Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KPU Bali Rancang Pola Kampanye Cerdas

Bali Tribune/ Ketua KPU Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan
balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan hasil evaluasi sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, beberapa pola kampanye yang dilaksanakan pada Pemilu 2019 ini dinilai kurang efektif. Misalnya terkait alat peraga peserta Pemilu yang pengadaannya dibiayai oleh KPU. 
 
Dari laporan yang diterima KPU Bali, banyak alat peraga yang dicetak oleh KPU Kabupaten/ Kota se-Bali, justru tidak diambil dan dipasang oleh peserta Pemilu. Di samping itu, alat peraga tersebut hanya berisi foto, nama, dan nomor urut kontestan. 
 
"Karena itu, ke depan kita coba wacanakan pola kampanye baru, yang lebih cerdas, termasuk bagaimana mendesain kontain di alat peraga," kata Ketua KPU Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan, di Denpasar, Senin (20/5).
 
Ia menjelaskan, pihaknya sudah mulai menelaah tentang beberapa pola kampanye ke depan. Selain itu, pola pendidikan politik juga akan diperbaiki, sehingga hasilnya semakin maksimal. 
 
"Kita wacanakan, pendidikan politik di Bali ini harus lebih baik. Kampanye juga harus lebih cerdas, sehingga akan semakin banyak masalah yang tertarik untuk datang ke TPS," tandas mantan Ketua KPU Kabupaten Bangli ini. 
 
Untuk alat peraga misalnya, pihaknya berencana agar ke depan tak sebatas diisi dengan gambar, nama dan nomor urut kontestan. Pihaknya mempertimbangkan, agar pada alat peraga juga diisi dengan riwayat hidup kandidat. 
 
"Kalau misalnya riwayat hidup kandidat diisi, ada harapan masyarakat bisa lebih mengenal sosok kandidat yang akan mereka pilih. Jadi tidak seperti sekarang, kenal namanya saja, tetapi riwayat hidupnya tidak," ujar Lidartawan. 
 
Di samping itu, pihaknya juga mempertimbangkan pola kampanye khusus di desa. Bahkan Lidartawan mempertimbangkan untuk membawa langsung para kandidat ke desa - desa, sehingga lebih dekat dengan masyarakat. 
 
"Kita coba ubah kampanye di desa. Kita bawa kandidat ke desa, supaya mereka lebih dekat dengan pemilih, supaya masyarakat lebih mengenal mereka. Dengan begitu, masyarakat di desa kita ajak untuk memilih calon yang benar-benar berkualitas," pungkas Lidartawan. uni
wartawan
San Edison
Category

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Baca Selengkapnya icon click

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.