Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kolaborasi Pengusaha Jaring Warga Belum Tervaksin Covid-19

Bali Tribune / Mardani H. Maming didampingi Pande Agus Permana Widura saat mengunjungi tempat vaksinasi di RRI Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar Masih adanya warga yang tercecer belum tervaksin Covid-19 di Pulau Dewata, mendorong pihak swasta yakni dari kalangan pengusaha turut mengambil peran membantu pemerintah melakukan percepatan program vaksinasi. Guna menarik minat mengikuti vaksinasi, kalangan pengusaha memberikan pilihan jenis vaksin Covid-19 dan pemberian bingkisan bagi warga setelah disuntik vaksin. 

Pihak swasta dari kaum pengusaha muda bekerja sama dengan lembaga penyiaran publik dan dinas kesehatan berupaya menggenjot target pencapaian kekebalan komunal bagi masyarakat, agar perekonomian dan pariwisata Bali dapat segera kembali pulih pasca-pandemi. Kendati harus mengantre, warga pun tampak antusias mengikuti vaksinasi di Halaman Kantor RRI Denpasar, Kamis (16/9). 

Peserta bersedia mengikuti vaksinasi agar dapat melancarkan usahanya, di masa perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.  Mengingat selama PPKM, sertifikat vaksin Covid 19 menjadi syarat beraktivitas melalui penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di sejumlah tempat usaha di Kota Denpasar.

Salah seorang pedagang, Suyati yang ikut vaksinasi Covid-19 mengaku dengan senang hati divaksin untuk melancarkan kegiatan usahanya. "Sejak PPKM ini saya sering ditanyai petugas yang menghampiri tempat jualan saya, apakah saya sudah divaksin apa belum. Saya disuruh untuk ikut vaksinasi dengan harapan lancar jualan," katanya. 

Sementara itu Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardani H. Maming saat berkunjung ke tempat vaksinasi mengatakan, dengan semakin banyaknya masyarakat Indonesia yang divaksin Covid-19 maka akan terbentuk kekebalan komunal. Hal ini sangat penting untuk menurunkan status level PPKM, sehingga aktivitas masyarakat dapat berangsur-angsur normal. "Semua warga harus sadar vaksin, mudah-mudahan level yang diturunkan pemerintah bisa diturunkan lagi dan kita bisa kembali bekerja," katanya. 

Ketua BPD Hipmi Bali, Pande Agus Permana Widura yang juga pelaku pariwisata Bali ini mengaku optimis turunnya level PPKM di Provinsi Bali yang awalnya berstatus PPKM Level 4. Per 15 September 2021 kemarin Gubernur Bali, Wayan Koster telah menyatakan secara resmi Bali berada di PPKM Level 3.

Ia menilai, penurunan level ini memberikan celah pariwisata Bali akan dibuka kembali untuk menerima kunjungan wisatawan internasional. Diketahui seiring dengan menurunnya kasus baru Covid-19, dan meningkatnya angka kesembuhan perawatan pasien di isolasi terpusat dan di rumah sakit, Pemerintah Bali mengumumkan penurunan level PPKM dengan syarat adanya penguatan penerapan protokol kesehatan yang ketat di masyarakat. 

Menurutnya, bagi kalangan industri pariwisata Bali penurunan status level PPKM menjadi angin segar. Hal itu dilihat dari mulai naiknya tingkat kunjungan ke Bali setelah adanya pelonggaran dibukanya kembali daya tarik wisata alam dan pusat perbelanjaan. "Kedatangan wisatawan dari beberapa daerah di Tanah Air sekitar 15 sampai 20%," katanya.

Kunjungan turis domestik ke Bali di masa perpanjangan PPKM Jawa-Bali hanya mampu mengisi okupansi atau tingkat hunian kamar hotel sebesar 15 sampai 20%. "Sekitar 80% masih memungkinkan diisi wisatawan asing, jika gerbang pariwisata internasional Bali bisa segera diputuskan oleh pemerintah pusat untuk segera dibuka," imbuhnya. 

Mantan Ketua REI Bali ini menambahkan, untuk membangun kepercayaan pasar agar gerbang pariwisata internasional Bali bisa segera dibuka, diperlukan keterlibatan masyarakat untuk dapat menjaga kesehatan. Sehingga angka kasus Covid-19 di Pulau Dewata semakin mengalami penurunan.

wartawan
YUE
Category

Polemik Kajang-Tirta, Klian Pura Tangkas Minta Pasemetonan Tenang

balitribune.co.id | Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh polemik terkait Kajang dan Tirta Kawitan. Persoalan ini sebelumnya melibatkan pihak Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.