Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Keterangan Masih Meragukan, Polisi Dalami Kabar Perampokan IRT

Bali Tribune/ OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP dirumah IRT yang mengaku mengalami perampokan Sabtu pagi.
balitribune.co.id | Negara - Warga Jembrana sempat dihebohkan dengan kabar mengenai adanya peristiwa perampokan yang dialami salah seorang ibu rumah tangga (IRT) di Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Sabtu (13/4).Namun hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kabar perampokan dipagi hari tersebut.Selain belum ada laporan resmi, beberapa keterangan terkait kabar pencurian dengan kekerasan yang diperoleh masih dinilai janggal.
 
Sebelumnya beredar kabar salah seorang ibu rumah tangga, Putu Weniya Adnya Dewanta (22) warga Banjar Bale Agung, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo rumahnya disatroni maling pada Sabtu pagi sekitar pukul 9.00 wita. Dalam kondisi rumah sepi, korban yang hanya bersama anaknya yang baru berusia 3 bulan itu kedatangan orang tidak dikenal yang berpura-pura bertamu. Namun belum sempat ditanya maksud kedatangannya, pelaku yang menggunakan masker dan jaket berkupluk itu memukul dahi korban menggunakan sebuah gelas kaca  dan gergaji kecil sehingga dahi korban benjol serta kedua lengannya luka gores. Bahkan pelaku sempat mengancam melarikan bayinya jika korban melawan.
 
Korban mengaku ciri-ciri pelaku berbadan kurus tinggi dan masih muda serta menduga rumahnya sudah dinicar sejak  beberapa hari sebelumnya. Pelaku dikatakannya sudah tiga kali berusaha masuk kerumah korban namun langsung pergi saat melihat korban. Sementara Kapolsek Mendoyo, Kompol Gusti Agung Komang Sukasana dikonfirmasi melalui ponselnya, Minggu (14/4), mengatakan masih mendalami kabar tersebut. Bahkan sejumlah keterangan pun masih dianggap meragukan terlebih tidak ada saksi.“Masih meragukan, ada yang janggal, kita masih pendalaman. Katanya merebut bayi, kalau pakai sepeda motor bagaimana dia melarikan bayi, sendirian lagi. Hanya pengakuan suami dan istrinya saja,” jelasnya.
 
Pihaknya juga masih mendalami pengakuan kehilangan perhiasan emas karena pelaku belum menghadiri pemeriksaan.“Pengakuannya emas hilang, tidak dikasi bayinya emasnya diambil, apakah tidak ada membongkar lemari dulu. Itu kan perumahan, kalau tolong-tolong pastry terdengar tetangga. Kita panggil untuk periksa orangnya tidak datang-datang alasannya trahuma.Kita masih dalami.Olah TKP sampai malam.” ujarnya.
 
Untuk melacak kebenaran kabar ini,pihaknyaakan membuka rekaman CCTV di Bank BRI Yehembang,Senin (15/4). Kendati telah ditindaklanjuti dengan olah TKP dan pendalaman, namun ia mengaku kabar perampokan tersebut hingga kini belum dilaporkan secara resmi.“Tidak ada laporan, dia hanya bercerita dengan orang lain. tapi karena kita mendengan seperti itu ya kami yang mendatangi,” jelasnya. 
 
Apabila kabara yang menggegerkan tersebut tidak benar maka menurutnya akan bisa tergolong berita bohong (hoax). “Kalau tidak benar termasuk hoax, tapi dia bercerita kepada siapa, apakah termasuk dia menyebarkan apa sekadar diai ngomong.Kalau dia lapor resmi tapi tidak benar ya laporan palsu jadinya.Tapi ini kan tidak dilaporkan,” paparnya.
 
Hingga kini pihaknya juga masih menunggu kedatangan korban untuk diperiksa. “Kita masih tunggu. Mohon bersabar dulu, nanti perkembangannya akan kami sampaikan,” tandasnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Topeng Suluh Badung, Menghidupkan Warisan Maestro Carangsari di Panggung PKB 2026

balitribune.co.id I Denpasar - Duta Kabupaten Badung menghadirkan kekuatan tradisi dalam Rekasadana (Pergelaran) Kesenian Khas Kabupaten pada Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 melalui pementasan Topeng Suluh yang dibawakan Sanggar Seni Waduk, Banjar Umakepuh, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi, di Kalangan Ratna Kanda, Jumat (26/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berawal dari Perayaan Kemenangan Perang, Tradisi Mekotek Digelar Setiap Hari Raya Kuningan

balitribune.co.id I Mangupura - Dentuman tongkat kayu kembali menggema di Desa Adat Munggu, Kecamatan Mengwi, saat ratusan krama melaksanakan tradisi sakral Mekotek bertepatan dengan Hari Raya Kuningan, Sabtu (27/6/2026). Ritual yang digelar setiap 210 hari ini menjadi salah satu tradisi khas Bali yang terus bertahan di tengah perkembangan zaman.

Baca Selengkapnya icon click

Terlihat Kumuh, Alun-Alun Bangli Jadi Tempat Penitipan Permainan Anak-Anak

balitribune.co.id I Bangli - Sebagai fasilitas publik terbuka yang diperuntukan bagi ruang interaksi sosial, olahraga dan rekreasi warga, kini alun-alun Bangli juga dimanfaatkan untuk tempat penitipan wahana permainan anak-anak. Realita ini tentu berpengaruh terhadap estetika  yakni keindahan dan keasrian dari alun-alun kebanggaan masyarakat Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hari Raya Galungan dan Kuningan, Ribuan Wisatawan Kunjungi Desa Wisata Penglipuran

balitribune.co.id I Bangli - Jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu Bangli pada momen hari Raya Galungan hingga Kuningan cukup tinggi. Dalam rentan waktu sepuluh hari yakni dari tanggal 17 Juni sampai 27 Juni 2026 tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata yang terkenal dengan kebersihan dan arsitektur tradisional Bali mencapai ribuan pengunjung. 

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi Bengkel Binaan Yayasan AHM, Dari Servis Motor Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

balitribune.co.id | Bandar Lampung - Di balik deru mesin dan aktivitas servis kendaraan, bengkel-bengkel binaan Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP) kini tidak hanya menjadi pusat perawatan sepeda motor, tetapi telah menjadi penopang ekonomi bagi masyarakat di berbagai daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.