Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kirab Kalpataru Bersama Bupati di Taro Diikuti Ribuan Warga

TROPI - Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengangkat Tropi Kalpataru saat Kirab di Desa Taro, Tegalallang.



BALI TRIBUNE - Bupati Gianyar I Made Mahayastra diikuti Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta, Sekdakab Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya serta sejumlah pejabat bersama ratusan warga Desa Taro, Kecamatan Tegallalang melakukan kirab Kalpataru dengan berjalan kaki dari Kantor Desa Taro menuju Yayasan Lembu Putih, Desa Taro, Selasa, (4/12).  Kirab diiringi gambelan baleganjur serta sejumlah penari menambah semarak suasana kirab, wargapun tampak antusias mengikuti kirab sepanjang kurang lebih 1 kolometer tersebut. Sesampainya di Yayasan Lembu Putih, Bupati Mahayastra juga meresmikan monument Kalpataru. Kabupaten Gianyar melalui Yayasan Lembu Putih, Desa Taro sebagai yayasan konservasi alam berhasil meraih Tropy Kalpataru katagori penyelemat lingkungan. Dari 513 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, Kabupaten Gianyar merupakan  salah satu dari 10 Kabupaten/Kota penerima Kalpataru seluruh Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menko Ekonomi, Darmin Nasution dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bahar pada puncak peringatan Hari Konservasi Alam Nasional di Taman Wisata Alam Batu Putih, Tangkoko Bitung, Sulawesi Utara (30/8) lalu. Pj Perbekel Desa Taro I Nyoman Karang mengatakan, sejarah berdirinya yayasan berawal dari kesadaran para pemuda dalam pelestarian lingkungan sehingga membentuk kelompok Go Green pada Januari 2010. Dilanjutkan dengan kegiatan pembersihan di kawasan Lambu Putih, Taro hingga terbentuk Yayasan Lembu Putih pada 2012. Berbekal itu Yayasan Lembu Putih menyusun rencana kegiatan dalam upaya memaksimalkan pencapaian target kegiatan. Yakni meningkatkan peran serta masyarakat dalam pelestarian  Lembu Putih, memaksimalkan kerjasama dengan pihak terkait dalam upaya  perlindungan dan konservasi hutan Taro serta perlindungan situs sejarah Pura Gunung Raung, pengembangan tanaman langka usada (herbal) dan tanaman upakara. “Tahun 2015 untuk pertamakalinya Yayasan Lembu Putih diusulkan pada ajang penghargaan Kalpataru. Tahun 2017 diusulkan kembali serta berhasil meraih Tropy Kalpataru katagori penyelamat lingkungan,” tambah Nyoman Karang. Kelian Adat Desa Pakraman Taro Kaja I Made Tagil Kumaranata menuturkan, diraihnya Tropy Kalpataru ini adalah karena partisipasi masyarakat serta Yayasan Lembu Putih dalam pelestarian lingkungan. Selain karena disakralkan, kesadaran dari masyarakat juga sangat tinggi dalam pelestarian lingkungan termasuk hutan yang ada di Desa Taro.  Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, penghargaan Kalpataru ini merupakan yang ke tiga kalinya diraih Kabupaten Gianyar. yang pertama diraih oleh Pemkab Gianyar, kemudian Padang Tegal Ubud serta Yayasan Lembu Putih, Desa Taro. Ini membuktikan kecintaan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gianyar untuk menjaga lingkungan walaupun diakui masih banyak rongrongan-rongrongan terkait dengan perusakan terhadap lingkungan itu sendiri. Mahaystra juga mengatakan, dengan keberadaan Yayasan Lembu Putih dua agenda besar telah mampu diselesaikan yakni tentang pelestarian alam serta Lembu Putih sehingga terhindar dari kepunahan. 

wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click

Mulai 23 Februari Pelabuhan Gilimanuk Terapkan E-Money

balitribune.co.id | Negara - Para pengendara yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa maupun yang masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tidak bisa lagi membayar retribusi (tiket) secara manual. Untuk membayar retribusi di Terminal Manuver maupun Terminal Gilimanuk kini menggunakan uang elektronil E-Money.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.