Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketua MGPSSR Bali Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Pura Panti Pasek Bendesa Hyang Selat

Bali Tribune/ NGENTEG LINGGIH - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali menghadiri Karya Ngenteg Linggih, Wraspati Kalpa di Pura Panti Pasek Bendesa Hyang Selat Kerobokan, Selasa (12/3).



balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali, Selasa (12/4) menghadiri Karya Ngenteg Linggih, Wraspati Kalpa di Pura Panti Pasek Bendesa Hyang Selat Kerobokan. Karya ngenteg linggih yang di puput langsung oleh Ida Pandita Mpu Jaya Reka Merta Yoga, Ida Rsi Agung Adnyana Telabah Pemecutan dan Ida Pandita Mpu Siwa Putra Samyoga ini juga melaksanakan pawintenan pemangku dan metatah.
Ketua MGPSSR Provinsi Bali turut medana punia secara pribadi sebesar Rp 20 juta. Turut hadir DPRD Badung AA Ngurah Ketut Agus Nadhi Putra, Yajamana Karya Ida Bhawati Gede Ngurah Eka Susila, Perwakilan MGPSSR Badung dan undangan lainnya.

Seusai melaksanakan persembahyangan bersama, Bupati Giri Prasta dalam sambrama wacananya mengatakan, karya Ngenteg Linggih di Pura Panti Pasek Bendesa Hyang Selat yang jatuh pada Buda Wage Wuku Ukir ini merupakan bagian dari swadarma Semeton Pasek Bendesa Hyang Selat, Desa Kerobokan. Bupati berharap melalui karya ngenteg linggih ini Semeton Pasek agar selalu astiti bakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

“Saya dan Semeton Pasek lainnya, merupakan keluarga besar satu darah. Mari kita sebagai keluarga besar Pasek membangun persaudaraan yang kuat, bersatu membangun Bali yang seutuhnya dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada umumnya. Saya ingin keluarga besar Pasek juga menjadi tuan di tanahnya sendiri. Yang dulu ada hal tidak baik, kita tinggalkan, yang baik kita pertahankan, kita kuatkan dan kita lestarikan, yang sekarang kita lakukan dengan baik dan yang ke depan kita sempurnakan," tegasnya.

Pihaknya juga mengatakan merupakan sebuah kewajiban bagi dirinya untuk mengingatkan semeton Pasek agar selalu eling pada jati diri dalam melaksanakan Catur Swadarmaning Kepasekan dan Sesana Kepasekan. Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta juga mengajak semeton Pasek untuk menunjukkan jati diri, dengan mengedepankan rasa bakti ring Ida Hyang Widhi Wasa, bakti ring kawitan, tindih ring bhisama dan guyub ring semeton.
 
Ke depannya Bupati Giri Prasta juga akan melihat secara langsung dadia-dadia yang perlu diperbaiki dan membuat big data dengan melakukan pendataan terhadap keberadaan dadia, sulinggih pasek dan semeton pasek di seluruh kecamatan yang ada di Bali.

“Saya menginginkan tidak ada lagi friksi dan faksi dalam urusan mahagotra. Saya siap selalu berdiri paling depan untuk semeton Pasek, jangan sampai terjadi diskriminasi dan jangan sampai terpecah belah. Saya mohon untuk semuanya kita bersatu. Karena kalau kita bersatu, setengah perjuangan kita berhasil. Apabila tidak bersatu setengah perjuangan kita gagal. Saya akan perjuangkan semua hak-hak semeton pasek ini,” ujarnya.

Sementara Yajamana Karya Ida Bhawati Gede Ngurah Eka Susila mengatakan rampungnya perbaikan pura tidak terlepas dari dukungan Bupati dan Pemkab Badung serta swadaya masyarakat.
 
“Kami atas nama krama pengempon pura menghaturkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan DPRD Badung yang telah mendukung pembangunan pura termasuk yadnya yang kami laksanakan,” katanya.
 

Karya Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Mapedudusan Pura Panti Pasek Bendesa Hyang Selat Kerobokan dimana puncak karya dilaksanakan hari ini. Sebelumnya tanggal 5 Maret dilakukan ngatur piuning dan bendu guru piduka serta 21 Maret dilaksanakan nunas pekuluh dan nunas tirta pengingsahan.

wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.