Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KMP Mati Mesin Saat Pelayaran, Puluhan Penumpang Dievakusi Jukung

Bali Tribune / EVAKUASI - Proses evakuasi puluhan penumpang KMP Tiga Anugrah yang hanyut dan kandas di Pantai Lingkungan Asri Gilimanuk setelah mengalami mati mesin saat pelayaran Minggu (13/3).

balitribune.co.id | NegaraGangguan pelayaran kembali dialami salah satu armada kapal motor penumpang (KMP) di jalur penyeberangan Jawa-Bali Minggu (13/2). Gangguang penyeberangan ini disebabkan oleh mesin kapal yang melayani penyeberangan Jawa-Bali tersebut mati dalam pelayaran. Bahkan puluhan penumpang menggunakan jukung (sampan tradisional) milik nelayan setempat.

Selain gangguan cuaca, pelayaran di perairan selat Bali  tak jarang terganggu juga karena permasalahan teknis salah satunya mesin kapal yang mati saat berlayar. Seperti yang dialami oleh KMP Tiga Anugrah pada Minggu siang. Akibat mengalami mesin mati, KMP yang berlayar dari Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi tersebut tersendat hingga kandas di pantai lingkungan Asri kelurahan Gilimanuk. Berdasarkan informasi, KMP Tiga Anugrah lepas sandar dari Pelabuhan Penyebrangan Ketapang sekitar pukul 12.00 Wita.

Selama pelayaran dari Ketapang menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk melintasi selat Bali tidak terjadi kendala. Kapal yang dinahkodai  Heru Dwi K. tersebut mengalami masalah saat menunggu giliran sandar di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk yakni mesinya mengalami masalah. Karena derasnya arus di perairan selat Bali, kapal yang mati mesin tersebut hanyut terseret arus. Kondisi tersebut dinilai beresiko. Mempertimbangkan keselamatan, nahkoda akhirnya memutuskan untuk mengandaskan kapal.

Kapal kandas di Pantai Lingkungan Asri tepatnya di belakang pasar Gilimanuk. Setelah kapal berhasil dikandaskan pukul 13.10 Wita, Nahkoda kemudian meminta bantuan ke Pelabuhan Penyeberanga Glimanuk.  Menerima laporan tersebut, Anggota Pos TNI AL Gilimanuk, ASDP, BPBD, Anggota Pol Air Polres Jembrana, Anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk langsung menuju lokasi. Dibantu masyarakat sebanyak 49 orang penumpang KMP Tiga Anugrah dievakuasi ke bibir pantai dengan menggunakan jukung salah seorang warga.

Seluruh penumpang di evakuasi ke kantor ASDP Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk dengan ambulance dan bus milik salah satu warga "Evakuasi dengan jukung dilakukan karena jarak ramdoor kapal dengan daratan cukup jauh. Semua penumpang selamat," ujar seorang petugas.

Sementata kapal berbobot 321 GT dengan 6 ABK dan 7 perwira kapal bersama 24 unut kendaraan yang dimuat yakni 10 unit sepeda motor, 8 unit mobil pribadi 1 unit pick up dan 5 unit truk sedang, ditarik dengan KMP Agung Wilis l menuju MB III Pelabuhan Gilimanuk.

Setelah sandar pukul 15.15 Wita semua kendaraan yang dimuat diturunkan. Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha memastikan seluruh penumpang KMP Tiga Anugrah yang dalam kondisi selamat dan telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh personil KKP Gilimanuk. Menurutnya KMP Tiga Anugrah langsung dievakuasi ke Ketapang. "Setelah bongkar kendaraan KMP Tiga Anugrah lalu ditarik KMP Agung Wilis l ke Pelabuhan Ketapang untuk pemeriksaan dan perbaikan," tandasnya Minggu malam.

 

wartawan
PAM
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.