Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KONI Tabanan Kecewa Atletnya Narkoba

Dewa Gede Ary Wirawan
Dewa Gede Ary Wirawan

BALI TRIBUNE - KONI Kabupaten Tabanan sangat menyesalkan pebiliar andalannya, Yohanes Tinton Pratanu terlibat narkoba.Sebab, peraih medali perunggu bagi kontingen Bali di PON XIX/2016 Jawa Barat itu, oleh KONI Tabanan ditargetkan meraih emas di Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, September mendatang.

Ketua Umum KONI Tabanan. Dewa Gede Ary Wirawan, ditemui wartawan, Rabu (3/5) mengaku sangat kecewa dengan ulah atletnya itu. Apa yang dilakukan Tinton, lanjut dia menjadi tamparan keras bagi dunia olahraga Bali, khususnya cabor biliar. Terlebih Tinton atlet berprestasi yang menjadi andalan Gianyar dan Bali.

"Tidak ada toleransi bagi atlet seperti itu. Mau dia berprestasi, tapi kalau sudah terjerat kasus kriminal, kami tidak akan mentolelir, dan kami coret dari kontingen Tabanan ke Porprov Bali di Gianyar, September nanti" ujar Dewa Ary Wirawan.

Ia menambahkan, apa yang dilakukan Tinton merupakan masalah pribadi, dan KONI Tabanan tidak akan ikut campur dengan masalah yang menimpa Tinton tersebut. Menurut Dewa Ary, Tinton di Porprov Bali nanti menjadi salah satu atlet andalan mendulang medali emas bersama dengan atlet andalan Tabanan dari cabor lainnya.

"Sebagai atlet andalan, dia (Tinton) sesuai program KONI Tabanan akan masuk di tim pelatda per Juni mendatang. Dua tahun lalu ia juga meraih emas satu-satunya di cabor biliar untuk Tabanan saat Porprov Bali di Buleleng. Tapi karena yang menimpa Tinton ini urusan pribadi, kami tidak bisa ikut campur.Ini juga peringatan bagi atlet yang lain," tegasnya.

Lantas, apakah masalah atlet terjerat narkoba ini bisa mempengaruhi persiapan menuju Porprov Bali?"Sekali lagi kami tegaskan, itu urusan pribadi. Soal persiapan akan tetap jalan sebagaimana mestinya. Persiapan Tabanan akan terus berjalan, akhir minggu ini akan adakan tes fisik tahap kedua," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yohanes Tinton Pratanu disergap Satresnarkoba Polresta Denpasar bersama temannya pada Rabu (26/4) malam di Jl. Raya Sesetan, Denpasar karena kepemilikan sabu dengan total 1,92 gram. Selain sebagai pengguna, Yohannes Tinton dan rekannya juga sebagai kurir sabu dengan cara tempelan. Sekali tempel, mereka diupah Rp 50 ribu. Dalam sehari biasanya mereka menempel 10 hingga 15 paket sabu.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disnaker Gelar Job Fair di Alun-Alun Kota Gianyar, Diikuti 21 Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Dalam rangka Pekan Budaya Gianyar sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar ke-255 Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Job Fair Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Gianyar pada 12 hingga 19 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Muncul Kavlingan di Subak Jro Kuta Kawan, Bendesa Sangkanbuana : Tak Ada Izin

balitribune.co.id I Semarapura - Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.