Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komitmen Cocoon Skin Journey Dukung Kearifan Budaya Lokal

Bali Tribune / PENDUKUNG UTAMA - Cocoon Skin Journey saat hadir di ajang Pemilihan Jegeg Bagus Buleleng 2024 yang digelar di Gedung Kesenian Gde Manik pada 23 Maret 2024, sebagai salah satu pendukung utama.

balitribune.co.id | Denpasar - Satu lagi hadir produk kecantikan di asal Bali, Cocoon Skin Journey yang merupakan rangkaian perawatan kulit lokal dengan mengusung bahan-bahan premium dan terpilih. Tak bisa dipungkiri jika inisiatif terciptanya produk kecantikan yang mengusung kearifan lokal Bali ini bermula dari visi Ayu Arista Dewi sebagai pendiri, yang ingin meningkatkan rasa percaya diri wanita Indonesia, Bali khususnya melalui kulit yang sehat dan cerah. Jadi Cocoon Skin Jouney bisa dikatakan lebih dari sekadar sebuah merek perawatan kulit tapi juga terkandung kearifan lokal di dalamnya.

"Cocoon Skin Journey berkomitmen dan memiliki mimpi besar untuk terus berinovasi demi menjadi sebuah merek yang ramah lingkungan dan ikut serta dalam melestarikan budaya Bali dan Indonesia pada umumnya," ujar Ayu Arista Dewi dengan optimis.

Lantas Ayu menunjukkan salah satu kiprah produk miliknya yang mulai dikenal masyarakat, saat hadir di ajang Pemilihan Jegeg Bagus Buleleng 2024 yang digelar di Gedung Kesenian Gde Manik pada 23 Maret 2024, Cocoon Skin Journey hadir sebagai salah satu pendukung utama.

"Dukungan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga dan memelihara budaya, khususnya di Bali, bukan hanya berorientasi profit semata," tukasnya.

Apa yang disampaikan Ayu ditimpali Public Relations Cocoon Skin Journey, Eka Wahyuni, dengan mengatakan, Cocoon Skin Journey menyediakan kecantikan alami dan sehat bagi semua finalis Jegeg Bagus Buleleng melalui rangkaian perawatan yang terdiri dari Body Wash dengan tambahan kojic acid dan kolagen, Extra Brightening Body Mask dengan alpha arbutin dan glutatione, serta Triple Brightening Lotion dengan tambahan DNA salmon.

"Bahan-bahan dalam rangkaian perawatan ini tidak hanya merawat kulit tetapi juga menjaga keremajaan kulit serta mengatasi masalah seperti kulit kering, kusam, dan bekas luka," tuturnya.

Tak lupa baik Ayu sebagai pendiri dan Eka Wahyuni atas nama PT Dewata Kosmetika Indonesia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan perawatan kulitnya pada Cocoon Skin Journey.

"Kepercayaan ini menjadi dorongan bagi Cocoon Skin Journey untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada masyarakat secara luas dengan mengangkat kearifan lokal," pungkasnya.

wartawan
ARW
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.