Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kolaborasi dan Akulturasi Seni, Adat dan Budaya, Pemkab Tabanan Kunjungan Kerja ke Lampung Timur

Bali Tribune/KUNJUNGAN- Bupati Sanjaya kunjungan kerja ke Lampung Timur, Jumat (5/1/2024). 

balitribune.co.id | Tabanan - Kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Tabanan dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, dalam kunjungan kerjanya Bupati Tabanan I Komang Sanjaya apresiasi pelestarian Seni, Adat, Agama, dan Budaya Bali di Kabupaten Lampung Timur.

 

Bupati Sanjaya saat itu didampingi Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan Para Asisten Setda, Ketua PHDI Tabanan, Inspektur dan Para Kepala OPD serta Kepala Bagian terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, juga Manager DTW Tanah Lot dan Jatiluwih dan tak ketinggalan juga memboyong serta Paguyuban Seni Tabanan, hadir dalam rangkaian kunjungan kerja dan persembahyangan bersama di Pura Puseh Jagad Dita di Desa Sidorejo, Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. 

 

Saat itu kehadiran rombongan disambut dengan hangat dan antusias oleh Bupati Lampung Timur yang diwakili oleh Sekda Mochamad Jusuf Nampak turut menyambut, Para Sulinggih, para Anggota DPRD, Camat, Kapolsek dan Danramil serta Kepala Desa juga Bendesa Adat setempat, berikut Ketua Organisasi Hindu dan krama umat Hindu Kabupaten Lampung Timur. Terlebih saat kunjungan kerja Sanjaya dan jajaran saat itu juga membawa buah tangan berupa hiburan dari paguyuban seni Tabanan dan penampilan bondres yang teramat dirindukan warga setempat. 

 

Kehadiran Jajaran Pemkab Tabanan saat itu juga memiliki tujuan untuk melihat potensi tentang sektor pertanian dan tak terkecuali juga sektor pariwisata yang ada di Lampung. Sebab, potensi yang dimiliki Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Tabanan notabene sama, yakni 80% bergerak di bidang pertanian. "Walaupun kami berdampingan dengan sektor pariwisata seperti Badung dan Denpasar, tapi ada kemiripan karena juga bergerak di sektor pertanian. Tadi kami juga sembahyang bersama, tujuannya bagaimana kita melakukan kolaborasi dan akulturasi antara budaya Bali semeton kami di sini dan juga yang dulu bertransmigrasi ke sini di sekitar tahun 50 sampai 60-an, eksistensinya masih kuat sampai sekarang. Menjaga budaya yang ada di Bali," ujar Sanjaya dalam wawancara singkat malam itu.

 

Bagi Sanjaya, eksistensi yang kuat itu terus terbukti, sebab keberadaan Pura, adat istiadat, seni dan budaya serta sektor pertanian yang ada di Lampung sangatlah berkembang pesat. "Ini kami berikan apresiasi, mengunjungi saudara-saudara kami di Lampung, kurang lebih ada 1,252 juta masyarakat Bali di Lampung. Ini kami tengok, ajak dan berikan motivasi agar bersama-sama tidak melupakan warisan leluhur Budaya Bali walaupun merantau di Lampung. Saya juga pesankan, di mana kaki dipijak di situ langit dijunjung. Hormati sesuai Desa Kala Patra setempat," sebutnya lebih lanjut. 

 

Melalui pesannya tersebut, pihaknya seraya berharap, akulturasi ini kemudian mampu menjadi kekuatan yang saling menjaga suku, agama, budaya dan ras yang ada di Lampung dan Bali. Sanjaya juga berharap, kunjungan perdananya sebagai Bupati Tabanan di Lampung Timur mampu berjalan secara berkesinambungan, sehingga sinergitas pariwisata, adat dan budaya di masing-masing daerah dapat terjaga dengan baik. Sanjaya menyampaikan, di tahun 2012 lampau, pihaknya sempat berkunjung ke Lampung dan apabila dibandingkan dengan kunjungannya saat ini, perubahan signifikan sudah sangat bisa dirasakan.

 

Dulu Sanjaya berkesempatan melakukan kunjungan di Tahun 2012 silam ke Lampung Selatan dan mayoritas masyarakatnya juga sama bergerak di bidang pertanian. "12 tahun yang lalu dan sekarang sudah sangat berubah. Industri pertanian dan perdagangan sudah sangat maju. Jadi saya apresiasi sekali masyarakat Bali di Lampung, terbukti dari ekonomi, bisnis jasa, bahkan masyarakat Bali perantauan sudah menduduki tempat strategis di bidang pemerintahan. Itu membuktikan orang Bali di perantauan sudah maju-maju, bergerak di semua sektor, jasa, pertanian hingga politik," papar Sanjaya.

 

Oleh sebab itu, pihaknya dengan tulus berharap, bagaimana sinergitas ini bisa berjalan dengan baik, kedepannya pertanian dan pariwisata Lampung dan Bali bisa terus berkembang. Kehadirannya yang juga mengajak serta kesenian khas Tabanan saat itu juga bukan hanya memiliki makna hiburan semata, tetapi dengan berlimpahnya sanggar seni dan bondres di Tabanan agar budaya yang ditampilkan di sini dapat menular, menjadi inspirasi dan dikembangkan dengan baik menjadi sebuah akulturasi budaya yang paripurna.

 

Nengah Pasek Suci selaku Kelian Adat Desa Sidorejo, menyampaikan ucapan terimakasih yang tulus serta mewakili krama setempat, menyambut baik kehadiran Bupati Tabanan beserta jajaran. Baginya, kedatangan Bupati Tabanan saat itu bagaikan sebuah mimpi yang sangat ditunggu. "Kami haturkan terima kasih dan selamat datang, semoga kehadiran jajaran sebagai Murdaning Jagat Kabupaten Tabanan, memberikan spirit dan semangat bagi krama umat Hindu di sini dan juga krama hindu Bali yang sudah transmigrasi ke sini sejak tahun 1963. Semoga kehadiran Bapak dapat memberikan kerahayuan dan keselamatan," ucap Nengah saat itu. 

wartawan
HMS
Category

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click

Kabar Duka dari Negeri Jiran, Mahasiswa Asal Yehembang Meninggal Saat Program Magang

balitribune.co.id | Negara  - Seorang mahasiswa asal Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, I Made Brata (22), dilaporkan meninggal dunia saat menjalani program magang di Malaysia pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.