Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketut Yuliarta akan Gantikan PAW Almarhum I Nyoman Sukanadha

Ketut Yuliarta,SH
Ketut Yuliarta,SH

BALI TRIBUNE - Durian runtuh menghampiri tokoh muda dari Bajar Nyamping Desa Gunaksa, Dawan, Klungkung, Ketut Yuliarta, SH. Setelah meninggalnya Wakil Ketua Komisi III DPRD Klungkung Drs. I Nyoman Sukanadha, M.Si, Jumat (8/6) lalu, dirinya disebutkan bakal menggantikan almarhum Nyoman Sukanadha.

Walaupun Partai Gerindra Klungkung dalam suasana berkabung dengan meninggalnya almarhum Drs I Nyoman Sukanadha yang sempat mendapatkan perawatan di RSUP Sanglah akibat didiagnosa penyakit infeksi saluran kencing, menjadikan kursi di Komisi III DPRD Klungkung dari Fraksi Partai Gerindra Klungkung saat ini vakum.

Mengisi kekosongan ini, pimpinan di DPC Gerindra Klungkung  mengambil solusi cepat dengan merencanakan Penggantian Antar Waktu (PAW) untuk mengganti almarhum. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua DPC Gerindra Klungkung I Wayan Baru, bahwa PAW ini harus dilakukan. Namun sebelum mengambil keputusan alangkah baiknya Gerindra Klungkung melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak keluarga almarhum untuk memohon restu dan petunjuk atas PAW ini.  "Kami segera akan mengambil keputusan sesuai dengan peraturan di KPU, namun sebelum itu kita lakukan dalam waktu dekat ini kami akan berkoordinasi ke keluarga almarhum agar segalanya dilancarkan, karena yang otomatis menjadi pengganti almarhum I Nyoman Sukanadha ialah I Ketut Juliarta, SH," jelas Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung  Selasa(12/6).

Kepastian I Ketut Juliarta akan diangkat menjadi anggota DPRD Klungkung untuk menggantikan almarhum, kata Wayan Baru, karena Ketut Juliarta adalah pemenang ketiga di Pileg 2014, setelah almarhum I Nyoman Sukanadha berada di posisi pertama dan A.A Sayang Supartha di posisi kedua dari Dapil Kecamatan mereka di Dawan.

 Di sisi lain  I Ketut Juliarta yang  kini menjabat Ketua PAC Gerindra Kecamatan Dawan saat dihubungi, Selasa (12/6), mengatakan dirinya sudah sempat dihubungi oleh Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung membicarakan rencana PAW tersebut. Menurutnya, dirinya berhak menggantikan almarhum Nyoman Sukanadha karena dirinya sebagai pemenang Pileg 2014 yang lalu diurutan ketiga dari Dapil Kecamatan Dawan. Dirinya meraih suara 1.394 pilihan suara, itu berurutan setelah almarhum I Nyoman Sukanadha yang berada di posisi pertama dengan raihan 2.010 suara dan A.A Sayang Supartha di posisi kedua yang meraih 1.754 suara saat Pileg lalu.

Ketika dihubungi, Ketut Juliarta menyebutkan dirinya tidak bisa memastikan posisinya di DPRD Klungkung nantinya setelah dilantik dalam PAW nanti. "Apakah saya ditugaskan di Wakil Ketua Komisi III DPRD Klungkung atau bagaimana, yang jelas saya menunggu perintah partai," ujar Yuliarta tegas. 

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Sapa Konsumen di Berbagai Kota, Hyundai Perkenalkan New CRETA Alpha dengan Desain Lebih Berani

balitribune.co.id | Jakarta - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncurkan New CRETA Alpha edisi terbaru dalam jajaran Hyundai CRETA yang membawa ekspresi lebih tegas, eksklusif, dan premium ke segmen SUV kompak. Dikembangkan dan diproduksi di Indonesia, New CRETA Alpha memperkuat kehadiran Hyundai di segmen SUV-B dengan kombinasi seimbang antara desain berani, teknologi canggih, dan kenyamanan sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click

Pukul Warga Inggris di Restoran Bandara Ngurah Rai, WNA Australia Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus tindak pidana penganiayaan terjadi di sebuah restoran di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Minggu (18/1/2026) pukul 23.30 Wita. Akibat kejadian itu, seorang Warga Negara Asing (WNA) ditahan di sel tahanan Mapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.