Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koster-Giri, Duet Baru Pemimpin Bali

Bali Tribune / Umar Ibnu Alkhatab - Pengamat Kebijakan Publik

balitribune.co.id | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali telah merilis Wayan Koster dan Giri Prasta (Koster-Giri) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali terpilih hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Dalam Rapat Pleno di Trans Resort Hotel, Kuta, Badung, pada hari Kamis tanggal 9 Januari 2025, Ketua KPU Bali mengatakan bahwa Koster-Giri ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali berdasarkan Keputusan KPU Bali Nomor 26 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Provinsi Bali Tahun 2024. Dengan ketetapan ini, maka Koster-Giri akan memimpin Pulau Dewata untuk periode 2025-2030.

Tentu saja dengan penetapan KPU Bali ini, Koster-Giri adalah duet baru pemimpin Bali yang menggantikan duet Koster-Ace yang dikenal sebagai duet yang saling mengisi dan berhasil memperlihatkan kualitas pribadi masing-masing sebagai pemimpin Bali 2018-2023. Sebagai duet baru, Koster-Giri diharapkan mampu membawa Bali selangkah atau dua langkah lebih maju dari apa yang telah dicapai oleh Koster-Ace. Apalagi duet Koster-Giri masih membawa misi besar yang dirumuskan dalam apa yang disebutnya sebagai Nangun Sat Kerthi Loka Bali, sebuah visi yang sebelumnya telah dibawa Koster-Ace, namun ditambah bobot yang lebih besar lagi oleh Koster-Giri. Penambahan bobot pada visi itu didorong oleh tantangan yang dihadapi oleh Koster-Giri lima tahun ke depan. Tantangan yang bakal dihadapi oleh Koster-Giri tidaklah kecil mengingat situasi dan konstelasi politik yang berubah, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, demikian pula tantangan di sektor ekonomi dan sosial yang makin merosot belakangan ini. Dengan demikian, visi yang dibawa Koster-Giri ini diharapkan mampu tampil sebagai jawaban atas tantangan-tantangan yang tak kecil itu karena visinya yang bersifat adaptif, kontekstual, dan produktif.

Satu hal yang patut ditunggu paska penetapan KPU adalah rilis dari duet Koster-Giri tentang program 100 harinya yang tengah disiapkan oleh tim kecilnya. Program 100 hari akan memberikan informasi awal yang penting kepada publik tentang komitmen Koster-Giri terhadap janji politik mereka sekaligus menunjukkan keprihatinan mereka terhadap situasi yang dihadapi masyarakat saat ini. Kendati program 100 hari tidak bisa dijadikan patokan keberhasilan Koster-Giri, karena masa kerjanya adalah lima tahun, tetapi ia bisa dijadikan sebagai momen untuk mendapatkan citra positif sebagai pemimpin Bali yang siap bekerja untuk kepentingan Bali. Citra positif dalam 100 hari akan menjadi energi positif untuk menuntaskan semua janji politik dan meletakkan legacy yang lebih bisa diukur nilai tambahnya. Kita berharap, program 100 hari Koster-Giri bisa memuat dan mengadopsi program makan siang gratis untuk sekolah di bawah kewenangan provinsi demi menopang dan mendukung program Presiden Prabowo.

Bagaimanapun, duet Koster-Giri tampaknya tidak punya banyak waktu untuk berleha-leha menikmati kemenangannya jika melihat tantangan-tantangan yang bakal dihadapinya. Keduanya diyakini akan langsung berjibaku mewujudkan semua janji politik mereka sejak hari pertama mereka menjadi pemimpin Bali yang baru. Hemat kita, lima tahun bukanlah waktu yang cukup untuk mewujudkan semua mimpi besar mereka kecuali mereka benar-benar fokus, fokus, dan fokus bekerja. Bagi Koster, tentu ini adalah saat yang tepat untuk menuntaskan karya-karyanya yang belum selesai lima tahun lalu demi impiannya tentang Bali yang maju dengan keluhuran budayanya. Sementara bagi Giri, tempo lima tahun ini adalah tempo yang tepat untuk memperlihatkan kemampuan dirinya sebagai duet yang cocok untuk menopang kerja Koster yang berbasis target dan hasil sekaligus sebagai ajang bagi Giri untuk memupuk citra politik yang positif untuk lima tahun akan datang.

Secara umum, duet Koster-Giri telah memperlihatkan kualitas pribadi mereka masing-masing bahwa di dalam mencapai tujuan politik yang lebih besar mereka sanggup menanggalkan kepentingan politik personalnya. Mereka berdua telah menunjukkan keunggulan moral dan intelektual sebagai politisi yang telah malang melintang di dunia legislatif dan eksekutif. Terlepas dari itu, duet Koster-Giri telah menancapkan tonggak yang kuat sebagai politisi yang sukses, baik sebagai wakil rakyat maupun sebagai pemimpin eksekutif. Kita yakin bahwa dengan kualitas personal yang telah teruji, duet Koster-Giri akan mampu membawa kemajuan dan kemaslahatan bagi masyarakat Bali ke depan. Kita pun yakin bahwa duet intelektual-populis ini mampu menjadikan Bali sebagai locus bagi tumbuhnya manusia Bali yang sehat dan berkualitas dengan tetap setia kepada nilai-nilai lokal yang adiluhung di tengah gempuran globalisasi yang tak pernah sepi.

Akhirnya, publik Bali telah memilih pemimpinnya dan pemimpinnya itu telah ditetapkan secara resmi oleh KPU Bali. Sebagai pemimpin Bali yang baru, kita berharap Koster-Giri tidak menyia-nyiakan kepercayaan publik, tidak menyia-nyiakan kekuasaan yang dimilikinya, dan tidak menyia-nyiakan visi besar yang telah mereka buat. Koster-Giri harus bisa memaknai kemenangan yang diraihnya melalui perjuangan yang tidak ringan itu dengan mendedikasikan semua waktu, pikiran, dan tenaganya untuk masyarakat Bali yang mereka cintai. Wallahu a'alamu bish-shawab.

Tabanan, 20 Januari 2025.

wartawan
Umar Ibnu Alkhatab
Category

Parade Puisi dan Akustik Hidupkan Semangat Kreativitas Generasi Muda Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Semangat kebangkitan generasi muda melalui seni dan budaya menggema dalam gelaran Parade Puisi dan Akustik yang berlangsung di Gedung Sasana Budaya Singaraja, Sabtu (23/5/2026). 

Mengangkat tema Bangkit Berkarya, Bersatu dalam Nada, kegiatan tersebut menjadi ruang ekspresi kreatif sekaligus ajang memperkuat persatuan masyarakat, khususnya kalangan muda di Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Beri Teguran ke Warga yang Buang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Tabanan - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan masih mengedepankan pendekatan persuasif bagi warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Walaupun, hampir dua pekan ini Pemkab Tabanan memastikan penerapan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) sudah bisa dilaksanakan. Penerapan sanksi tipiring baru akan diambil sebagai langkah terakhir jika upaya sosialisasi dan edukasi tidak diindahkan oleh pelanggar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Pemprov Bali, Pemkab/Pemkot, dan TNI AD Matangkan Groundbreaking PSEL Denpasar Raya

balitribune.co.id | Mangupura - Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya di kawasan Benoa terus dipercepat. Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan Pemkot Denpasar menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Gianyar Pastikan Jalan Rusak Tertangani secara Terukur

balitribune.co.id I Gianyar - Maraknya unggahan jalan rusak di wilayah Gianyar,  seakan luput dari perhatian pemerintah setempat. Framming ini pun disikapi tegas oleh Ketua DPRD Kabupaten Gianyar, I Ketut Sudarsana yang inten meninjau langsung ke lokasi. Dengan kuota anggaran yang cukup besar setiap tahunnya, perbaikan jalan rusak dipastikan mendapat penanganan prioritas namun tetap terukur merunut regulasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rakerkomwil IV APEKSI di Denpasar Ditutup dengan Pelepasan Tukik

balitribune.co.id I Denpasar - Rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV ke-21 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Denpasar resmi ditutup pada Sabtu (23/5/2026). 

Penutupan acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, diisi dengan yoga bersama hingga pelepasan tukik di kawasan Pantai Sanur sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir.

Baca Selengkapnya icon click

Virus ASF 'Hantui' Peternak, Tim Disperpa Badung Cek Puluhan Babi Mati Misterius di Canggu

balitribune.co.id I Mangupura - Ancaman Virus African Swine Fever (ASF) kembali menghantui peternak babi di Badung. Puluhan ekor babi di kawasan Banjar Kayu Tulang, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara dilaporkan mati mendadak dengan gejala mengarah kuat pada serangan virus mematikan tersebut.

Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung pun langsung bergerak cepat setelah informasi kematian ternak itu ramai diperbincangkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.