Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koster Akan Lakukan Pemerataan Penduduk

Bali Tribune/Gubernur Bali, Wayan Koster, saat membuka Rakorda Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Provinsi Bali 2019 di Sanur, Senin (18/3).
Bali Tribune, Denpasar - Gubernur Bali, I Wayan Koster, akan melakukan pemerataan penduduk di Bali. Sebab, saat penduduk lebih banyak berada di wilayah Bali selatan, yaitu Kabupaten Gianyar, Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.
 
“Paling banyak berada di Kabupaten Badung. Kita akan lakukan penataan penduduk dengan menggeser pertumbuhan ekonomi di wilayah lain di Bali. Supaya nantinya, orang Karangasem atau orang Jembrana atau orang Buleleng tidak perlu cari kerja ke Denpasar,” ungkap Koster saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Provinsi Bali 2019 di Sanur, Senin (18/3).
 
Dikatakan Koster, laju pertumbuhan penduduk di Bali relatif kecil karena sudah stagnan atau seimbang antara yang lahir dan meninggal dunia. Selain itu, imigrasi yang masuk ke pulau Dewata juga tidak mempengaruhi jumlah penduduk di Bali. Sehingga tidak ada kebijakan apapun dari Pemda Bali untuk untuk menekan atau mengatasi laju pertumbuhan penduduk.
 
Bahkan, Koster meminta BKKBN untuk mengganti methode kontrasepsi jangka panjang jenis vasektomi. “Saya kira jumlah penduduk Bali saat ini 4,2 juta tidak ada masalah. Dan kalau bisa, jangan pakai lagi pola kontrasepsi vasektomi. Sadis sekali itu. Kalau bisa pakai yang lain,” ujarnya.
 
Menurut Koster, program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga bukan soal membatasi jumlah anak. Tetapi membangun keluarga yang berkualitas, yaitu sehat, cerdas, kuat, tangguh, produktif dan berdaya saing. “Kalau mengurangi jumlah, warisan kita di Bali nama Nyoman dan Ketut nanti akan hilang. Ubah paradigma dengan membangun keluarga yang berkualitas sehingga masyarakat Bali mampu berdaya saing,” imbuhnya.
 
Plt. Deputi KB - KR BKKBN RI, Dr Ir Dwi Listya Wardani, MSC., DIP., COM, mengatakan, sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo yang dilakukan BKKBN saat ini adalah tumbuh seimbang dan kualitas, pemerataan kependudukan, pertahankan nilai nilai keluarga dan jaminan sosial.
 
“Memang kami tidak membatasi jumlah anak. Dan sudah dari dulu orang Bali mengikuti KB. Jadi, kami disini hanya mengatur, usia ideal untuk menikah, kapan punya anak, jarak kelahiran dan sebagainya. Sain itu, ada juga bina keluarga balita, bina keluarga remaja dan bina keluarga lansia. Dan memang arahnya untuk membentuk keluarga yang berkualitas. Soal permintaan Pak Gubernur untuk ganti kontrasepsi vasektomi, itu memang opsi terakhir tetapi kami bersifat menawarkan. Tergantung dari masyarakat atau pasangan itu sendiri memilih yang mana,” ujarnya.
 
Sementara Kepala Perwakilan BKKBN provinsi Bali Catur Sentana menambahkan, pertemuan Rakorda ini diikuti oleh peserta sebanyak 200 orang dari berbagai lintas sektor. Ada lima poin menjadi pokok pembahasan, yaitu dampak penurunan fertilitas dan pemanfaatan bonus demografi, sinergitas dan implementasi program KKBPK.
 
Kemudian, integritas program KKBPK dalam pembangunan desa terpadu di Kampung KB, kebijakan dan strategi penggarapan program KKBPK dan standarisasi dan sertifikasi tenaga kesehatan dalam pelayanan KB/KR yang berkualitas. “Semoga akan menghasilkan sesuatu yang konkrit dan target yang terukur,” harapnya.
wartawan
Redaksi
Category

Dukung Pertumbuhan Startup di Indonesia, Danamon Berpartisipasi di Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026

balitribune.co.id | Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan startup di Indonesia dengan berpartisipasi pada Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026. Ajang ini merupakan kegiatan tahunan Krungsri yang mempertemukan startup, investor, dan korporasi dari wilayah Jepang dan ASEAN guna memperkuat kolaborasi bisnis lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tunggakan Capai Rp76,2 Miliar, Kanwil DJP Bali Blokir Rekening 295 Penunggak Pajak

balitribune.co.id | Denpasar - Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali mengambil langkah tegas terhadap ratusan wajib pajak yang masih menunggak kewajiban perpajakannya. Sepanjang Juni 2026, sebanyak 295 wajib pajak dikenai tindakan penagihan aktif berupa pemblokiran rekening dan penonaktifan sertifikat elektronik dengan total nilai tunggakan mencapai Rp76,2 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Dari Pembiayaan Kendaraan hingga Modal Usaha, ACC Bantu Pengusaha Bali Berkembang

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Credit Companies (ACC) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan usaha masyarakat melalui berbagai layanan pembiayaan yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan. Tidak hanya menyediakan pembiayaan kendaraan baru maupun bekas, ACC juga menawarkan fasilitas pembiayaan dana tunai melalui ACC Danaku sebagai solusi bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnisnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sudaryono Tegaskan HKTI Harus Kawal Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Sudaryono, menegaskan bahwa HKTI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut D’Youth Fest 6.0, Pemkot Denpasar Siapkan Sejumlah Titik Parkir untuk Kelancaran Acara

balitribune.co.id | Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata telah menyiapkan sejumlah titik kantong parkir guna mendukung kelancaran pelaksanaan Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0. Festival yang mengusung tema "Feel The Growth" ini akan diselenggarakan pada 11–12 Juli 2026 di kawasan Catur Muka, Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.