Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Konsep Menyama Beraya Hantarkan Suryani ke Dewan

Bali Tribune/Ni Made Suryani

CALON legislatif  terpilih dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dapil II Kecamatan Selamadeg Raya – Puputan, Ni Made Suryani mengaku kaget dan tidak menyangka dirinya akan terpilih dalam pileg 2019 ini.

Apalagi saat masa kampanye kemarin, katanya, sebagai caleg new comer banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi. Khususnya saat berhadapan dengan para caleg inkamben yang memiliki modal dan membawa hibah bansos.

Kendatipun demikian, dengan modal sebagai isteri dari seorang Perbekel Selamadeg, yang juga kerap turun ke masyarakat membantu sang suami dalam menyama braya, sehingga bekal tersebutlah yang menghantarkan dirinya meraih simpati masyarakat yang mengantarkannya untuk meraih kursi dewan di DPRD Tabanan.

“Sebagai isteri perbekel, saya menjadi ketua PKK di desa, saya kemudian melakukan pemetaan di Desa Antap, Wanagiri, Wanagiri Kauh, termasuk Desa Selemadeg. Di mana di empat desa itu, saya sudah kenal dengan beberapa tokoh-tokoh desa,” tuturnya.

Sebagai pendatang baru di dunia politik, Suryani yang kenal dengan beberapa tokoh-tokoh masyarakat, dan juga kerap menghadiri berbagai acara. kendatipun demikian, saat itu dirinya tidak pernah menyingung tentang politik.

“Jadi saya betul-betul berjuang di Dapil saya, bahkan sering saya ucapkan bahwa suara yang mendukung saya itu suara siap kalah. Karena presentase sebagai calon new comer itu kecil, apalagi tidak bermodal apa-apa,” sebutnya.

Menurutnya, dirinya sendiri sangat mendadak ikut menjadi caleg, yakni empat hari menjelang penutupan pendaftaran di KPU. Sehingga banyak kekurangan, baik itu dari segi pendidikan politik, pendanaan, dan ditambah anak yang masih duduk dibangku kuliah.

Kendatipun demikian, dengan semangat serta didorong oleh masyarakat desa yang siap medukung, hal tersebutlah ia jadikan modal awal. Kemudian dengan dibantu suami serta para relawan, Suryani kemudian memetakan suara.

“Tentu saya turun ke desa dalam masa sosialisasi kemarin, saya belum diterima langsung. Saya kemudian mendekatkan diri ke tokoh-tokoh masyarakat di masing-masing desa untuk meminta izin agar bisa bertemu dengan masyarakat,” ujarnya.

Berbekal mohon izin tersebut, tutur Suryani, ia pun kemudian dapat bertemu dengan masyarakat untuk menyampaikan visi dan misi ikut terjun dalam kontestasi pileg ini. Di berbagai kesempatan pun ia manfaatkan, baik itu dalam kerja bakti, ataupun kegiatan lainnya. Bahkan, dia pernah bertemu dengan masyarakat di kandang sapi.

“Di mana pun saya lakukan agar bisa bertatap muka dengan masyarakat,” sebutnya seraya mengatakan, bahwa ada salah satu desa hingga detik terakhir tidak bisa bertemu dengan masyarakatnya. Kendatipun demikian, dirinya tidak menaruh kekecewaan. Dirinya akan merangkul dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, walaupun di desa yang suaranya rendah.

Suryani mengaku bangga dengan masyarakat yang mau mengundang dan mendengar program dan visi misinya bila duduk sebagai anggota dewan. “Sentuhan hati saya pakai. Bila ada upacara adat, baik itu kedukaan pasti tiang datang,” bebernya.

Suryani juga mengaku pesemis saat berhadapan dengan caleg inkamben yang memiliki modal dan juga bantuan sosial. Bahkan sang suami pernah ingin mengibarkan bendera putih, menyerah saja. Saat saya terjun ke salah satu desa, lanjut Suryani, ternyata sudah ada inkamben yang telah memberikan bantuan, sehingga membuat semangatnya turun.

Namun berkat PAC yang memberikan pemahaman bahwa di dapilnya harus ada dua dewan yang terpilih, karena jika satu maka tidak mampu merangkul semua kepentingan masyarakatnya.

Dengan pemahaman tersebut, semangatnya pun tumbuh kembali. “Jadi saya terus berkoordinasi dengan PAC, dan juga para relawan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Jadi detik – detik terakhir saya yakin,” lugasnya.

Sementara saat ditanya apa yang akan dilakukan bila ia sudah duduk menjadi anggota dewan? Suryani pun mengaku akan memperjuangkan aspirasi seluruh masyarakat.

“Tiang juga akan menyuarakan aspirasi perempuan baik itu dibidang pemberdayaan, serta mengembangkan produk-produk UKM yang diharapkan mampu menopang ekonomi keluarga,” pungkasnya. 

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Lomba Mewarnai Piala Bunda PAUD Kabupaten Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, membuka secara resmi Lomba Mewarnai Piala Bunda PAUD Kabupaten Badung Tahun 2025 di Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Minggu (27/7). Lomba ini diinisiasi oleh Pasikian Yowana Kabupaten Badung dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Agung Concern Jadi Distributor Motor Listrik United E-Motor, Ini Alasannya

balitribune.co.id | Jakarta - Teka-teki alasan Agung Concern melalui anak usahanya Agung Meta Green sebagai distributor motor listrik buatan anak bangsa, United E-Motor terjawab sudah.

COO Agung Toyota, Himawan W Wardhana disela-sela kegiatan Regional Media GIIAS mengatakan, dalam menjalankan usaha, Agung Concern tidak berorentasi pada keuntungan semata tetapi juga peduli lingkungan, salah satunya dengan menjadi distributor motor listrik.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Paritrana Award 2025, BPJAMSOSTEK Gianyar Memastikan Kepatuhan Perusahaan di Gianyar Terhadap Perlindungan Tenaga Kerja

balitribune.co.id | Gianyar - Kandidat penerima penghargaan Paritrana Award dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua (Banuspa) akan menyasar berbagai sektor, termasuk perusahaan besar, UMKM, desa, dan pemerintah daerah yang memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan literasi dan cakupan BPJS Ketenagakerjaan. Kandidat yang terpilih akan mewakili Provinsi Bali di tingkat nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

"Astra Motor for Gen-Z" Sinergi Pendidikan dan Industri untuk Masa Depan yang Cerah

balitribune.co.id | Gianyar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55, Astra Motor kembali menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama masyarakat, khususnya generasi muda, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Astra Motor for Gen-Z”. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Gianyar sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-55 yang mengusung tema “Melangkah Pasti Meraih Masa Depan”.

Baca Selengkapnya icon click

Langgar Zona Pertanian, Villa Milik Warga Rusia di Ubud Disegel

balitribune.co.id | Gianyar - Tidak hanya Pemprov Bali, Pemkab Gianyar juga menindak tegas para pelanggar usaha. Kini, Giliran Villa Greenflow yang berada di kawasan Desa Sayan, Ubud disegel oleh Dinas Satpol PP Gianyar. Villa milik warga Rusia tersebut sejak 23 Juni 2025 tidak ada lagi aktivitas karena adanya pelanggaran zona Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.