Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi II Sidak Sejumlah Proyek Fisik

PDI
Komisi II DPRD Badung saat melakukan sidak proyek fisik, Kamis (7/12)

BALI TRIBUNE - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesejumlah proyek fisik, Kamis (7/12) kemarin. Beberapa yang dikunjungi diantaranya pembangunan Rumah Jabatan (RJ) Bupati dan Wakil Bupati di areal Puspem Badung, pembangunan SMPN 2 Mengwi.

Sidak langsung dipimpin Ketua Komisi II DPRD Badung I Wayan Luwir Wiyana. Turut mendampingi kalangan anggota Komisi II yakni I Nyoman Mesir, I Gede Suardika, I Nyoman Oka Widyanta, I Nyoman Dirgayusa, I Nyoman Suka.

Proyek fisik yang dikunjungi pertama adalah pembangunan SMPN 2 Mengwi dengan nilai kontrak mencapai Rp 29 miliar lebih. Lalu berikutnya rombongan bergerak menuju RJ Bupati dan Wakil Bupati di areal Puspem Badung yang dibangun dengan anggaran mencapai Rp 23,4 miliar lebih.

“Kami lakukan pemantauan langsung ke lapangan ini dalam rangka melaksanakan fungsi kontrol lembaga dewan terhadap penggunaan ABPD oleh pemerintah. Karena proyek fisik di Badung ini dibiayai dari APBD, kami ingin pastikan pengerjaannya sesuai dengan ketentuan,” kata Luwir Wiana usai sidah kemarin.

Setalah melihat langsung pengerjaan proyek fisik, politisi PDI Perjuangan itu menyatakan secara kualitas proyek sudah dikerjakan cukup bagus. Namun, hanya dari sisi pengerjaan saja yang perlu mendapat atensi. Apalagi ini sudah mendekati akhir tahun. “Kami tai sampaikan kepada rekanan agar tepat waktu menyelesaikan pengerjaannya, agar tidak kena denda. Syukurlah mereka (pihak rekanan, red) menyatakan siap menyelesaikan sesuai dengan kontrak,” terangnya.

Dengan adanya bencana Gunung Agung, lanjut Luwir Wiana, para wakil rakyat dapat memahami itu. Apalagi material proyek sempat langka. Tetapi aturan tetap harus ditaati. Sebab kalau tidak menaatinya akan ada sanksi.

“Apapun kendalanya, ya itu resiko. Kalau tidak selesai sesuai kontrak, silahkan pemerintah mengambil kebijakan. Kami sifatnya hanya mendorong agar seluruh proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas politisi asal Kuta Selatan tersebut.

Mengingat akhir tahun tinggal menghitung hari, Komisi II pun meminta eksekutif untuk melakukan pendataan terhadap seluruh proyek fisik yang dikerjakan menggunakan uang rakyat. “Mana yang kemungkinan proyeknya molor dan mana yang sudah selesai, kami sudah minta kepada Dinas PUPR,” katanya.

“Intinya kami minta seluruh proyek di Badung itu harus baik dan berkualitas. Biar tidak percuma anggarannya banyak tapi kualitas tidak baik,” pesan Luwir Wiana.ana/adv

wartawan
I Made Darna
Category

Dokumen Calon Pekerja Migran Ditahan LPK, Disnaker Buleleng Turun Tangan

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah dokumen pribadi milik calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ditahan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Analisa Bali College, Desa Depaha, Kecamatan Kubutambahan. Adanya penahanan dokumen tersebut langsung disikapi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng. 

Baca Selengkapnya icon click

Gunakan Regulasi Baru, Perbekel 2 Periode Bisa Dicalonkan Lagi di Pilkel Serentak

balitribune.co.id I Gianyar - Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar memasuki tahapan pendaftaran bakal calon yang berlangsung pada 10–18 Juli 2026. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pilkel tahun ini menggunakan regulasi baru yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.