Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Korupsi Dana Hibah PEN Pariwisata Buleleng, Satu Tersangka Kembali Ditahan

Bali Tribune / Tersangka Nyoman Gede Gunawan (Nyoman GG, red), ditahan setelah beberapa jam diperiksa oleh tim penyidik pidana khusus (Pidsus), Senin (22/2).
balitribune.co.id | Singaraja - Satu tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pariwisata yakni Nyoman Gede Gunawan (Nyoman GG, red) ditahan setelah dinyatakan sembuh, Senin (22/2). Gunawan ditahan setelah beberapa jam diperiksa oleh tim penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng. Sebelumnya, tersangka Gunawan tidak ditahan setelah pengacaranya mengabarkan kondisi kliennya sedang sakit.
 
Dengan demikian penahanan Gunawan melengkapi penahanan 7 tersangka pada Rabu (18/2), yakni Kepala Dispar, Made Sudama Diana (Made SD), Sekretaris Dispar, Nyoman Ayu Wiratini (Nyoman AW), Kabid Sumber Daya Pariwisata (SDP), Putu Budiani (Putu B), Kadek Widastra (Kadek W) selaku PPTK yang juga Kasi PPSDP, Putu Sudarsana (Putu S) selaku PPTK  yang juga Kasi PP Kelembagaan Standarisasi Pariwisata, Nyoman Sempiden (Nyoman S) selaku PPTK yang juga Kasi Bimbingan Masyarakat, dan I Gusti Ayu Maheri Agung (IGA MA) sebagai PPTK Explore Buleleng merangkap Kasi Promosi dan Kerjasama.
 
Kepala Kejari Buleleng, Putu Gede Astawa mengatakan, Nyoman GG diperiksa sebagai tersangka dan juga sebagai saksi atas kasus dugaan korupsi penyimpangan hibah PEN Pariwisata yang dikelola oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng.
 
”Nyoman GG berstatus tersangka dan juga saksi. Dia sudah dinyatakan sehat dan langsung dilakukan  penahanan dan dititip di sel tahanan Polres Buleleng,” kata Astawa Selasa (22/2).
 
Sementara itu, Kasi Pidsus, Wayan Genip didampingi Kasi Intel yang juga humas Kejari Buleleng, Anak Agung Ngurah Jayalantara, mengatakan, niat korupsi dengan modus mark-up dana kegiatan explore Buleleng dan Bimtek ini berawal dari rapat bersama di internal pejabat Dispar Buleleng. Dalam rapat itu, ada kesepakatan untuk mengumpulkan uang sebagai dana kesejahteraan para pegawai yang diambil dari dana mark-up kegiatan tersebut.
 
“Peran Nyoman GG dalam kasus dugaan kasus korupsi dana hibah PEN Pariwisata, sama dengan tersangka IGA MA dalam explore Buleleng. Dan seluruh uang yang sudah berhasil disita sebesar Rp 524.610.900,- ,” ungkapnya.
 
Genip mengungkap, saat ini masih terus dilakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan pihak lain terlibat sembari menyinggung oknum staf di Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Buleleng dan Inspektorat Buleleng dan Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Buleleng yang juga tercatat menerima dana hibah tersebut sebagai uang pengganti operasional.
 
“Rata-rata staf di instansi-instansi tersebut hanya menerima uang kisaran hingga Rp 3 juta. Dana itu dibagi beberapa orang staf sebagai uang lelah atau pengganti uang operasional yang dikeluarkan oleh staf instansi itu. Masih ada sekitar puluhan juta rupiah yang belum dikembalikan oleh orang yang diduga menerima aliran dana hibah ini. Kami ingatkan kembali lagi, kalau ada pihak yang merasa menerima dana hibah yang bukan hak-nya, agar segera mengembalikan kepada pihak penyidik,” tegas Genip. 
 
Saat ini, penyidik masih melengkapi pemberkasan (perkara) agar segera tuntas dan diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk dilakukan pemeriksaan atau penelitian berkas.
wartawan
Khairil Anwar
Category

DPRD Bangli Terima RAPBD 2027 Senilai Rp1,32 Triliun, Fraksi-Fraksi Tekankan Keadilan dan Efektivitas Anggaran

balitribune.co.id | Bangli - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Bangli, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.