Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kualitas Proyek Fisik Belum Memuaskan, Pemborong Diminta Tidak Muluk-muluk

Bali Tribune/ KECEWA - Bupati Artha kecewa dengan hasil pekerjaan di sejumlah proyek yang dinilainya belum berkualitas.
balitribune.co.id | Negara - Kualitas pengerjaan proyek di Jembrana hingga kini masih dinilai belum memuaskan. Seluruh pengusaha kontruksi yang akan memperebutkan tender proyek di tahun 2020 tidak lagi melakukan penawaran yang terlampau rendah terhadap nilai proyek hanya untuk memenangkan tender. Penawaran nilai proyek yang jauh di bawah pagu justru akan berdampak pada kualitas hasil perkejaan yang rendah sehingga tidak bertahan lama.
 
Bahkan kondisi hasil perkerjaan sejumlah proyek fisik di Jembrana yang digarap oleh sejumlah kontrator dengan kualitas yang tidak memuaskan ini terus menjadi sorotan Bupati Jembrana I Putu Artha. Orang nomor satu di Jembrana ini mengakui kualitas hasil pengerjaan terhadap proyek infrastruktur tidak maksimal lantaran salah satu penyebabnya penawaran terhadap nilai proyek saat proses tender yang dinilai rendah. Politisi asal Desa Melaya ini kembali mengimbau agar kontraktor yang berebut menjadi rekanan pelaksana proyek tidak melakukan penawaran yang tidak terlampau rendah dari nilai proyek yang ditenderkan.
 
Menjelang akan mulai ditenderkannya pekerjaan fisik di Jembrana di tahun 2020 ini, politisi senior PDI P ini pun meminta para pengusaha kontruksi dalam mengerjakan proyek-proyek fisik di Kabupaten Jembrana tidak hanya bersaing harga, melainkan juga selalu berkompetisi menjaga kualitas pengerjaan dan hasil pekerjaan sehingga hasil proyek kedepannnya lebih berkualitas. “Selama ini proyek-proyek yang dikerjakan di Kabupaten Jembrana yang dikerjakan oleh para pengusaha saya lihat belum ada yang memuaskan. Artinya dari sisi kualitasnya masih belum optimal. Harus ditingkatkan,” ujarnya.
 
Sebagai pelaksana konstruksi yang tergabung dalam wadah Gapensi Kabupaten Jembrana misalnya, kedepan, diminta proses tender dilaksanakan sesuai regulasi dan aturan. Terlebih dengan penawaran yang rendah, justru pengusaha juga masih mengaku merugi. Padahal dengan adanya pekerjaan, pengusaha akan mendapatkan hasil. “Saya sangat malu mendengar keluhan para pengusaha lantaran proyek-proyek yang dikerjakan itu selalu dikatakan  rugi. Itu saya dengar langsung saat pemantauan kesejumlah proyek. Semestinya pengusaha saat proyek tentunya mendapakan penghasilan,” ungkapnya.
 
Ke depan, ia menyarankan agar saat tender proyek pengusaha yang turut serrta dalam tender meperebutkan pekerjaan tidak perlu melakukan penawaran yang muluk-muluk. “Apalagi ada yang sampai menawarnya dengan nilai yang jauh dibawah pagu. Tidak usah ada penawaran kalau begitu ujung-ujungnya kualitas proyek menurun.  Yang penting bayar pajaknya saja,” tegasnya. 
 
Sementara Ketua Gapensi Kabupaten Jembrana H. Yahya Mohammad mengatakan tahun 2020 ini akan terus melakukan pembinaan kepada para pengusaha yang berada di bawah naungan Gapensi. “Proses tender tetap dilakukan. Itu merupakan proses kompetisi secara sehat dari para pengusaha. Agar kualitas proyek mutunya lebih menjamin, para pengusaha itu sendiri harus lebih jeli dalam menghitung anggaran yang dibutuhkan,” ungkapnya. 
 
Pihaknya mengaku selalu mengingatkan para pengusaha di Jembrana, dalam mengerjakan proyek-proyek fisik dilingkup Pemkab Jembrana . “Soal kualitas dan mutu proyek ini, sudah sering saya ingatkan kepada rekan-rekan Gapensi. Terhadap keluhan Bupati itu, kami juga merasa ikut bertanggung jawab secara moral untuk perbaikan kedepan,” tandasnya. 
 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click

Gedong Simpen Tapakan Pura Dalem Buahan Nyaris Dibobol Maling

balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.