan PTMT mengikuti rekomendasi Disdikpora Buleleng,” jelas H.Lewa Karma, Selasa (12/10/2021).

Pihak sekolah sudah diminta untuk menyiapkan banner presensi chek in dan chek out dengan link aplikasi PeduliLindungi yang terkoneski langsung dengan gugus tugas dan Dinas Kominfosanti Buleleng dengan menggunakan barcode. Dari 60 sekolah madrasah di bawah binaan Kemenag, baru 25 sekolah yang sudah tersedia aplikasi PeduliLindungi dengan barcodenya. Sisanya menurut Lewa, belum ada kordinasi lebih lanjut dari Dinas Kominfosanti untuk memenuhi kekurangan yang ada. Lewa menyebut, piahknya berupaya maksimal dalam menyiapkan PTMT agar kegiatan sekolah secara terbatas dimasa pandemi tidak menimbulkan kasus baru saat angka Covid-19 di Buleleng sudah melandai.

Hukum & Kriminal

Terpopuler