Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Klungkung Berduka Diserang DB, Ibu Penderita DB Akut Meninggal Bersama Bayinya

Bali Tribune/ PENGANGKUT - RSU Klungkung dan ambulance pengangkut jenazah siap antar kerumah duka.
balitribune.co.id | Semarapura - Salah satu virus yang paling mematikan adalah demam berdarah yang belakangan ini mulai memakan korbannya di Klungkung. Banyak warga yang diketahui terjangkit DB sampai harus dirawat inap  di RSU Klungkung. Awal bulan Juni ini diketahui satu warga positif DB meninggal dunia, Senin (3/6).  Yang mengenaskan, korban Diah Ratna Rifa Atun Nisa (25) saat  meninggal diketahui dalam kondisi mengandung. Nisa berpulang bersama anaknya yang  dikandung  berusia tiga bulan, setelah mengalami Dengue Shock Syndrom (DSS), yang dinilai sebagai serangan DB akut dan paling mematikan ini. 
 
Dengan kejadian pasien DB meninggal ini, Direktur RSUD Klungkung dr. Nyoman Kesuma dihubungi, Senin (3/6), mengatakan pasien Nisa masuk RSUD Klungkung sejak 1 Juni lalu. Menurutnya, saat itu pasien mengeluh panas tinggi pada hari ke empat, mual-mual hingga sakit kepala. Awalnya, belum tak disadari bahwa Ia terjangkit DB. Tetapi, setelah pihak rumah sakit mengecek trombositnya, rupanya angkanya sangat rendah sekali, hanya 29. "Sebelum dirawat di rumah sakit, riwayat pasien pernah mengalami berak darah. Ini sesungguhnya sudah mengalami tanda-tanda DSS," terang dr Nyoman Kesuma menyayangkan kejadian tersebut.
 
Lebih jauh disebutkan saat itu pasien dinyatakan positif DB, Nisa dikertahui tinggal beralamat di Jalan Werkudara Semarapura Kelod Kangin, langsung dipindahkan ke ruang ICU RSUD Klungkung, pada 2 Juni. Namun, kondisinya yang sudah alami DSS, membuat pihak rumah sakit kesulitan untuk memulihkan kembali kondisi pasien ini. Berbagai upaya sudah dilakukan dengan maksimal oleh pihak rumah sakit. Rupanya upaya tersebut tidak bisa menyelamatkan nyawa Nisa. Nisa akhirnya menghembuskan napas terakhirnya, pada Senin(2/6), sekitar pukul 08.00 wita.
 
Yang menyayat hati bagi keluarga Nisa ini adalah mereka bukan saja kehilangan Nisa dan bayi yang dikandungnya, namun suaminya juga ikut terjangkit virus ganas DB. Saat istrinya sedang sekarat berjuang melawan DSS, suami Nisa juga sedang dirawat intensif di  RSU Klungkung ditempat yang sama. Mendengar istrinya meninggal dunia sontak suaminya memaksa untuk pulang untuk mengikuti penguburan istrinya. Suami  almarhumah begitu shok mendengar istri serta anak dalam kandungan istrinya yang baru berusia tiga bulan ikut menyusul ibunya meninggal dunia. 
 
Terkait meninggalnya Nisa, pasien DB ini Dirut RSU Klungkung meminta warga agar waspadai penyebaran penyakit DB ini dengan membrantas sarang nyamuk di tengah masyarakat Klungkung. "Diagnosa pasien sudah mengalami DSS (Dangue Syok Syndrom), dengan jumlah trombositnya sudah 29 mcL saat pertama masuk. Lalu sempat dirawat di VIP. Setelah buang air besar, pasien syok," terang  dr Nyoman Kesuma seraya menambahkan, bahwa virus  DB yang diderita pasien ini sudah parah, sudah sampai menimbulkan syok, atau istilah medisnya DSS (Dangue Syok Syndrome) yang inilah menurutnya membawa musibah patal bagi pasien DB ini. uni
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

balitribune.co.id | Mangupura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta setelah bank tersebut dinilai tidak mampu mengatasi persoalan permodalan dan likuiditas. Hal ini diungkapkan OJK melalui siaran persnya, Jumat (18/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Membuat Surat Palsu, Polisi Tahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR I Made Daging 

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak lama berselang setelah KPK menahan Dirjen Lampri Kementerian ATR/BPN RI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, giliran penyidik Ditreskrimsus Polda Bali menahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di Kementerian ATR/BPN RI,  I Made Daging A.Ptnh., M.H. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Overload Kasus Narkoba, Rutan Negara Digeledah

balitribune.co.id | Negara - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara mengalami kelebihan kapasitas (overload) hingga hampir tiga kali lipat. Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan dari unsur Rutan, TNI, dan Polri menggelar penggeledahan mendadak di 14 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (17/9/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Keluarga di Jembrana Diteror Rabies

balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing yang diduga terpapar rabies kembali meneror Kabupaten Jembrana. Kali ini, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan beruntun dari anak anjing peliharaan mereka sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.