Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Konsul Kehormatan Sebut Ribuan Turis Ukraina Masih Tinggal di Bali

Bali Tribune / I Nyoman Astama

balitribune.co.id | Denpasar – Ribuan warga negara asal Republik Ukraina saat ini masih tinggal di Bali. Pandemi Covid-19 tidak membuat wisatawan dari Ukraina yang ada di Bali untuk segera kembali ke negaranya. Konsul Kehormatan Republik Ukraina di Bali, I Nyoman Astama beberapa waktu lalu di Denpasar mengatakan, tercatat sebanyak 3.223 orang warga Ukraina masih tinggal di Bali.

Kata dia, sebagian dari mereka belum bisa kembali ke negaranya karena dampak pandemi Covid-19. Namun terdapat pula yang sengaja berlama-lama tinggal di pulau ini karena berprofesi sebagai pekerja digital. "Ada 5 orang yang dideportasi ke negaranya. Karena 'terjebak' pandemi tidak bisa pulang atau memang senang tinggal di Bali," ungkapnya. 

Astama menyebutkan, pada tahun 2019 sebanyak 30 ribu orang warga negara Ukraina berwisata di Pulau Bali dan 5 ribu orang di Jakarta. Sehingga tercatat, 35 ribu wisatawan dari Ukraina yang datang ke Indonesia pada 2019 lalu. Wisatawan asing dari Republik Ukraina yang datang ke Indonesia dengan berbagai tujuan termasuk untuk berwisata. 

"Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2018. Namun karena saat ini masih pandemi, turis dari Ukraina belum bisa berkunjung ke Bali," katanya.

Menurut dia, tidak sedikit warga dari Eropa Timur ini yang masih tinggal di Bali sebagai pekerja digital atau work from Bali. "Digital ini yang membuat mereka memilih tetap tinggal dan bekerja dari Bali," ujar Astama.

Teknologi kata dia membuat orang bisa bekerja dari manapun, sehingga banyak yang memilih menjadi pekerja digital. Mengingat hal ini bisa dilakukan sembari melakukan aktivitas wisata. "Ini sebenarnya menjadi pangsa pasar baru yang bisa dilakukan dan tujuan dari pemerintah mengembangkan ke arah sana istilahnya nomadic tourism," bebernya.

Astama yang saat ini masih berada di Ukraina mengungkapkan, warga Ukraina sudah siap datang ke Bali. Namun karena kebijakan karantina, dengan syarat harus terbang langsung dari negaranya serta belum bisa untuk mendapatkan visa turis yang membuat mereka enggan untuk ke pulau ini. "Hal itu merupakan tantangan buat kita semua, kalau dibuka mereka pun sudah siap. Karena mereka kembali ke negaranya tidak ada karantina itu kebijakan dari pemerintahnya," ungkapnya. 

Dijelaskan Astama, persyaratan orang asing yang ke Ukraina diperlukan hasil negatif uji PCR (negatif Covid-19), asuransi Covid-19 dibayar online, visa dan paspor yang masih berlaku. "Sekarang ini tantangan semua negara bukan hanya Indonesia, pandemi membuat pemerintah harus berhati-hati sekali. Tidak dipungkiri, di Bali ketergantungan dengan kedatangan turis asing, ekonomi sangat terdampak karena belum dibuka sepenuhnya," tandasnya. 

Ia membeberkan, sebelum pandemi lama tinggal wisatawan Ukraina di Bali rata-rata selama 2 minggu. Mereka cenderung menyukai wisata budaya, petualangan, olahraga, yoga, alam dan wisata kebugaran tubuh. "Karena kebanyakan muda-muda yang traveling itu aktif di digital sehingga komunikasi itu cepat. Kebanyakan yang masih tinggal di sini itu influencer, blogger setiap ada kejadian apa, informasinya cepat. Solidaritas mereka juga tinggi. Jika mereka mengalami masalah atau tantangan di sini baru lapor ke saya sebagai Konsul Kehormatan," katanya. 

Astama menuturkan, di masa pandemi sekarang ini warga Ukraina di Bali memilih tinggal di homestay atau penginapan milik penduduk desa di Canggu, Uluwatu, Ungasan, Ubud, Candi Dasa, Lovina. Hal tersebut menurutnya memberikan keuntungan bagi masyarakat di desa. "Saat ini mereka melakukan penghematan supaya uangnya bisa dipakai untuk bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama, karena belum tahu pandemi sampai kapan," tutupnya.

wartawan
YUE

Terduga Maling Ayam Tewas Mengenaskan di Baturiti, Motor Pelaku Hangus Dibakar Warga

balitribune.co.id I Tabanan – Seorang pria berinisial KD alias S tewas mengenaskan setelah diamuk massa saat terpergok mencuri ayam aduan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Jumat (24/7/2026) dini hari.

Selain kehilangan nyawa, sepeda motor milik terduga pelaku yang berasal dari Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tersebut juga hangus dibakar warga yang tersulut emosi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Serahkan Remisi Hari Anak Kepada 5 Anak Binaan LPKA Karangasem

balitribune.co.id I Amlapura - Sebanyak 5 Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Karangasem menerima Pengurangan Masa Pidana (PMP) dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Tegaskan Penertiban Event di Ruang Publik, Semua Penyelenggara Wajib Patuhi Aturan

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan Pemerintah Kabupaten Badung akan memperketat penertiban seluruh kegiatan komunitas maupun event di ruang publik. Penegasan itu disampaikan menyusul polemik kegiatan lari komunitas di kawasan Canggu yang belakangan menjadi perhatian publik.

Baca Selengkapnya icon click

Sembilan SD di Petang Sepi Peminat, DPRD Badung Minta Langkah Konkret

balitribune.co.id I Mangupura - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 masih menyisakan persoalan yakni adanya sekolah yang sepi peminat di Kabupaten Badung. Tercatat sembilan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Petang hanya memperoleh kurang dari 10 siswa baru hingga tahun ajaran dimulai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.