Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketua Umum TP - PKK Buka Gelar Dagang Harganas XXV

GUNTING - Ny. Erni Gurtanti Tjahjo Kumolo saat menggunting pita pertanda dibukanya pameran dagang Harganas di Manado kemarin.

BALI TRIBUNE -  Rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV Tahun 2018 di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara dilanjutkan dengan Pembukaan Gelar Dagang Nasional yang dilaksanakan di Kawasan Megamas, dan diikuti oleh Kementerian/Lembaga, Perwakilan BKKBN, Pemerintahan Daerah dan PKK Provinsi dari Seluruh Indonesia, Dekranasda,  sektor Swasta serta Usaha Mikro Kecil Menengah.  Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Ketua Umum TP PKK, dr. Erni Gurtanti Tjahjo Kumolo didampingi Plt. Kepala BKKBN, Sigit Priohutomo, Gubernur Sulawesi Utara beserta Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara, para pejabat tinggi madya dan pratama BKKBN dan kementerian terkait,  ketua PKK seluruh Provinsi dan kabupaten/ kota, dan berbagai undangan lainnya. Ketua Panitia Gelar Dagang dan Pameran Harganas XXV Tahun 2018, Ny. Bintang Puspa Yoga dalam laporannya mengatakan Pameran gelar dagang ini akan berlangsung selama 3 (tiga) hari penuh, yang dimulai hari Kamis 5 Juli sampai dengan 7 Juli 2018. Pada kegiatan ini ada 147 stand pameran dari kementerian, BKKBN, Dekranasda, dan UMKM yang menyajikan berbagai produk-produk unggulan seperti pakaian, kuliner serta cendera mata yang berasal dari daerah masing-masing. Momentum Hari  Keluarga Nasional, kita diingatkan kembali akan pentingnya keluarga sebagai tempat persemaian putra-putri kita dalam membangun karakter dan menanamkan nilai-nilai sosial budaya didalam keluarga yang akhirnya ke masyarakat, guna menciptakan nilai-nilai kepribadian yang akhirnya dapat membentuk nilai-nilai luhur bangsa untuk itu harus dilestarikan oleh segenap anggota keluarga, agar menjadi suatu kekuatan dalam keluarga  baik dibidang kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya, sebagai wahana yang tangguh demi terwujudnya ketahanan keluarga yang pada akhirnya mewujudkan ketahanan nasional. Hari Keluarga Nasional yang selalu diperingati setiap tahun dan diadakan pameran gelar dagang merupakan perwujudan kepedulian dan perhatian yang cukup besar dari Pemerintah Pusat, Daerah dan dari kita semua, yaitu dalam upaya menjadikan keluarga sebagai subyek dan obyek pembangunan bangsa menuju Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera. Melalui kegiatan ini diharapkan kelompok pengrajin mikro dapat terbantu memasarkan produk unggulan masing-masing daerah. "Tentunya kegiatan ini akan memberikan peluang besar kepada UMKM untuk pasarkan produknya. Diharapkan pula terjalin komunikasi dan tukar pengalaman pelaku usaha sehingga bisa membangun jaringan lebih luas dan memiliki daya saing baik kualitas maupun kuantitas produk", ujar Erni. Melalui pameran dan gelar dagang ini diharapkan membantu kelompok-kelompok usaha mikro khususnya bagi Kelompok UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) dan kelompok pemberdayaan lainnya agar dapat berinteraksi berkumpul dengan kelompok usaha mikro lainnya guna memasarkan produk unggulannya masing-masing sebagai pendorong bangkitnya perekonomian khususnya kelompok usaha mikro yang tersebar di seluruh Indonesia. "Diharapkan terjalin komunikasi dan tukar pengalaman pelaku usaha sehingga bisa membangun jaringan lebih luas dan memiliki daya saing baik kualitas maupun kuantitas produk", tambahnya.Ia meminta jajaran PKK dan BKKBN untuk terus melakukan pendampingan usaha mikro di daerah masing-masing agar bisa lebih meningkat.  Dalam kesempatan pembukaan Gelar dagang tersebut juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada Ketua TP PKK Provinsi dan kabupaten/kota pemenang dalam lomba pelaksana Terbaik lingkungan bersih sehat (LBS), lomba pelaksana terbaij PKK-KKBPK-Kesehatan, lomba pelaksana terbaik PHBS, lomba pelaksana terbaik posyandu Tahun 2018. 

wartawan
redaksi
Category

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.