Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KPK Turun Ke Jembrana, Berikan Sejumlah Penekanan

Bali Tribune / KPK - Tim KPK memberikan sejumlah arahan kepada para pejabat di lingkungan Pemkab Jembrana.

balitribune.co.id | NegaraKomisi Pembrantasan Korupsi (KPK) Selasa (7/5) kembali mendatangi Kabupaten Jembrana. Kedatangan komisi anti rasuah ini untuk melakukan monitoring dan evaluasi tindak lanjut rekomendasi pencegahan korupsi dan perbaikan tata kelola pemerintahan. Sejumlah arahan dan penekanan diberikan kepada pejabat Pemkab Jembrana.

Monitoring dan evaluasi kembali dilakukan olej KPK ke bumi makepung Selasa kemarin. Monitoring dan evaluasi program ini juga dihadiri oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dari Kejaksaan Negari (Kejari) Jembrana. Tim KPK memberikan sejumlah arahan kepada para pejabat di lingkungan Pemkab Jembrana. Ketua Satuan Tugas Kordinasi dan Supervisi (Satgas Kosup) Wilayah V KPK Abdul Haris mengatakan pihaknya turun ke daerah termasuk salah satunya Kabupaten Jembrana untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

Menurutnya kedatangan pihaknya terkait dengan tindaklanjut pertemuan sebelumnya di Bali, “terkait masalah pengelolaan asset, Pendapatan Asli Daerah (PAD), perencanaan dan penganggaran, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta probity audit. Apakah itu sesuai telah dilaksanakan,” ungkapnya. Pihaknya menyatakan sejumlah penekanan disampaikan kepada Pemkab Jembrana salah satunya terkait asset. “Kita lihat sudah dilakukan sertfikasi (lahan), Cuma kedepannya kita minta dilakukan reevaluasi nilai asset,” ujarnya.

Pihaknya mendorong pemerintah daerah bisa mandiri, tidak tergantung anggaran Dana Bantuan Umum dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat yang semakin hari menurun. “Nilai asset sepuluh tahun lalu sama sekarang beda. Kita minta nanti di 2023 setelah selesai di reevaluasi, aset harus dimanfaatkan, harus menghasilkan pendapatan daerah, terserah mau due operation, mau di sewa, mau BOT, silahkan. Aturan Permendagri seperti itu.Kalau daerahnya tidak ada peningkatan PAD bisa kolaps nanti ” imbuhnya.

Sedangkan terkait PBJ, kendati pihaknya mengapresiasi karena sudah mengarah pada e-katalog sehingga tidak perlu lelang, namun pihaknya menyoroti pekerjaan kontruksi, ‘membangun dan rehabilitasi memang masih dilaksanakan pihak ketiga. Saya berharap rehabilitasi seperti jalan bisa di swakelola karena kerusakannya ruasnya tidak tentu sehingga harus bikin kontrak lagi. Dengan swakelola bisa dikerjakan sendiri, tidak menunggu hancur dulu baru diperbaiki. Sehingga bisa betul-betul menyentuh masyarakat “ jelasnya.

Pihaknya pun berharap dalam pengadaan memprioritaskan produk local, “kita menghidupkan ekonomi local. Belanja modal 40 persen diarahkan memberdayakan masyarakat setempat. Dalam kontrak kontrusi misalnya kita minta batu pasir diadakan UMKM local, tidak keluar daerah,” paparnya. Pihaknya pun meminta pekerjan kontruksi tidak disebra lagi ke OPD teknis lainnya, “dinas hanya mengajukan kebutuhannya. Tapi yang mengerjakan kembali ke Dinas PU. Jangan dokter, guru atau kepala sekolah sibuk urus proyek,” tegasnya.

Begitupula terkait pajak daerah, pihaknya menekankan agar dilakukan intensifikasi dan ekstensifikasi, “kalau ada yang belum di pungut misalnya udang, kopi, coklat dicarikan aturannya,” paparnya. Ia pun meminta agar Jembrana mengaktifkan comad center, “kepala daerah dan kepala dinas yang duduk dibelakang meja saja. Pertiga bulan Pemda harus dilaporkan, sudah dilaksanakan belum rekomendasinya. Kalau ada kendala kami fasilitasi dan komunikasikan ke pemerintah pusat sesuai dengan aturan,” tandasnya.

Sementara itu Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyatakan akan merapatkan jajarannya terkait hasil dengan infeksi dari KPK yang turun melakukan monitoring dan evaluasi ke Jembrana, “kita sepakat untuk mengikuti arah dari KPK. Apa yang ditekankan oleh KPK kedepan agar Jembrana menjadi kabupaten mandiri, memang arah kita kesana. Untuk transparansi, kita sedang garap Jembrana satu data dari desa . Ini akan menjawab apa yang menjadi prioritas dalam transparansi dalam mengelola daerah,” tandasnya.

 

wartawan
PAM
Category

Puluhan Sapi Positif LSD, Jembrana Berlakukan Karantina Ternak

balitribune.co.id | Negara - Wabah penyakit kulit berbenjol atau Lumpy Skin Disease (LSD) menghantui sektor peternakan sapi di Kabupaten Jembrana. Setelah hasil uji laboratorium memastikan puluhan ternak sapi terjangkit penyakit menular tersebut, di Jembrana diberlakukan lockdown ternak serta tindakan darurat untuk mencegah meluasnya penularan.

Baca Selengkapnya icon click

Rugikan Pemilik hingga Rp1 Miliar, Begini Kondisi Kandang Ayam yang Terbakar di Blahkiuh

balitribune.co.id | Mangupura - Sebuah kandang ayam di Banjar Pikah, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, terbakar pada Selasa (13/1/2026) pukul 03.00 Wita. Tidak ada korban jiwa. Namun, kebakaran ini menyebabkan18 ribu ayam boiler hangus terpanggang. Akibat musibah tersebut, pemilik atas nama I Ketut Miasa mengalami kerugian materi hingga Rp1 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PascaAbrasi, Pemkab Badung Tata Pasir Pantai Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati I Wayan Adi Arnawa bergerak menyikapi kondisi Pantai Kuta yang compang camping akibat abrasi. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Badung, langkah penataan pasir mulai dilakukan sejak Selasa (13/1) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Otomatisasi Peningkatan Video dengan Musik Menggunakan AI Ubah Foto Menjadi Video

balitribune.co.id | Media digital telah digantikan oleh video yang lebih baik di mana musik digunakan untuk menceritakan sebuah cerita. Gambar diam tidak seapik gambar bergerak yang disertai efek suara dan ritme bagi audiens. Musik memberikan titik referensi emosional, yang membawa audiens melalui sebuah cerita, meningkatkan retensi dan peluang berbagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Danau Beratan Mendadak Keruh dan Penuh Sampah Kayu

balitribune.co.id | Tabanan – Air danau Beratan yang ada di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, belakangan ini mendadak keruh dan di beberapa tepiannya dipenuhi sampah kayu. Kondisi ini diperkirakan terjadi sejak beberapa hari terakhiri ini akibat hujan deras di wilayah Baturiti dan sekitarnya. Bahkan, kondisi ini diabadikan dalam potongan video yang diunggah pada platform media sosial.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Virus Super Flu, Dinkes dan KKP Perketat Pemeriksaan Penumpang di Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Mengantisipasi masuk dan menyebarnya Virus Super Flu di Bali, khususnya di Kabupaten Karangasem, Dinas Kesehatan Karangasem bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan atau (KKP) Pelabuhan Padang Bai, memperketat pemantauan mobilitas warga dari dan menuju Bali melalui pintu Pelabuhan Padang Bai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.