Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi IX DPR-RI Bersama BKKBN Sosialisasikan Program 2125 Keren

Bali Tribune/Kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dengan Tema 2125 Keren bertempat di Balai Desa Yeh Embang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Rabu (23/9).
Balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Komisi IX DPR-R Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Agus P Proklamasi dan anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Jembrana, Diah Werdhi Srikandi WS melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dengan Tema 2125 Keren bertempat di Balai Desa Yeh Embang Kauh, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Rabu (23/9).
 
Hadir pada kesempatan itu, Kadis Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana Kabupaten Jembrana, Ni Kade Ari Sugianti, Camat Mendoyo dan Kepala Desa Yeh Embang Kauh. I Ketut Kariyasa Adnyana, mengatakan, sosialisasi ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada warga masyarakat terutama mengenai Perencanaa Keluarga untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera.
 
 Dalam sosialisasi bersama BKKBN juga untuk memberikan terhadap warga masyarakat Kabupaten Jembrana khususnya masyarakat Desa Yeh Embang Kauh dalam memajukan Program Bangga Kencana. 
 
"Saat ini bangsa kita sedang berjuang untuk melawan Covid-19. Pandemi ini tidak saja menguras tenaga para medis dalam penanganan pasien Covid-19, namun juga menguras anggaran negara," ungkapnya.
 
Dikatakannya, upaya dan langkah yang patu dilakukan untuk menghindari diri dari tertularnya Covid-19 , masyarakat harus taat dan patuh dalam menjalankan himbauan pemerintah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. 
 
"Trend kasus saat ini menunjukkan angka yang terus meningkat. Saat ini kita berperang melawan musuh yang tidka terlihat, kita tidak tau ada di mana. Sehingga saya harapkan masyarakat tetap menerapkan Prokes, seperti menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak," imbuhnya.
 
Terkait Program Bangga Kencana, Kariyasa memberikan apreasi terhadap keberhasilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Jembrana.
 
“Saya sangat apresiasi pelaksanaan Program Bangga Kencana di Kabupaten Jembrana, walupun di masa pandemi Covid-19 ini, masih tetap melaksanakan pelayanan kesehetan, termasuk pelayanan KB dengan baik," ujarnya.
 
Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Agus P Proklamasi menyampaikan kegaitan ini juga bertujuan untuk mempromosikan Program 2125 Keren kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
 
 "Keren ini maksudnya adalah langkah awal dalam perencanaan keluarga bagi generasi muda, di mana umur minimal menikah bagi perempuan adalah 21 tahun dan bagi laki-laki min 25 tahun,” jelasnya.
 
Untuk melanjutkan kehidupan berkeluarga diperlukan persiapan yang matang, baik dari sisi mental, fisik, ekonomi dan juga medis. “Secara media, organ reproduksi wanita akan matang sempurna di umur 21 tahu, sehingga jika hamil di bawah umur 21 tahun, akan beresiko bagi wanita," pungkasnya.
 
Diakhir acara, anggota Komisi IX DPR RI, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali dan Anggota DPRD Provinsi Bali menyerahkan bantuan APD kepada tenaga kesehatan untuk pelayanan KB dan juga sembako secara simbolis kepada masyarakat. Pembagian sembako ini nantinya akan diserahkan kepada masyarakat di Kabupaten Jembarana sebanyak 1000 paket sembako. 
wartawan
Bernard MB
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.