Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koster Kritik Eksistensi Organisasi Hindu

Wayan Koster
Wayan Koster

Denpasar, Bali Tribune

Anggota Komisi X DPR RI Wayan Koster secara khusus mengkritisi eksistensi organisasi-organisasi Hindu, yang dinilainya kurang maksimal berkiprah belakangan ini. Padahal, menurut dia, organisasi-organisasi Hindu memiliki ruang yang sama seperti organisasi lainnya dalam memajukan bangsa.

Kritik tersebut disampaikan Koster saat menjadi pembicara dalam Pelatihan Kepemimpinan Daerah (Pakemda) Dewan Pimpinan Provinsi  (DPP) Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Bali, di Denpasar, Minggu (2/10). Koster yang merupakan alumni Peradah, pada kesempatan tersebut banyak memberikan wejangan kepada junior-juniornya yang menjadi peserta Pakemda, 30 September - 2 Oktober 2016.

Menurut Koster, kehadiran umat Hindu dengan organisasi termasuk organisasi kepemudaan seperti Peradah, memiliki ruang dan hak yang sama untuk memajukan bangsa. Namun sayangnya, selama ini peran tersebut belum maksimal dilaksanakan.

"Kita sebagai umat Hindu harus mengambil peran, bagaimana umat Hindu bisa membangun dirinya, dan berperan aktif dalam membangun bangsa,” ujar Koster, yang dua periode menjabat sebagai Wakasekjen Peradah Pusat.

Salah satu kelemahan yang dipotretnya selama ini adalah kurangnya kesadaran kolektif umat Hindu. "Demikian pula menyangkut komitmen, dedikasi dan loyalitas dalam memajukan umat Hindu secara terorganisir," tandas politisi PDIP asal Buleleng itu.

Mencermati hal itu, Koster mengharapkan agar Peradah sebagai salah satu organisasi Hindu, dapat membangkitkan spirit generasi muda Hindu di Bali. "Walaupun kecil, umat Hindu harus diperhitungkan. Jangan hanya simbolis saja, tapi harus ada spirit yang kuat dengan landasan ajaran agama Hindu, berperan nyata dalam pembangunan bangsa,” tandas Koster, dalam dialog yang dipandu dosen IHDN I Nyoman Yoga Segara, itu.

Sebagai pimpinan partai di Bali, Koster berjanji akan menginstruksikan kepala daerah dari PDIP untuk melibatkan secara aktif organisasi-organisasi Hindu. Mulai dari Parisada, Prajaniti, Peradah, Wanita Hindu Dharma Indonesia, hingga KMHDI, diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam mengambil kebijakan  dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Hal ini sudah dijadikan kebijakan politik partai agar kepala daerah dan legislatif dari PDIP memberikan perhatian, bersinergi dan membangun kerja sama dengan Peradah dan organisasi-organisasi lainnya di seluruh Bali," pungkas Koster, yang juga Ketua DPD PDIP Provinsi Bali.

wartawan
San Edison
Category

Waspada Angin Kencang di Bali, Astra Motor Bali Serukan #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi angin yang cukup kencang di sejumlah wilayah Bali menjadi perhatian serius bagi para pengguna sepeda motor. Kondisi cuaca ini dapat memengaruhi keseimbangan dan stabilitas kendaraan, terutama saat melintas di jalan terbuka maupun ketika berpapasan dengan kendaraan berukuran besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Dermaga Gilimanuk Picu Antrean Panjang, Polisi Siaga di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara — Pengerjaan peningkatan kapasitas Dermaga Mobile Bridge (MB) 2 di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitarnya. Antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa terpantau mengekor hingga keluar kawasan pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.