Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komitmen Atlet Cricket Diuji di Porprov

I Made Erawan



BALI TRIBUNE - Atlet cricket Bali yang sempat bermasalah dan akhirnya memutuskan berdamai, diminta konsistensinya nanti pada saat helatan Pra-PON, terutama dalam pembentukan tim Pra-PON Bali nantinya. Oleh karena itu, di ajang Porprov Bali 2019 nanti konsistensi mereka akan dilihat apakah benar ingin kembali membela Bali atau tidak. Hal itu diutarakan Ketua Harian Pengprov Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bali, I Made Erawan saat dikonfirmasi Rabu (9/1). "Kalau untuk cricket jadwal Pra-PON memang setelah porprov. Jadi kami menyeleksi atlet dari hasil Porprov Bali di Tabanan nanti," ujar Erawan. Dan tentu saja, atlet-atlet yang bermasalah lalu, jika memang turun membela daerahnya masing-masing di Porprov Bali 2019 nanti, peluang untuk kembali masuk tim Bali akan sangat terbuka lebar. "Kalau kami sih optimis mereka akan memegang kata-katanya untuk membela Bali di kancah nasional. Pada saat Porprov Bali 2019 nantilah konsistensi dan komitmen mereka akan diuji," tegas Erawan. Erawan juga menyebutkan, meski mereka tampil kembali di porprov nanti, bukan semata-mata langsung membela tim Pra-PON Bali. Tentu nantinya akan ada seleksi kembali. "Sesuai pengalaman sebelumnya saat Pra-PON 2015, usai porprov langsung memanggil pemain terbaik dan hasil pantauan itu," imbuhnya. Di luar hal itu, untuk tempat perhelatan Pra-PON 2019, Erawan belum bisa memastikan karena sampai saat ini, PB PCI belum memutuskannya. Namun, ada informasi jika Provinsi Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah. "Nanti diputuskan setelah rakernas. Di sana baru bisa kami pastikan siapa yang menjadi tuan rumah Pra-PON. Kalau Bali? Lihat situasi ke depan saja," pungkas Erawan.

wartawan
Djoko Purnomo
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.