Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kriminalitas 2022 Meningkat, Siapkan Antisipasi

Bali Tribune / ARAK - Sebanyak 638,5 liter liter minuman keras jenis arak tanpa ijin edar yang berhasil diamankan Polres Jembrana telah dimusnahkan Kamis (29/12).

balitribune.co.id | NegaraSejumlah kasus menonjol berhasil diungkap jajaran kepolisian di Jembrana selama tahun 2022. Angka kriminalitas selama setahun terkahir ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Sejumlah langkah antisipasi kini dipsersiapkan untuk mengantisipasi potensi dan kerawanan gangguan kamtibmas pada tahun 2023.

Angka kriminalitas di Kabupaten Jembrana selama 12 bulan terakhir meningkat dibandingkan tahun 2021. Kapolres Jembrana, I Dewa Gde Juliana Kamis (29/12) mengatakan kriminalitas tahun 2022 mengalami peningkatan 85 kasus atau 66,38 persen, “dari 130 kasus menjadi 215 kasus,” ujarnya. Ia menyebut kasus yang mendominasi tahun 2022 yakni pencurian biasa 34 kasus, pencurian dengan pemberatan 29 kasus dan penipuan 25 kasus, “ini juga seiring dengan kembali menggeliatnya aktifitas masyarakat setelah pandemic,” ungkapnya.

Begitupula menurutnya trend pengungkapan kasus meningkat 29,54 persen dari 132 kasus tahun 2021 menjadi 171 kasus tahun ini. Ia juga menyebut sejumlah kasus menonjol berhasil diungkap sepanjang 2022 ini. Kasus menonjol tersebut yakni pencurian dengan kekerasan yang dilakukan badut, penggelapan 9 unit mobil, penyelundupan 9 ekor penyu, penemuan jenasah korban pembunuhan serta pengungkapan curanmor di 6 TKP. “Tahun 2022 ada 82 perkara yang telah diselesaikan secara Restorative Justice (RJ) oleh Polres Jembrana” jelasnya.

Pengungkapan kasus narkotika tahun 2022 juga mengalami peningkatan 6 kasus (31,57 persen) dari 19 kasus menjadi 25 kasus. Ia juga menyatakan terdapat peningkatan jumlah barang bukti yang diamankan, “shabu naik dari 8,26 gram menjadi 113 gram dan pengungkapan ectacy 13,5 butir,” jelasnya. Kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga meningkat 55,77 persen yakni sebanyak 111 kasus, “fatalitas (meninggal dunia) meningkat dari 38 kasus menjadi 57 kasus. Tabrak lari meningkat dari 7 kasus jadi 23 kasus,” paparnya.

Pihaknya juga telah memprediksi potensi gangguan kamtibmas tahun 2023. Potensi kejahatan konvensiaonal meliputi premanisme dan kejahatan jalanan/begal, curas dan curat, curanmor, sengketa tanah, penyalahgunaan sejata paid an bahan peledak hingga pembunuhan dan penganiayaan. Sedangkan kejahatan transnasional meliputi terorisme dan radikalisme, kejahatan narkoba, perdagangan manusia hingga cyber crime. Sedangkan potensi gangguan berimplikasi kontijensi teridiri dari konflik social (sara dan tawuran warga) dan perubahan alam.

Pihaknya juga telah menyiapkan upaya antisipasi potensi gannguan tersebut. Dalam hal pengungkapan kejahatan pihaknya menggunakan scientific investigation. Masyarakat juga diajak berpartisipasi aktif menjaga kantibmas. Pihaknya juga meningkatkan kewaspadaan dan siaga menghadapi perubahan situasi yang dinamis dan sulit diprediksi, meningkatkan kemampuan pengamanan, melaksanakan kegiatan operasional kepolisian dengan tetap mengedepankan upaya preemtif, preventif dan penegrakan hukum serta trobosan kreatif.

Sejumlah strategi juga dikarakannya  terus dilakukan oleh jajaran Polres Jembrana. Startegi preemtif dengan himbauan dan edukasi masyarakat serta pemberdayaan semua komponen di masyarakat serta kearifan local. Strategi preventif juga dilakukan dengan memaksimalkan kehadiran personil Polri dalam merespon permasalahan di masyarakat. Sedangkan strategi refresif dilakukan dengan pengungkapan kasus kejahatan, “kami juga akan terus melakukan upaya untuk meningkatkan performas kualitas pelayanan public,” tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

38 Koperasi Merah Putih di Bali Siap Beroperasi, Ditargetkan Capai 120 Unit pada Juli 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali mencatat sebanyak 38 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah siap beroperasi di berbagai wilayah Bali. Jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi 120 koperasi hingga akhir Juli 2026. 

Hal itu disampaikan Wayan Koster saat menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 KDKMP secara virtual dari KDKMP Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Soroti Dugaan Jual Beli Izin Sapi, Kresna Budi Minta Sistem Kuota Dihapus

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, mendesak Pemerintah Provinsi Bali segera mengevaluasi bahkan membekukan sistem kuota pengiriman sapi Bali menyusul adanya dugaan praktik jual beli izin pengiriman sapi oleh oknum tertentu.

Menurut Kresna Budi, praktik tersebut sangat merugikan peternak dan pengusaha kecil karena biaya tambahan yang muncul membuat mereka sulit bersaing dengan pemodal besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.