KPP Gianyar Catat Pertumbuhan Pajak Minus 5,9 Persen | Bali Tribune
Diposting : 22 July 2021 22:50
ATA - Bali Tribune
Bali Tribune/LENGANG - Suasana Kantor Kepala KPP Pratama Gianyar.
balitribune.co.id | Gianyar  - Di tengah pandemi ini sumber pajak dari KPP Gianyar hanya mengandalkan Pajak Penghasilan (PPn), PPN dan Pajak Bumi Bangunan. Dari total tersebut, KPP Gianyar mencatat pertumbuhan pajak saat ini minus 5,9 persen. Di satu sisi, sektor penyumbang pajak paling banyak adalah proyek pemerintah. 
 
Hal itu diungkapkan oleh Kepala KPP Pratama Gianyar Moch Luqman Hakim, Kamis (2/7/2021). Disebutkan, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gianyar yang mewilayahi Bali timur saat kini akan melakukan monitoring lebih intensif dengan membentuk seksi pengawasan. Mengingat target pemasukan pajak, masih sangat jauh dari harapn. Sebagaimaan disebutkan, target pemasukan pajak per Juli 2021 ini sebesar Rp 663 miliar lebih. Namun hingga saat ini yang baru masuk sebasar Rp 288 miliar lebih (bruto). Sementara netto-nya sebesar Rp 285 miliar lebih. “Pertumbuhan pajak sangat tergantung pada kondisi ekonomi masyarakat. Jika kondisi ekonomi seperti saat ini, dimana krisis dialami bukan hanya oleh masyarakat umum. Tetapi juga oleh pengusaha dan pemerintah, sehingga pendapatan pajak pun tidak bagus,” ungkapnya.
 
Meski demikian, Luqman optimistis, dalam beberapa pekan ke depan, penerimaan pajak akan bertambah. Sebab per hari ini, pajak dari sektor PPN belum masuk. Dimana kata dia, selama ini PPN menjadi penyumbang pajak terbesar di KPP Pratama Gianyar. Kata dia, PPN tersebut terdiri dari sektor perdagangan, jasa dan yang paling banyak menyumbang adalah proyek pemerintah yang dibiayai APBD dan APBN. "Hingga akhir bulan ini masih ada harapan. Karean akan ada setoran PPN, yang nilainya besar. Kami harapkan berkurang minusnya jadi 2-3 persen saja," harapnya.
 
Sebelumnya, akhir Mei lalu pihaknya juga melakukan restrukturisasi, kami adakan seksi pengawasan. Itu salah satu tugasnya melakukan pengawasan pembayaran kepatuhan material dan sebagainya. Diharapkan seksi ini bisa melakukan pengawasan lebih intensif. 

Hukum & Kriminal

Terpopuler