Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kopi Pelengkap Pariwisata Bali yang Mendukung Penghidupan Petani

Bali Tribune / KOPI - pelaku industri kopi bersama petani kopi di Kintamani menjelaskan cara menghasilkan kopi berkualitas dengan menggunakan teknik pengeringan pada green house

balitribune.co.id | Kintamani - Bali yang terkenal dengan pemandangan alamnya dan kekayaan budayanya telah lama menjadi magnet bagi wisatawan. Namun, Pulau Dewata menawarkan lebih dari sekadar keindahan pemandangan. Tidak heran jika orang-orang terus datang kembali ke pulau ini bahkan ada yang memilih menjadikan Bali sebagai rumah kedua. Kontributor utama daya tarik Bali adalah budaya kopi yang berkembang, dan sangat terkait dengan industri pariwisata yang berkembang pesat di pulau ini.

Sebagai produsen kopi terbesar ketiga di dunia, Indonesia dan Bali, khususnya mempunyai industri kopi yang terus berkembang. Dulunya merupakan negara peminum dan produsen kopi, Indonesia kini menjadi rumah bagi industri dan kehadiran merek kopi yang berkembang. Salah satunya adalah Expat. Roasters, sebuah jaringan coffee roaster dan kafe yang khusus untuk mencari dan memanggang biji kopi terbaik. Didirikan pada tahun 2016 oleh barista pemenang penghargaan Shae Macnamara, Expat. Roasters telah menjadi landasan budaya kopi Bali yang dinamis, mendorong industri ini maju.

Sebagai pemain terkemuka di industri kopi Indonesia, menggunakan 90 persen kopi Indonesia dari lereng Gunung Batur di Kintamani Kabupaten Bangli hingga dataran tinggi Jawa Barat dan Aceh. Seperti diketahui, Kintamani menjadi destinasi minum kopi sembari menikmati pemandangan Gunung Batur dan Danau Batur. Setiap tahun semakin bertumbuh kedai-kedai kopi di Kintamani karena diminati wisatawan asing maupun domestik dan lokal. 

Brand Ambassador dan Head of Training Expat. Roasters, Yande Wirawan menekankan pentingnya barista yang terampil dalam memberikan pengalaman minum kopi yang sempurna. Perusahaan yang berbasis di Bali ini memberikan ampas kopinya untuk digunakan sebagai pupuk di kebun dan peternakan di Bali, mendaur ulang limbah kopi menjadi produk berdaya guna seperti kacamata hitam, dan mendorong pelanggan untuk menggunakan kembali kaleng kopi melalui program Good Coffee All Around.

"Selain itu, telah menghilangkan plastik dari kemasannya, karena komitmen terhadap tanggung jawab lingkungan," ujarnya kepada awak media saat mengunjungi kebun kopi di Kintamani beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, untuk mendapatkan kopi kualitas premium, petani kopi di Kintamani diedukasi dalam melakukan pemilahan biji kopi, kemudian dilanjutkan dengan teknik pengeringan menggunakan green house. Pasalnya, kopi premium tersebut banyak diminati wisatawan dari berbagai negara yang datang ke Bali. "Kami berkolaborasi erat dengan petani lokal untuk mendapatkan biji kopi dengan kualitas
terbaik," katanya.

Founder dan CEO Expat. Roasters, Shae Macnamara mengakui kualitas rasa dari kopi Kintamani yang digemari turis asing dan domestik. Hal itu yang mendorongnya menambah outlet baru di Surabaya dan Jakarta dan akan diperluas hingga Medan dan Makassar karena memiliki reputasi yang sangat baik di kalangan pecinta kopi Indonesia.

Pihaknya menjelaskan, telah dilakukannya eksperimen terhadap metode pengolahan dan teknik pertanian, untuk memastikan kopi terbaik dihasilkan. Di salah satu perkebunan utama Expat. Roasters di Kintamani, tanaman kopi dirawat dan dipanen dengan hati-hati oleh petani lokal. Biji kopi tersebut kemudian melalui berbagai cara pengolahan, antara lain alami, madu, dicuci penuh, dan guling basah. 

"Perkebunan kopi kami di Kintamani merupakan bukti dedikasi kami terhadap kualitas dan keberlanjutan. Kami sangat berinvestasi pada komunitas lokal dan bekerja keras untuk memastikan kopi kami tidak hanya memiliki rasa yang enak, namun juga mendukung penghidupan para petani," imbuhnya.

wartawan
YUE

Duta Badung Tampilkan Baradwara, Angkat Spirit Sanghyang Jaran pada Wimbakara Balaganjur Remaja PKB XLVIII 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Duta Kabupaten Badung kembali menunjukkan kualitasnya pada ajang Wimbakara (Lomba) Balaganjur Remaja dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Tampil sebagai peserta urutan pertama di panggung terbuka Art Centre Denpasar, Kamis (18/6/2026) malam, Sekaa Gong Cakradhara Desa Adat Sedang, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, tampil maksimal membawakan garapan bertajuk Baradwara.

Baca Selengkapnya icon click

Cuma Rp5,6 Juta! Ikuti Program Spesial HUT 56 Astra Motor Lewat Aplikasi Motorku X

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-56 Astra Motor, Astra Motor menghadirkan program spesial bertajuk “Vario Street 5,6 Juta Spesial HUT 56 Astra Motor”. Melalui program ini, konsumen berkesempatan mendapatkan Honda Vario 125 Street dengan harga spesial hanya Rp5,6 juta. Program nasional ini juga dapat diikuti oleh masyarakat Bali melalui aplikasi Motorku X.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Joged Bumbung Tradisi Badung Hipnotis Penonton PKB 2026, Sekeha Joged Akah Lucky Tampil Mempesona

balitribune.co.id | Denpasar - Utsawa (Parade) Joged Bumbung Tradisi yang dibawakan Sekeha Joged Akah Lucky, Banjar Selat, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, sukses memikat perhatian pengunjung Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Tampil sebagai Duta Kabupaten Badung, kelompok seni tersebut menghadirkan suguhan penuh makna berhadapan dengan duta Kabupaten Jembrana di Kalangan Madya Mandala, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (18/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

WNA Asal Belgia Ditemukan Meninggal Dunia di Penida Bambu Green Villas

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polsek Nusa Penida bergerak cepat menindaklanjuti laporan terkait seorang warga negara asing (WNA) asal Belgia yang ditemukan meninggal dunia di Penida Bambu Green Villas, Dusun Biaung, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Selasa (16/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rilis Album Perjaka Kasmaran I Bandit Kembali Warnai Musik Bali

balitribune.co.id I Gianyar - Musisi Bali Staryon kembali hadir meramaikan industri musik daerah dengan menghidupkan kembali nama I Bandit melalui album perdana bertajuk Perjaka Kasmaran. Album tersebut menjadi penanda kembalinya musisi asal Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, setelah vakumnya grup Boy n Bandit yang sempat populer pada awal tahun 2000-an.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.