Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KPU Luncurkan Film "Tepatilah Janji" untuk Edukasi Politik Jelang Pilkada 2024

Bali Tribune / FILM - Pemutaran perdana film "Tepatilah Janji" berlangsung di Bali dalam acara nonton bareng yang digelar KPU dan media di Studio XXI Beachwalk Kuta, Sabtu (7/9).

balitribune.co.id | BadungMenjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) merilis film berjudul "Tepatilah Janji", sekuel dari "Kejarlah Janji" yang dirilis tahun lalu. Masih disutradarai oleh Garin Nugroho, film ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya politik damai dalam menghadapi Pilkada.

Pemutaran perdana film ini berlangsung di Bali dalam acara nonton bareng yang digelar KPU dan media di Studio XXI Beachwalk Kuta, Sabtu (7/9). Film ini merupakan hasil kerja sama KPU dengan Asta Jaya Centra Cinema, Padi Padi Creative, dan Garin Workshop. Beberapa aktor dan aktris yang membintangi film ini antara lain Ibnu Jamil, Cut Mini, Shenina Cinnamon, Bima Zeno, Kevin Abani, Faradina Mufti, Givina Lukita, Siti Fauziah, serta Trio Timus: Theresia WD, Asriuni Pradipta, dan Irene Vista.

Garin Nugroho menjelaskan bahwa "Tepatilah Janji" mengangkat isu politik dengan pendekatan ringan, menggabungkan unsur budaya masyarakat, terutama di pedesaan.

"Film ini memadukan budaya lokal seperti lenong dan ludruk, penuh humor namun tetap memberikan pendidikan politik," ujar Garin.

Ia juga menambahkan bahwa film ini menggambarkan bagaimana kepemimpinan diuji dari kemampuan seorang pemimpin dalam menepati janji-janji yang telah disampaikan, baik dalam konstitusi maupun visi pribadi untuk kesejahteraan rakyat.

"Kita masih jarang memiliki pemimpin yang mampu menepati janji-janji tersebut," tambahnya.

Menurut Garin, film ini penting sebagai sarana pendidikan politik bagi masyarakat, terutama ketika politik mulai kehilangan integritasnya. "Film ini diperlukan untuk mendidik warga negara agar proses politik menghasilkan masyarakat yang sehat, kritis, dan produktif," katanya.

Selain diputar di bioskop, *Tepatilah Janji* juga akan diputar di berbagai ruang publik, pemutaran alternatif, serta layar tancap di berbagai daerah di Indonesia.

Film ini bercerita tentang keluarga Bu Pertiwi (diperankan oleh Cut Mini). Putra sulungnya, Adam (Bima Zeno), yang terpilih sebagai Kepala Desa, berambisi melanjutkan karier politiknya dengan mencalonkan diri sebagai Bupati. Namun, ambisi tersebut justru menimbulkan konflik dalam hubungan Adam dengan ibunya dan istrinya (Faradina Mufti).

wartawan
ARW
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.