Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kesiapsiagaan Bencana Disebut Komponen Penting dalam Menjaga Keberlangsungan Pariwisata Bali

Bali Tribune/SIMULASI - Para pekerja di kawasan pariwisata Nusa Dua berlarian mencari tempat yang aman saat simulasi bencana gempa bumi dan tsunami dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana 2019
balitribune.co.id | Nusa Dua -  Hari Kesiapsiagaan Bencana pada 26 April 2019 ini di Provinsi Bali dipusatkan di kawasan ITDC Nusa Dua yang merupakan role model bagi Indonesia. Pasalnya Bali merupakan satu-satunya provinsi yang menetapkan setiap tanggal 26 sebagai Hari Simulasi Bencana Provinsi Bali. 
 
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Made Rentin saat kegiatan gladi kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami di kawasan Nusa Dua, Badung, Jumat (26/4) mengatakan bahwa Kepala BNPB Letnan Jenderal Doni Monardo setiap berbicara mengenai manajemen bencana agar melihat dan mencontoh Bali maupun sinergitasnya dengan Nusa Dua. 
 
"Simulasinya adalah tiap bulan, tiap tanggal 26 semua komponen masyarakat Bali baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan semua tingkatan akan melaksanakan gladi/dimulasi kesiapsiagaan bencana seluruh wilayah di Bali," ungkapnya. Ke depannya dia berharap semua lingkaran Pulau Bali terakomodir sirine peringatan tsunami. 
 
Managing Director ITDC Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita mengatakan sesuai yang dicanangkan Gubernur Bali, momen ini digunakan untuk melakukan latihan penanggulangan bencana di kawasan pariwisata internasional tersebut. Sebanyak 1.300 orang yang terlibat dalam simulasi penanggulangan bencana ini, termasuk wisatawan dan pegawai di hotel. 
 
"Karena kawasan ini merupakan kawasan yang terintegrasi dan juga kawasan pariwisata. Jadi pariwisata itu penting membuatkan jaminan dan informasi bahwa kita punya sistem, kita punya pola untuk menanggulangi bencana," katanya. 
 
Selain itu, kawasan Nusa Dua berada di garis pantai sehingga menjadi salah satu tempat yang rawan terhadap bencana tsunami. "Jadi harus diperhatikan bagaimana menangani kondisi saat terjadi bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Mengingat tidak sedikit wisatawan yang berada di kawasan ini," cetus Ardita. 
 
Pihaknya selaku pengelola kawasan Nusa Dua akan mengintegrasikan SOP yang dimiliki masing-masing hotel. "Kami membuatkan operating procedurenya dalam hal penanggulangan bencana di kawasan ITDC ini. Semuanya 26 hotel termasuk villa itu aktif di internal menguji SOP mereka. Sedangkan kita akan menambahkan spot-spot untuk pelaksanaan kegiatannya," imbuhnya. 
 
Keterlibatan para pegawai hotel dalam simulasi penanggulangan bencana tersebut dikatakan Ardita agar nantinya jika terjadi musibah, disamping bisa menyelamatkan dirinya sendiri juga berkewajiban untuk menjamin keselamatan para tamu yang menginap. "Paling tidak mulai memberikan bantuan kepada tamu agar selamat. Kita juga akan menyiapkan tanda-tanda untuk menuju ke penanggulangan sebagai akses mereka menuju daerah yang aman yang sudah kita tentukan. SOP yang ada di hotel kita integrasikan dan outputnya adalah kami bekerjasama dengan BPBD untuk menyusun SOP kawasan," terang Ardita. 
 
Begitu pun sirine peringatan tsunami yang ada di kawasan akan dites setiap tanggal 26. "Ke depan setelah terintegrasi ada SOP, maka setiap bulannya kita latih secara parsial," ujarnya. 
 
Sementara itu Staff Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pemasaran, I Gde Pitana menyambut baik simulasi penanganan bencana gempa bumi dan tsunami di kawasan yang dikunjungi ribuan wisatawan per hari tersebut. Bagi Kementerian Pariwisata sendiri kesiapsiagaan bencana adalah salah satu komponen yang sangat penting dalam menjaga keberlanjutan pariwisata Bali.
 
 "Karena kita semua tahu Indonesia itu berada pada kawasan ring of fire, bencana itu sudah merupakan bagian dalam kehidupan kita sehari-hari. Oleh karena itu ada reduksi dan investasi. Kita harapkan pada investasi, kita siap-siap walaupun tidak ada apa-apa, kita meningkatkan kemampuan kita," jelasnya. 
 
Kemudian ditambahkan Pitana dari sisi pariwisata, adanya pelatihan kesiapsiagaan bencana juga sebagai wahana promosi yakni untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia khususnya Bali siap menghadapi datangnya bencana yang memang tidak pernah bisa prediksi. "Hari ini saja di Nias ada gempa. Hal-hal ini yang tidak bisa kita duga. Tetapi kita wajib menyiapkan diri," lanjut Pitana. 
 
Melalui penetapan Hari Simulasi Bencana oleh Pemerintah Provinsi Bali kata dia menunjukkan bahwa pemerintah daerah sangat konsen mengelola pariwisata di pulau ini. "Simulasi ini salah satu tujuannya untuk meyakinkan wisatawan. Dari sisi pariwisata, ini merupakan promosi yang sangat bagus, menunjukkan bahwa kita konsen dan memang betul-betul sudah siap. Seperti di Jepang hampir setiap hari ada gempa, tapi tidak menimbulkan ketakutan karena sudah siap mengantisipasi," paparnya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Bandara Ngurah Rai Gelar Airport Emergency Exercise, Penumpang Diminta Tidak Panik

balitribune.co.id | Mangupura - "Bali merupakan salah satu destinasi pariwisata yang populer di dunia. Sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan di Pulau Bali, kami berkomitmen untuk senantiasa memastikan aspek keamanan dan keselamatan operasional penerbangan dan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai selalu terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Diakui Atas Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat, Kawasan Pariwisata Raih BTA 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai kawasan pariwisata yang mengintegrasikan kualitas destinasi dengan prinsip keberlanjutan dan penciptaan manfaat bagi masyarakat, kawasan pariwisata Nusa Dua mendapat Pengakuan melalui Bali Tourism Awards (BTA) 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Memasuki Masa Tenang, Baliho Calon Perbekel di Kemenuh Ditertibkan

balitribune.co.id | Gianyar - Sejumlah baliho calon perbekel masih ditemukan terpasang meski sudah memasuki masa tenang Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026. Menanggapi hal tersebut, Panitia Pilkel Desa Kemenuh bersama kepolisian menertibkan atribut kampanye tersebut di wilayah Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kera Resahkan Warga Nyalian, Rusak Lahan Pertanian hingga Masuk Pemukiman

balitribune.co.id | Semarapura - Perbekel Desa Nyalian, Cok Gede Agung Putra, mengeluhkan keberadaan kera ganas yang merusak tanaman pertanian warga. Ia menyampaikan kondisi tersebut kepada Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada, S.Sos., melalui grup penanggulangan bencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Tegaskan Rp32,45 Miliar untuk Revitalisasi 94 Sekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 32,45 miliar untuk merevitalisasi 94 satuan pendidikan pada Tahun Anggaran 2026. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dibuka langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, di Aula Mall Pelayanan Publik (MPP) Karangasem pada Kamis (10/9/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Bos PMA Asal India Kabur Bawa Ratusan Miliar, Komisaris Serahkan Mobil Mewah ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi investasi bodong berkedok jual beli emas kembali menelan ratusan korban di Indonesia. Direktur Utama PT Nellafa Refinery and Bullion sekaligus PT Nellafa Fine Jewellery, Jaya Krishna Reddy, warga negara asing (WNA) asal India, dilaporkan kabur ke luar negeri setelah melarikan dana dan emas nasabah yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.