Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KONI Bali Pertegas Kuota Atlet PON

Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - KONI Bali bakal mempertegas kembali kepada cabang olahraga mengenai adanya pembatasan atlet peserta PON XX/2020 Papua. Dalam rapat bersama cabor-cabor, pertengahan Februari nanti, semuanya bakal dipaparkan dengan gamblang supaya cabor memiliki pemahaman yang sama dengan KONI Bali. Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, Selasa (22/1) mengatakan di tengah upaya  pihaknya mengurangi jumlah atlet yang berlaga di Pra-PON maupun PON, lima cabor dan satu nomor di basket justru bakal menambah jumlah atlet, karena semua itu merupakan cabor dan nomor baru yang dipertandingkan. “Ya, lima cabor baru yang bakal dipertandingkan itu yakni woodball, gateball, petanque, dansa dan satu nomor baru di basket yakni 3 on 3. Jadi memang harus diperhitungkan untuk atlet yang dikirim ke Pra-PON nantinya, karena disesuaikan dengan anggaran yang ada. Karena alokasi dana untuk Pra-PON hanya sekitar Rp 4,5 miliar saja,” kata Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, Selasa (22/1). Berangkat dari semua itulah, para cabor nantinya bakal diminta untuk menyiapkan atlet ke Pra-PON, khususnya untuk para atlet yang potensi meraih medali saja. Tak dipungkiri mantan Ketua KONI Badung itu karena jika dikalkulasi secara keseluruhan atlet Bali yang bisa lolos bisa mencapai 400 atlet. “Meski demikian, pengurangan atlet itu tak hanya terjadi di Bali, namun juga daerah lain karena memang kuota yang diberikan Papua total untuk 7.000 atlet saja secara dari seluruh Indonesia. Berbeda dengan di PON Jawa Barat (Jabar) mencapai 16.000,” tambah Suwandi. Kondisi tersebut versinya, juga tetap akan dibicarakan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Bali dan para anggotanya, yang bakal dihelat di KONI Bali pada pertengahan Februari mendatang. “Kami akan membicarakan semuanya itu dengan transparan dengan para cabor, sekaligus melakukan face to face dengan cabor untuk semua itu. Jadi semuanya serba transparan dengan persiapan Pra-PON,” tegas Suwandi. Diharapkannya dengan semua itu, maka akan membuat persiapan Pra- PON untuk cabor mampu berjalan dengan baik, dan mampu menghasilkan prestasi seperti yang diharapkannya. “Itu harapan kami semoga semuanya berjalan lancar,” pungkas Suwandi.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.