Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KONI Minta Cabor Bentengi Atlet

Ketut Suwandi
Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi minta pengprov cabang olahraga turut membentengi supaya atletnya tidak pindah dan memperkuat provinsi lain di ajang PON mendatang. Pernyataan itu terkait adanya tawaran dari Papua selaku tuan rumah PON XX/2020 kepada enam atlet cricket Bali masing-masing Rp 1 miliar jika atlet Bali tersebut membela Papua di PON nanti. “Saya rasa pengprov cabor turut berperan penting supaya atletnya tidak pindah. Dan, soal enam atlet cricket yang ditawari Papua itu masih sifatnya kabar atau spekulasi saja, itu saya tahu dari media. Saya harap cabor bisalah menjaga atletnya jangan sampai mutasi ke daerah lain. Namun jika ada niat cabor cricket melepas atletnya itu pastinya harus ada komunikasi dan koordinasi,” pinta Ketut Suwandi, Kamis (24/5). Komunikasi dan koordinasi itu sendiri menurutnya tak lain dengan beberapa pihak seperti KONI kabupaten atau kota tempat atlet tersebut, pengprov cricket Bali, termasuk KONI Bali. Pasalnya semua organisasi olahraga itu merupakan bagian dari yang turut membina. “Wajib menjaga itu bagi cabor itu yakni dengan melakukan hubungan yang bagus terutama dari sisi kebersamaan dan persaudaraan, antara pelatih, atlet dan pengurus cabor. Contohnya, saat latihan selalu didampingi, dan jika ada bonus, diberikan juga atlet tak hanya inti yang sudah pasti menjadi haknya, namun juga atlet pelapis,” tambah pria yang juga mantan Ketua Umum KONI Badung itu. Suwandi sendiri juga mengingatkan, kendati hanya atlet pelapis yang dilirik daerah lainnya secara umum dan ditujukan ke semua cabor, tetap saja hal itu akan merugikan Bali jika sampai terjadi. “Jangan remehkan atlet pelapis yang mau mutasi. Jangan anggap karena itu atlet pelapis dan bukan atlet inti tak pindah, lantas atlet pelapis dengan mudah diberikan hengkang, ini sangat berbahaya,” terang Suwandi. Pasalnya, di matanya, justru atlet pelapis ini jika hengkang ke daerah rival Bali, pastinya bakal membocorkan kekuatan dan kelemahan cabornya yang telah diketahuinya. Termasuk atlet itu bakal bisa termotivasi dan tampil all out karena bonus yang dijanjikan daerah baru yang dibelanya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Tradisi Makepung Lampit, Ritual Kesuburan dan Syukur Petani

balitribune.co.id | Negara - Makepung sebagai salah satu kekayaan budaya di Jembrana. Selain atraksi makepung cikar, Jembrana juga memiliki atraksi makepung lampit. Makepung lampit memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Sebagai warisan budaya tak benda, kini makepung terus dilestarikan di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Konsistensi Kinerja Perbankan Dipastikan Solid Sampai Akhir Tahun 2025

balitribune.co.id | Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan IV-2025 yang menunjukkan optimisme responden bahwa kinerja perbankan akan tetap solid hingga akhir tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Teror Kera Liar di Tenganan, Rusak Kebun Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Amlapura - Populasi kera ekor panjang atau Macaca Fascicularis yang semakin tidak terkendali di wilayah pegunungan Bukit Gumang, Bukit Nyuh Tebel dan Bukit Tenganan saat ini cendrung menjadi hama yang meresahkan petani dan warga utamanya di Desa Tenganan dan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

5 Pelanggaran Lift Kaca di Pantai Kelingking, Gubernur Bali Ambil Tindakan Tegas

balitribune.co.id | Denpasar - Pada Minggu (23/11) Gubernur Bali, Wayan Koster memerintahkan PT Indonesia Kaishi Tourism Property Investment Development Group sebagai penyelenggara pembangunan lift kaca (Glass Viewing Platform) di Pantai Kelingking, Banjar Karang Dawa Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung menghentikan seluruh kegiatan pembangunan lift kaca tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kemendag Fokus Memperbaiki Pemasaran Produk UMKM Hingga Bisa Menembus Pasar Internasional

balitribune.co.id | Mangupura - Kendati pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia mampu menghasilkan produk berkualitas yang layak dijual di pasar luar negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia mengungkapkan saat ini tantangan terberat para UMKM adalah terkait pemasaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.