Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Korsleting Listrik, Bangunan Tiket Objek Wisata Uluwatu Ludes Terbakar

Bali Tribune / Bangunan loket penjualan tiket objek wisata kawasan luar Pura Luhur Uluwatu di Desa Pecatu, Kuta Selatan, Selasa (14/4)
balitribune.co.id | Kuta - Si jago merah kembali mengamuk. Bangunan loket penjualan tiket objek wisata kawasan luar Pura Luhur Uluwatu di Desa Pecatu, Kuta Selatan, Selasa (14/4) pukul 10.30 wita ludes terbakar. Sumber api diduga akibat korsleting listrik.
 
Informasi dari sumber kepolisian mengatakan, awalnya salah seorang warga, I Nyoman Suardana (49) pukul 10.30 wita hendak melaksanakan persembahyangan. Sampai di pos dua tempat penjualann tiket, warga Banjar Dinas Suluban, Pecatu itu melihat gumpalan asap. Ia kemudian memberitahukan kejadian itu kepada Manager Pengelola Objek Wisata Kawasan Luar Pura Luhur Uluwatu, Wayan Wijana kemudian menghubungi pemadam kebakaran. “Sambil menunggu pemadam, mereka bersama beberapa warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, tapi kobaran api masih besar,” ungkapnya. 
 
Pada pukul 10. 55 wita, dua armada pemadam kebakaran Kabupaten Badung dikerahkan ke lokasi. Petugas pemadam dibantu polisi dan TNI serta masyarakat berjibaku memadamkan kobaran si jago merah. Api yang membakar bangunan seluas 15 m2 di sisi utara itu berhasil dijinakkan pada pukul 11.00 wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun seluruh barang yang sebagian besar peralatan elektronik, seperti sebuah komputer, AC, dua alat transaksi tiket, dispenser, HT, dua unit CCTV ludes terbakar. Bendesa Adat Pecatu Made Sumerta yang dikonfirmasi menduga  penyebab kebakaran karena korsleting listrik. “Kerugian material diperkirakan Rp150 juta. Kami sudah melakukan koordinasi untuk rencana rehab menyesuaikan dengan rencana penerapan e-ticketing,” katanya. 
 
Sementara Kapolsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai mengatakan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan tim labfor. “Dugaan awal karena korsleting listrik. Tapi untuk memastikan masih dalam penyelidikan,” ujarnya. 
wartawan
Bernard MB.
Category

Penenun Berusia Lanjut di Sidemen, Mengukir Keindahan Endek dan Songket

balitribune.co.id | Amlapura - Kecamatan Sidemen sejak dulu dikenal sebagai daerah sentra tenun Endek dan Songket di Kabupaten Karangasem. Jika berkunjung dan berwisata ke sejumlah DTW di Kecamatan Sidemen, maka sayup wisatawan akan mendengar derak dan hentakan alat tenun tradisional yang berasal dari beberapa sentra tenun yang ada di dekat sejumlah objek wisata alam di daerah ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kementerian Perindustrian Dukung Bali Fashion Network® 2026: Sinergi Pemerintah dan Industri Kreatif untuk Masa Depan Fashion di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Menjelang penyelenggaraan Bali Fashion Network® (BFN) 2026 pada 18 Oktober mendatang di International Conference Center (ICC) Bali, dukungan terhadap industri fashion berkelanjutan semakin menguat.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju Harmonisasi, Masyarakat Adat Ungasan Minta Akses Jalan di Belakang GWK Tetap Dibuka untuk Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Polemik pagar beton pembatas di kawasan Banjar Giri Dharma, Desa Adat Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, kembali bergulir. Pagar yang berdiri di sekitar kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) itu dinilai menutup akses jalan warga menuju permukiman dan sekolah. Menyikapi hal tersebut, masyarakat adat menggelar pertemuan di Pura Dalem Desa Adat Ungasan, Sabtu (12/10) sore.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.