Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Konsep Ekonomi Bali Kerti: Harapan Mewujudkan Kedaulatan Pangan (Beras) di Bali

Bali Tribune / Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc. MMA - Rektor Dwijendra University, Ketua DPD HKTI Bali, Ketua Perhepi Bali

balitribune.co.id | Kebijakan peningkatan produksi pangan, utamanya beras melalui jargon swasembada beras sangat kencang gemanya dari pusat hingga ke daerah-daerah, yang diawali oleh Presiden Prabowo yang sangat intens menyampaikan asanya untuk mewujudkan tercapainya swasembada pangan. Berbagai program mulai didengungkan untuk menggenjot peningkatan produksi pangan (beras). Kondisi perberasan di Bali juga harus selalu dipertahankan dan bahkan semakin ditingkatkan produktivitas dan kualitasnya guna dapat memenuhi kebutuhan penduduk Bali dan juga masyarakat Indonesia.  Pemerintah Provinsi Bali sejak terdahulu, misalnya lima tahun terakhir ini juga telah memiliki perhatian yang tinggi untuk mewujudkan swasembada pangan dan bahkan berdaulat pangan (beras). Ibaratnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati, maka swasembada pangan dan kedaulatan pangan pun adalah harga mati.

Pembangunan di Provinsi Bali yang kian bertumbuh akan sangat mempengaruhi dinamika Pembangunan pertanian, khususnya usahatani padi. Kondisi pembangunan di Bali tidak dapat dilepaskan dengan dinamika yang semakin berkembang pada tingkat nasional dan global, sehingga dapat mengakibatkan adanya berbagai masalah dan tantangan baik saat ini maupun di masa mendatang. Kondisi ini tentu saja sangat berdampak pada lingkungan alam, kebudayaan dan manusia Bali yang sekaligus juga merupakan satu kesatuan yang membentuk ruh pembangunan Bali. Beberapa masalah dan tantangan ke depan adalah kesucian alam Bali memiliki potensi semakin menurun yang berimplikasi terhadap menurunnya taksu Bali. Kondisi ini teriindikasi dari adanya penodaan kawasan suci atau tempat suci, misalnya di kawasan danau, pegunungan, sungai dan laut. Selain itu, alih fungsi lahan sawah yang semakin tinggi terutama di kawasan perkotaan dan penyangganya sebagai akibat dari kebutuhan terhadap lahan semakin meningkat untuk pembangunan permukiman, perumahan, pariwisata, sarana dan prasarana industri, infrastruktur jalan dan lain sebagainya.

Tentu saja menurunnya luas lahan sawah (pertanian) dapat berpotensi terhadap ancaman terwujudnya swasembada pangan (beras). Kawasan hulu, seperti pegunungan, sebagai daerah tangkapan air hujan; danau, mata air mengalami ancaman kerusakan yang dapat mengakibatkan terganggunya ketersediaan air untuk pertanian dan kehidupan manusia, serta keanekaragaman hayati. Teknologi pertanian (ternasuk digitalisasi pertanian) Kualitas sumber daya manusia juga menjadi salah satu masalah dan tantangan ke depan untuk membangun pertanian yang semakin tangguh dan berdaya saing tinggi. Oleh karena itu, diperlukan adanya berbagai upaya untuk secara bersama-sama memulai suatu program konseptual dan implementatif untuk mengatasi berbagai masalah dan tantangan di masa mendatang.

Bepijak pada pengalaman Pandemi Covid19 beberata tahun lalu, Pemerintah Provinsi Bali telah mencanangkan transformasi perekonomian Bali dengan Ekonomi Kerthi Bali yaitu yaitu 6 (enam) sumber kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan secara Niskala-Sakala, terdiri dari: 1) Atma Kerthi (Penyucian dan Pemuliaan Atman/Jiwa); 2) Segara Kerthi (Penyucian dan Pemuliaan Laut dan Pantai); 3) Danu Kerthi (Penyucian dan Pemuliaan Sumber Air); 4) Wana Kerthi (Penyucian dan Pemuliaan Tumbuh tumbuhan); 5) Jana Kerthi (Penyucian dan Pemuliaan Manusia); dan 6) Jagat Kerthi (Penyucian dan Pemuliaan Alam Semesta). Ekonomi Kerthi Bali memiliki tujuan untuk menyeimbangkan struktur dan fundamental perekonomian Bali dengan tidak bergantung pada dominasi satu sektor pariwisata semata, dan untuk mewujudkan Bali berdikari di bidang ekonomi berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi. Secara konseptual, Ekonomi Kerthi Bali merupakan konsep ekonomi yang harmonis terhadap Alam, hijau/ramah lingkungan, menjaga kearifan lokal, berbasis sumber daya lokal, berkualitas, bernilai tambah, tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan, dimana sektor unggulan Ekonomi Kerthi Bali adalah sektor pertanian dalam arti luas dengan sistem pertanian organik; sektor kelautan/perikanan; sektor industri manufaktur dan industri berbasis budaya branding Bali. Konsep Ekonomi Kerti Bali agar dapat dirumuskan secara rinci dan aplikatif khususnya di dalam pembangunan pertanian (pangan) melalui pengelolaan usahatani organik guna mampu mewujudkan swasembada pangan dan kedaulatan pangan (beras), menghasilkan pangan yang berkualitas dan sehat, serta tetap menjaga kelestarian dan bahkan memperbaiki ekosistem alam Bali.

Inventarisai dan identifikasi kekuatan, kelemahan, masalah, tantangan, potensi serta acaman terhadap Pembangunan pertanian perlu segera dilakukan dengan melibatkan berbagai stakeholder dibawah koordinasi suatu badan/lembaga khusus. Badan atau lembaga tersebut diharapkan mampu merumuskan masalah-masalah dan tantangan yang harus dicarikan alternatif solusi dengan berbagai pisau analisis secara komprehensif dan tetap berlandaskan pada Ekonomi Kerthi Bali. Secara implementatif, badan/lembaga tersebut harus dapat mengorkestrasikan berbagai sektor atau disiplin ilmu agar memiliki energi dan sinergi yang kuat untuk bergerak secara terintegrasi dan harmoni di dalam mewujudkan swasembada dan kedaulatan pangan (beras).

wartawan
RedaksiProf. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc. MMA
Category

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Pisah Kenal Kapolresta Denpasar, Harapkan Sinergi dan Kolaborasi Berlanjut Menuju Denpasar Maju

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, bersama Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, menghadiri acara pisah kenal Kapolresta Denpasar di Bali Dynasty Resort, Kuta, Badung, Selasa (20/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Leonardo David Simatupang menyerahkan tugas Kapolresta Denpasar kepada Kombes Pol. I Wayan Winaya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Satpol PP Jembrana Tertibkan Deretan Mobil Rusak di Jalan Udayana

balitribune.co.id | Negara - Deretan mobil lawas dalam kondisi rusak yang telah lama terparkir di trotoar dan badan Jalan Udayana, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, akhirnya ditertibkan. Penanganan dilakukan pada Selasa (20/10/2026) dengan memindahkan kendaraan yang mengganggu pemanfaatan fasilitas umum tersebut ke lokasi parkir sementara.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Sempat Selamatkan Diri, Penderita Stroke Tewas dalam Kebakaran Rumah di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Nasib naas menimpa Ketut Marsa (48), warga Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar. Korban tewas terbakar setelah terjebak dalam kebakaran yang menghanguskan rumahnya pada Rabu (21/10/2026) sore. Korban yang diketahui menderita stroke tersebut ditemukan di dalam kamar dengan kondisi luka bakar parah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Ketua YKI Badung Ajak Siswa SD 1 Dalung Perangi Kanker Sejak Dini

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, memimpin langsung pelaksanaan Pembinaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Sekolah di SD No 1 Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Sekolah, para Guru, Tenaga Pendidikan, serta jajaran Pengurus dan Tim Pembina PKTP YKI Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Siapkan Pembelian Lahan Eks Hotel Bali Anggrek untuk Pembangunan Parkir Terpadu Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menyiapkan pembelian lahan bekas Hotel Bali Anggrek di Jalan Pantai Kuta untuk pembangunan kawasan parkir terpadu. Proyek ini menjadi bagian dari penataan kawasan wisata Kuta yang ditargetkan dapat mengurangi parkir kendaraan di pinggir jalan.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Simpul Logistik Bali Utara, Pelabuhan Celukan Bawang Tangani 1.166 Pergerakan Kapal Domestik

balitribune.co.id | Singaraja - Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng kian memperlihatkan perannya sebagai simpul logistik dan pintu masuk wisata bahari di Bali Utara. Aktivitas pelayaran domestik yang mencapai 1.166 pergerakan kapal, jutaan ton bongkar muat barang, hingga kunjungan kapal pesiar internasional menjadi gambaran besarnya potensi ekonomi yang bergerak melalui pelabuhan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.