Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi IV DPRD Tabanan Tekankan Pemerataan Guru di Tiap Wilayah

rapat kerja dprd tabanan
Bali Tribune / RAKER - Rapat Kerja Komisi IV DPRD Tabanan dengan sejumlah badan atau dinas yang menjadi mitra kerjanya di bidang sosial, budaya, kesehatan, dan pendidikan, Selasa (31/3/2026)

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan menekankan soal pemerataan guru di masing-masing wilayah. Ini menjadi catatan penting Komisi IV untuk menghindari kesenjangan layanan pendidikan antarwilayah di Tabanan. Komisi IV menekankan hal tersebut dalam rapat kerja membahas Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2025 pada Selasa (31/3/2026).

Rapat tersebut berlangsung dengan beberapa badan atau dinas yang menjadi mitra kerja Komisi IV yang membidangi urusan sosial, budaya, kesehatan, dan pendidikan. Seperti dikatakan Ketua Komisi IV DPRD Tabanan, I Gusti Komang Wastana, distribusi guru yang merata di tiap wilayah penting untuk memberikan kualitas pendidikan. Dengan demikian, murid yang bersekolah di wilayah perkotaan dengan pedesaan memperoleh kualitas pendidikan yang sama. "Jangan sampai ada sekolah kelebihan guru, sementara di daerah lain justru kekurangan, " ujar Wastana.

Ia juga menyebutkan, pihaknya juga menaruh perhatian terkait proses adaptasi para guru dari luar Bali melalui rekrutmen PPPK. Proses adaptasi yang ia maksudkan tersebut menyangkut kearifan lokal sehingga di saat yang sama para guru PPPK luar Bali itu tetap menjalankan tugasnya untuk mengajar. "Guru dari luar Bali perlu diberikan pembekalan terkait bahasa, adat, dan budaya lokal agar bisa beradaptasi dengan lingkungan pendidikan di Tabanan, " tegasnya.

Menyikapi catatan itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, mengungkapkan jumlah guru yang ada saat ini sebanyak 3.131 orang. Guru sebanyak itu ada yang berstatus ASN, PPPK, hingga guru kontrak komite yang tersebar di 286 SD, 38 SMP, serta 11 TK. Darma Utama mengakui, kebutuhan ideal untuk daerahnya mencapai 3.935 orang pengajar untuk mendukung operasional seluruh satuan pendidikan yang ada. "Kebutuhan ideal mencapai 3.935 orang, sehingga masih terdapat kekurangan sebanyak 837 tenaga pendidik," jelasnya.

Berdasarkan data sebaran, wilayah perkotaan seperti Kecamatan Tabanan, Kediri, Kerambitan, dan Marga relatif telah terpenuhi kebutuhan pengajarnya. Sebaliknya, wilayah pinggiran seperti Selemadeg, Pupuan, dan Baturiti masih mengalami kekurangan signifikan dan masih sangat bergantung pada tenaga guru kontrak komite.

Kondisi paling mendesak dilaporkan terjadi pada jenjang Taman Kanak-kanak (TK), di mana hampir tidak ada pengangkatan guru selama 15 tahun terakhir. Sebagai langkah jangka pendek untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Disdik Tabanan akan mengusulkan tambahan formasi guru kepada Bupati melalui BKPSDM.

Data kekurangan ini juga telah diserahkan kepada mitra kerja Komisi X DPR RI sebagai bahan pertimbangan kebijakan di tingkat pusat guna menutup celah kekurangan 837 tenaga pendidik tersebut secara bertahap. 

wartawan
JIN
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.