Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kualitas Petarung Putri Masih Dipantau

AA Bagus Tri Candra Arka
AA Bagus Tri Candra Arka

BALI TRIBUNE - Terlepas dari petarung putra, Pengprov Kodrat Bali kini serius memantau kualitas petarung putrinya, di berbagai event lokal maupun nasional yang bakal digelar di tahun ini. Tujuannya yakni untuk ke depannya di Pra-PON dengan muara PON XX/2020 di Papua mendatang. “Pemantauan ini karena memang para petarung putri Bali masih sangat membutuhkan jam terbang yang tinggi, dan belum bisa diukur sejauh mana kualitasnya terutama di event level nasional,” tutur Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Kodrat Bali, AA. Bagus Tri Candra Arka, Selasa (19/6). Dengan gamblang, pria yang juga pengurus KONI Bali itu mengungkapkan jika petarung putri Bali selama ini masih minim jam terbang dan belum menunjukkan prestasi signifikan di kejuaraan level nasional. “Dulu pada 2014 Bali menurunkan petarung putra di event kejuaraan nasional (kejurnas), tapi hasilnya kalah semua. Selanjutnya pada 2015 saat Pra-PON, Bali tidak mengirimkan petarung putri, sehingga bagaimana kualitas petarung putri Bali sekarang ini masih belum bisa diukur secara pasti di level nasional,” tambah pria yang akrab disapa Gung Cok itu. Berangkat dari semua itulah, dalam menghadapi Pra-PON tahun depan bakal banyak proses yang harus dilakoni para petarung putri Bali, termasuk beberapa petarung yang sudah masuk gambaran dan bayangan Pengprov Kodrat Bali. “Ada beberapa bayangan petarung putri yang memang layak turun di ajang Pra-PON. Tapi kiprahnya bakal kami lihat dulu di kejuaraan daerah (kejurda) tarung derajat pada Oktober nanti. Mereka yang juara bakal di seleksi lagi untuk bisa dikirim ke kejurnas November mendatang di Bandung,” beber Gung Cok. Puncaknya, pada Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan, para petarung putri itu bakal diseleksi lagi untuk menghuni tim definitif tarung derajat Pra-PON Bali. Nah, di ajang Pra-PON itulah dipaparkan Gung Cok, peta kekuatan para petarung putri bakal dilihat.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Beraksi di 16 TKP, Geng Curanmor Asal Sumba Digulung Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Unit 1 Jatanras Satreskrim Polresta Denpasar berhasil meringkus komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) lintas wilayah. Geng yang beranggotakan enam pemuda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini diketahui telah beraksi di 16 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.