Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KONI Bali Nunggu Program Cabor, Terkait Pembentukan Pelatda

Bali Tribune/ Ketut Suwandi

Bali Tribune, Denpasar - Pembentukan pelatda Bali yang nantinya dihuni para atlet andalan Bali, masih menunggu pengajuan program dari para cabang olahraga (cabor) tahun ini. Termasuk nantinya ada pengajuan atlet yang diusulkan masuk pelatda Bali. “Pastinya pelatda itu dibentuk berdasarkan usulan cabor siapa atlet yang layak dan pantas diajukan sebagai penghuni pelatda. Namun pastinya itu harus didahului dengan program yang diajukan para cabor juga. Dengan demikian semuanya bakal jelas,” tutur Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, Senin (18/2). Mantan Ketua KONI Badung itu juga menjelaskan jika usulan nantinya bakal dimasukkan ke bagian Binpres dan Litbang KONI Bali, selanjutnya bidang tersebut yang mengusulkan ke dirinya. “Dengan semua itu maka nantinya akan jelas. Artinya siapa atlet yang pantas dan tepat untuk diajukan ke pelatda Bali, bagaimana prestasinya selama ini, termasuk potensinya dalam meraih medali terutama di PON XX/2020 di Papua mendatang,” tambah Suwandi. Hanya saja lanjutnya, untuk pembahasan secara detilnya kemungkinan besar hal itu tidak bisa dibahas di Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Bali pada 22 Februari mendatang. Persoalannya karena di RAT membahas hal yang sifatnya makro karena untuk efisiensi waktu rapatnya. “Kalau seperti itu dibahas secara detil di RAT maka waktunya tidak akan cukup. Ya nanti face to face sajalah. Terpenting program itu harus diajukan dulu. Karena program itu juga yang merupakan dasar untuk pengusulan atau pengajuan atlet pelatda,” imbuh ketua umum yang menjabat dua periode di KONI Bali tersebut. Diharapkan semuanya itu bisa tuntas nantinya, dan menyoal anggaran bantuan dari Pemprov Bali, pihaknya memberikan jaminan jika bulan depan dana sudah cair. “Saya sudah tanda tangan untuk proses cairnya dana bantuan itu dan saya jamin bulan depan sudah turun. Tapi pastinya kami juga akan tetap efisien dengan keterbatasan dana bantuan tersebut,” tukas Suwandi.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

HMI, Sampah, dan Mulai dari Dapur

balitribune.co.id | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik, MIPA, Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menggelar diskusi dengan tema "Bersama Peduli, Bersama Menginspirasi". Diskusi yang menghadirkan kalangan akademisi dan praktisi sebagai pembicara itu membahas isu yang sedang menjadi perhatian publik, yakni masalah sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Denpasar Gelar Aksi Kebersihan dan Penanaman Pohon Serentak

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon serentak  yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Denpasar pada Sabtu (6/6/2026). Selain merupakan kegiatan rutin, aksi tersebut juga dilaksanakan serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan dan Relawan Amankan 182 Butir Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya pelestarian penyu hijau kembali dilakukan di pesisir utara Bali. Sebanyak 182 butir telur penyu berhasil diamankan oleh nelayan dan relawan konservasi setelah ditemukan di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Klinik Sudirman Medical Centre Tawarkan Solusi Atasi Stres dan Gangguan Tidur dengan Exomind

balitribune.co.id | Denpasar - Klinik Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar kini menghadirkan teknologi atau alat Exomind untuk pasien yang mengalami gangguan kesehatan mental. Saat ini sudah waktunya untuk lebih memerhatikan kesehatan mental ditengah kehidupan era modern. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.