Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi 3 DPRD Klungkung Raker dengan Disdik Klungkung

Bali Tribune/SIDANG - Sidang Komisi III DPRD Klungkung dengan Disdikpora Klungkung.


balitribune.co.id | Semarapura - Banyak persoalan pendidikan dilingkungan sekolah sekolah di Kabupaten Klungkung yang menjadi sorotan dewan, dari peersoalan dari masalah aset beberapa sekolah yang tidak kunjung tuntas, hingga masalah kekurangan tenaga guru yang masih ditemui di beberapa sekolah. Kondissi ini dipertanyakan oleh Komisi III DPD KLungkung saat digelarnya Raker dengan jajaran Disdikpora Klungkung Selasa (1/11/2022).
 
Terkait persoalan dilingkungan Disdikpora Klungkung ini ditemui Ketua Komisi III DPRD Klungkung I Nengah Ary Priadnya, Rabu (2/11/2022), menjelaskan, ada beberapa permasalahan yang dibahas saat digelarnya Raker bersama dengan Dinas Pendidikan Klungkung. Adapun persoalan yang sangat krusial adalah Pertama masalah beberapa sekolah yang masih kekurangan guru. "Kekurangan guru banyak kami temui di Nusa Penida. Banyak guru pensiun, sehingga guru kelas metangkap jadi guru mata pelajaran," jelas Ary Priadnya.
 
Masalah lain yang disoroti yakni msih ada beberapa sekolah yang masih bermasalah. Ia mencontohkan SMP 4 Klungkung, yang asetnya masih atas nama SD Satu Atap Selat. Termasuk beberapa sekolah di Nusa Penida yang asetnya atas nama desa setempat. Masalah aset ini berimbas pada masalah bantuan DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk sekolah. "Kasian kalau masih terkendala masalah aset ini, sekolah sulit dapat bantuan DAK. Masalah administrasi ini harus segera dituntaskan, agar tidak ada masalah dikemudian hari," ungkap Ary Priadnya.
 
Masalah sarana prasarana sekolah juga menjadi perhatian dewan, agar mendapatkan perhatian karena ada sekolah yang plavonnya jebol dan sebagainya. "Sarpras ini informasinya dari Dinas Pendidikan mengatakan dianggarkan DAK. Mengingat APBD yang masih minim," ujarnya.
 
Kepala Dinas Pendidikan I Ketut Sujana ketika dikonfirmasi tudingan krusial ini menyebutkan , pihaknya telah turun ke sekolah-sekolah untuk pendataan guru. Terutama di Nusa Penida yang jumlah guru dan siswa kadang tidak seimbang. Keberadaan Guru dan murid sangat nyompalng kondisinya.Persoalan ketimpangan ini sudah menjadi PR yang sangat lama belum juga tuntas tuntas. "Ada beberapa sekolah yang masih kekurangan guru. Ini akan kami lakukan pemerataan," jelasnya.
 
Terkait guru yang merangkap, menurut Sujana masih memungkinkan sesuai aturan. Misal guru olah raga atau guru agama yang merangkap guru kelas. "Guru merangkap dimasing masing sekolah itu sudah biasa, khususnya guru penjaskes atau guru agama itu,kan  masih diperbolehkan jadi guru kelas," ungkap Ketut Sujana yang juga menjabat bendesa Adat Paksebali ini optimis. 
wartawan
SUG
Category

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tewasnya Desak Gayatri di Moskow Ungkap Risiko Fatal Berangkat Non-Prosedural

balitribune.co.id | Singaraja - Desak Komang Ayu Gayatri, pekerja migran asal Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, meninggal dunia saat bekerja di Kota Moskow, Rusia. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng, Putu Arimbawa membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, Desak Gaytari meninggal dalam peristiwa kebakaran yang terjadi ditempatnya bekerja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.