Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Khawatir Corona, Jabat Tangan dan Cium Tangan di Sekolah Dihentikan

Bali Tribune/ DIHENTIKAN - Suasana di Sekolah Dasar, jabat tangan dan cium tangan dihentikan sementara.
Balitribune.co.id | Gianyar - Guna menciptakan suasana belajar mengajar yang nyaman dan tenang, Kadisdik Gianyar mengimbau agar sekolah-sekolah SD sampai SMA untuk tidak panik dan belajar seperti biasa. Terkait dengan adanya Virus Corona yang merebak dan membuat orangtua siswa mulai was-was, tradisi jabat tangan antara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru maupun cium tangan, dihentikan sementara.
 
Kadisdik Gianyar, Wayan Sadra, Rabu (4/3), mengungkapkan, proses belajar mengajar saya harap berjalan seperti biasa. Untuk menghindari rasa was-was orang tua, pihaknya sudah menginstruksikan tradisi jabat tangan dan cium tangan di sekolah, jabat tangan dan cium tangan guru dohentikan. Nanti diterapkan lagi saat kondisi sudah mulai normal, mengingat pendidikan karakter harus berlanjut, sebagai etika ketimuran. “Jabat tangan antara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru, atupun cium tangan bisa dihentikan sementara, sampai kondisi normal. Ini adalah pendidikan etika dan karakter, sudah berjalan dari dulu, apabila hal ini membuat tidak nyaman karena adanya virus corona, bisa dihentikan sementara," jelas Wayan Sadra.
 
Karena itu, Kepsek dan guru juga diminta memantau penuh siswa di kelasnya.  Kondisi kesehatan anak didik, patut di perhatikan. “Namun  bila ada siswa yang panas demam dan flu segera kontak tim medis. Saya harap tindakannya jangan berlebihan yang membuat suasana panik," harapnya.
 
Dikatakannya, saat ini musim hujan bisa saja demam dan flu terjadi karena masa pancaroba, perubahan musim dari kemarau ke hujan. "Penanganannya jangan berlebihan, justru penanganan berlebihanembuat panik dan kondisi yang sakit nanyi menjado shock dan drop," ujarnya.
 
Disidik juga tidak memberikan imbauan untuk meliburkan siswa bila mengalami demam atau flu. "Kita percayakan kepada tim medis, bila mengalami demam kontak saja dokter atau tim medis. Dan proses belajar mengajar tetap normal," tegasnya. 
 
Dikatakannya, siswa di Gianyar baik SD, SMP, SMA/SMK tidak heterogen seperti di kota besar, sehingga kekhawatiran tidak perlu berlebihan. Disarankannya lagi, untuk sementara siswa tidak melakukan kegiatan di tempat keramaian. "Intinya jangan panik, terus jabat tangan cium tangan dihentikan sementara dan bila ada yang sakit agar penanganannya jangan berlebihan," tutupnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.