Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kota Negara Dikepung Banjir

Bali Tribune/pam - Petugas BPBD mengevakuasi warga yang terjebak banjir Kamis (23/05/2019) malam.

Balitribune.co.id | Negara - Hujan deras yang menguyur Kota Negara dan sekitarnya selama kurang lebih empat jam pada Kamis (23/05/2019) menyebabkan sebagian wilayah kota terendam banjir. Hingga Jumat (24/05/2019) tidak sedikit kendaraan yang mogok dan banyak warga terpaksa dievakuasi oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Jembrana dan Yonif 741/GN.

Meluapnya aliran sungai maupun drainase menyebabkan kawasan permukiman warga di sekitarnya terendam. Bahkan banjir pada Kamis malam selain merendam rumah warga juga menyebabkan terganggunya arus lalu lintas Jawa-Bali hingga kerusakan infrastruktur. Berdasarkan pantauan, debit air mulai meningkat pukul 18.00 Wita. Dan, semakin malam, debit air semakin membesar.

Luapan air menggenangi sejumlah wilayah permukiman warga yang berada di sekitar daerah aliran sungai maupun saluran drainase di Kecamatan Negara dan Kecamatan Jembrana. Bahkan, arus lalu lintas di Jalur nasional Denpasar-Gilimanuk sempat terganggu. Sementara, kantor PDAM dan KPU Jembrana Jalan Kunti, Negara, terendam air hingga mencapai ketinggian satu meter.

Bahkan luapan air masuk hingga ke rumah warga. Tidak banyak harta benda yang bisa diselamatkan. “Ini paling parah sampai dada orang dewasa, satu tempek semua kena. Kami hanya bisa menyelamatkan diri saja, semuanya terendam,” ujar Made Yastita (50), warga Kaliakah. Untuk mengakses ke permukiman warga dan melakukan evakuasi, BPBD harus menerjunkan rubber boat atau perahu karet.

Sejumlah infrastruktur rusak akibat terjangan banjir. Data yang diperoleh dari Rupusdalops BPBD Jembrana, tujuh desa terdampak banjir. Sementara, di Kaliakah 40 KK terdampak luapan Sungai Rumojo termasuk kerusakan tiga pelinggih dengan kerugian material mencapai Rp136 juta. Sedangkan luapan Tukad Ijogading menyebabkan 66 KK di Loloan Barat, dan 47 KK di Loloan Barat terdampak .

Sejumlah ternak milik penduduk juga terhanyut banjir. Di Tegal Badeng Timur, satu KK terdampak dengan kerugian mencapai Rp20 juta. Luapan Tukad Ijogading juga menyebabkan 12 KK di Baler Bale Agung terdampak serta akses jalan kabupaten jebol dan terputus. Sementara, di Banjar Tengah terdapat delapan KK terdampak banjir. Begitu pula di Kelurahan Pendem, ada delapan KK terdampak.

Kerusakan terparah adalah rumah Mangku Pura Dalem Desa Pakraman Kertha Jaya Pendem, Gede Purwita (47) dan Pura Taman Beji Satria di bantaran Sungai Ijogading luluh lantak diterjang banjir. Sementara, kerugian akibat dampak banjir ini mencapai Rp617 juta lebih. Imbas dari banjir, sejumlah wilayah mengalami kesulitan air bersih. Sumur warga menjadi kotor, tercemar dan bau.

“Sumur warga semua kotor tercemar dan bau, kami untuk MCK saja kami kesulitan,” ujar warga Kaliakah, Kadek Puspa (25). Sementara, instansi terkait seperti Kodim 1617/Jembrana, BPBD, Dinas Sosial, camat dan lurah/perbekel, telah melakukan rapat untuk penanganan banjir di dua kecamatan itu. Demikian dikatakan oleh Asisten II Setda Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya.

 Dia menerangkan, dalam rapat diputuskan, selain penyaluran bantuan logistik dari BPBD untuk warga terdampak banjir, pemerintah daerah juga akan memikirkan langkah dan upaya ke depan untuk mengantisipasi adanya luapan air di wilayah yang memang menjadi langganan banjir. “Yang mendesak akan dilakukan penyaluran bantuan logistic bagi warga yang terdampak,” ujarnya.

Sementara untuk perbaikan insfrastruktur, akan dilakukan perbaikan darurat. “Kalau akses jalan yang putus di BB Agung, kami tangani secara darurat dulu. Tapi secara umum untuk ke depannya nanti akan dipikirkan perencanaannya termasuk dari Bappeda. Banjir ini karena debit air di hulu meningkat karena hujan sedangkan saluran air mengalami sedimentasi sehingga meluap,” tandasnya. (*)

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Bencana di Bangli, Dewan Ingatkan Pemerintah Selektif Salurkan Bantuan

balitribune.co.id | Bangli - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini menyebabkan terjadi musibah bencana di beberapa titik. Kondisi ini mendapat perhatian kalangan DPRD Bangli. Salah satu anggota DPRD Bangli, I Nyoman Kartika, mengingatkan pemerintah daerah harus berhati-hati dalam menyalurkan bantuan pascabencana. Politisi Partai Golkar ini meminta pemerintah harus memastikan kerusakan yang terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click

Geger 'Transfer' Direksi, Bos Perumda Tabanan Kini Duduki Kursi Utama Perumda Pasar MGS Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa telah memutuskan Kompiang Gede Pasek Wedha sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung bersama I Made Anjol Wiguna sebagai direktur umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pariwisata Bali Harus Mampu Sikapi Perubahan Pasar

balitribune.co.id | Mangupura - Bali Villa Association (BVA) bersama Control Union Indonesia, lembaga sertifikasi independen berstandar global, menggelar talkshow Sustainability for Every Stay bertajuk “Building Future Ready Villas Through Sustainable Hospitality” di Seminyak, Kabupaten Badung, Jumat (23/1). Kegiatan ini membahas tren pariwisata terkini serta pentingnya sertifikasi keberlanjutan bagi akomodasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Agen Wijaya Group dari Toko Pulsa ke Agen BRILink

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah toko produk digital (pulsa) di kawasan Kediri, Tabanan kini menjadi tumpuan layanan keuangan warga sekitar. Berawal dari pemberian fasilitas perbankan, I Putu Ananta Wijaya, pemilik Agen BRILink Wijaya Group berhasil mengembangkan usaha produk digital sekaligus menghidupi keluarga melalui kemitraan dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus PHRI Bali 2025-2030 Dikukuhkan, Sekda Dewa Indra Tekankan Kolaborasi Hadapi Tantangan Pariwisata

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali saat ini menghadapi berbagai tantangan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan seluruh pelaku industri pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.