Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Konferda - Konfercab PDIP Hasilkan Beberapa Wajah Baru

Bali Tribune/ Saat Kopercab di sekretariat PDIP Klungkung.
balitribune.co.id | Semarapura -  Konferda DPD PDIP Bali dan Konfercab DPC PDIP Kabupaten/Kota se-Bali yang berlangsung di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur benar-benar menjadi perhelatan yang ditunggu-tunggu khususnya untuk Kab. Klungkung. Dalam acara ini yang mengagendakan pemilihan pengurus masa bakti 2019-2024 menghadirkan 8 wajah baru dari 19 komposisi pada struktur kepengurusan DPC PDIP di Klungkung. Tak tanggung-tanggung wajah baru tersebut ternyata tidak asing dimata masyarakat klungkung, dan semuanya kompak hadir pada saat acara kemarin.
 
Untuk komposisi Ketua, Sekretaris dan Bendahara si moncong putih di Klungkung memang tidak berubah, karena untuk Ketua dikomandoi oleh Anak Agung Gde Anom,  di posisi sekretaris masih dipercayakan ke Sang Nyoman Putrayasa dan di bendahara tetap I Wayan Misna.
 
Struktur lama masih 60% yang di pertahankan oleh Gung Anom, sedangkan sisanya diisi wajah baru untuk mendongkrak kinerja PDIP di Klungkung,  Sebut saja I Wayan Regeg, Ni Kadek Suryani dan   Ni Luh Kadek Dwi Yustiawati, terdapat pula Tjokorda Gde Rai Stiadnyana  , Ni Luh Dewi Indah Sari, I Wayan Sugati yang dipercaya naik tingkat, terlihat pula I Made Satria, dan terakhir I Wayan Kariana.
 
Gung Anom menyatakan kepengurusan sekarang memang terdapat beberapa wajah baru di tubuh partai pdip di klungkung, ini merujuk dari arahan DPP partai mengenai perubahannya, dan yang digantikan saya akan bawa untuk mengisi struktus Depercab Partai atau Badan Partai di Klungkung, karena kader yang digantikan masih dibutuhkan di partai ini. Tetapi untuk kader atau pengurus sebelumnya yang membalelo terhadap instruksi dan perintah partai, serta yang mendongkel suara partai di klungkung kita tegaskan tidak masuk struktural manapun di PDIP Klungkung.
 
Diharapkan dengan kepengurusan saat ini, PDIP di Klungkung bisa berlari kencang dalam mensukseskan program-program partai yang notabene untuk kebesaran partai, tetap menjadi partainya wong cilik, solid mengedepankan kepentingan masyarakat, dan tidak menomor satukan kepentingan pribadinya." Saya haraf kepengurusan PDI.P Klungkung saat ini lebih solid dan mampu berbuat lebih baik untuk pembangunan Klungkung," terang Gung Anom.
 
Sedangkan untuk pengurus DPC periode sebelumnya yang masih dipertahankan yakni Drs. Komang Sutama, I I Nengah Arianta, Gede Kusuma. Ni Made Suitiasih, Anak Agung Gede Rai Ardika, Ni Ketut Neny Indiriani, Komang Suryastini,SE dan Ni Ketut Suwerni. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.