Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koster Siapkan Solusi Penuhi Kebutuhan Air Bersih Kintamani

PDI Perjuangan,
Koster di depan ratusan pendukungnya dari tiga desa di Kintamani, Rabu (16/5).

BALI TRIBUNE - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, Rabu (16/5) menggelar simakrama dengan ratusan warga Desa Abangsongan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, bertempat di Balai Banjar setempat. Hadir pada kesempatan itu Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Dewan Pertimbangan PDI Perjuangan Kabupaten Bangli, Made Gianyar, jajaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangli dan sejumlah tokoh masyarakat.  Simakrama dihadiri sekitar 500 warga dari tiga desa di Kintamani. Adapun ketiga desa itu adalah Desa Abangsongan, Abang Batu Dinding dan Abang Suter. Tokoh masyarakat Kintamani Komang Rai Sukaja di hadapan warga mengatakan bahwa Koster merupakan calon gubernur paling tepat memimpin Bali lima tahun ke depan. Sebab, Koster bersama Cok Ace merupakan tokoh pemimpin yang sudah terbukti dan teruji. "Pak Koster dan Pak Cok Ace, keduanya sama-sama doktor dan dosen. Kenapa mereka yang paling tepat jadi pemimpin Bali? Karena Bali ke depan membutuhkan pemimpin yang cerdas dan pintar, dan paling penting peduli serta berpihak pada masyarakat," ungkapnya. Oleh karena itu, pihaknya optimis Koster-Ace meraih kemenangan 95   persen suara di ketiga desa tersebut. "Waktu Pilkada Bangli, Pak Gianyar dan Sedana Artha di sini menang 91 persen. Rasanya untuk Koster-Ace optimis bisa menang 95 persen suara nggih!" serunya yang dibalas pekikan ratusan warga,"Koster-Ace menang, Koster-Ace menang." Ada beberapa hal yang disampaikan warga kepada Wayan Koster.  Rai Sujaka menjelaskan, sudah sejak lama desanya selalu kesulitan air bersih. "Air di sini itu sulit. Pemasaran hasil pertanian dan peternakan juga sepertinya perlu mendapatkan bimbingan. Tolong Pak Koster carikan jalan ke luar," pinta Sujaka. Koster memahami hal itu. Ia brrjanji akan menuntaskan persoalan air bersih yang dialami oleh warga Kecamatan Kintamani, khususnya Desa Abangsongan. "Saya sudah dengar kalau air di sini katanya susah, karena harus diangkat dari danau. Dana yang diperlukan Rp 15 miliar. Masalah ini sudah berpuluh-puluh tahun tidak selesai. Saya berkomitmen ini harus diselesaikan," tegas Koster. Jika pun harus merogoh kocek Rp 15 miliar untuk mengangkat air bersih dari danau, Koster tak mempersoalkan hal itu. Sumber dana bisa dari APBN, karena dirinya yang tiga periode menjadi anggota DPR RI memiliki hubungan kedekatan dengan pejabat pusat.  Selain itu, dengan pola 1 jalur, Koster juga memiliki kedekatan dengan Presiden Jokowi. Sama-sama kader PDI Perjuangan, dirinya juga menjadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014. Dan hasilnya,suara Bali 71 persen untuk Jokowi-JK. “Pola satu jalur memudahkan kita mendapatkan kebijakan baik itu dari kegiatan maupun anggaran dari pusat. Kalau tidak ada anggaran pusat, kita bisa pakai APBD Bali.  Tujuannya hanya satu, persoalan klasik air bersih di Kintamani bisa tuntas,”tegasnya.  Hanya saja, di sisi lain ia akan mengerahkan tenaga ahli untuk mencari sumber air baru selain dari danau. "Kita cari juga sumber baru. Kalau dari bawah ngangkutnya terlalu berat biayanya. Coba kita carikan sumber baru, tapi prinsipnya soal air harus selesai," ujarnya. Sementara soal pertanian dan peternakan, Koster juga menyatakan komitmennya untuk mengurus hal itu dari hulu hingga hilir. Untuk pemasarannya, ia akan mensinergikan pertanian dan peternakan dengan sektor pariwisata. Tiap tahun, Koster melanjutkan, jumlah turis yang datang ke Bali mencapai 6 juta orang. Jumlah itu harus dimanfaatkan dengan baik agar industri pariwisata bisa memberikan kontribusi bagi sektor pertanian dan peternakan. "Maka harus ada sinergi melalui peraturan supaya hotel dan restoran, terutama di Badung, Denpasar dan Gianyar wajib memakai produk lokal, buah lokal seperti jeruk dan kopi serta bawang, cabai, tomat, harus dari Kintamani. Begitu juga dengan hasil peternakannya. Nanti kita buatkan standar kualitas yang baik bagi pertanian dan peternakan kita agar bisa bersinergi dengan industri pariwisata,"katanya. Pada kesempatan tersebut dilaksanakan simulasi pencoblosan kertas suara memilih pasangan nomor urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardana Sukawati.

wartawan
redaksi
Category

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tim Gabungan Gelar Penertiban Identitas, Sasar 141 Duktang di Bajera

balitribune.co.id - Tabanan - Tim gabungan di Kecamatan Selemadeg melakukan penertiban identitas terhadap 141 penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di lingkungan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Penertiban yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) malam itu menyasar belasan rumah kos, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi kependudukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Korsleting Listrik, Laundry Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Sebuah tempat usaha laundry yang berlokasi di Jalan Nusantara, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli, dilalap si jago merah pada Selasa (22/4/2026) sekira pukul 08.30 Wita. Kuat dugaan kebakaran  dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel yang kemudian menyambar pakaian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Buleleng Tetapkan Perda Baru Pajak dan Retribusi

balitribune.co.id I Singaraja - DPRD Kabupaten Buleleng secara resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2023 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dalam rapat paripurna, Rabu (22/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, serta dihadiri jajaran legislatif dan eksekutif, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Sekda, serta pimpinan OPD.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Buleleng Desak Pencabutan UU Pemda 23 Tahun 2014

balitribune.co.id I Singaraja - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya mendesak adanya pencabutan atau revisi Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Langkah ini dinilai mendesak lantaran regulasi tersebut dianggap membatasi ruang gerak DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.