balitribune.co.id I Tabanan - Pintu Gedong Simpen Tapakan di Pura Dalem Buahan, Banjar Buahan Selatan, Desa Buahan, Tabanan, ditemukan dalam kondisi rusak dicongkel oleh orang tak dikenal pada Rabu (15/4/2026) dini hari. Meski tidak ada barang berharga yang hilang, aksi percobaan pencurian tersebut sempat dipergoki warga sebelum pelakunya melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Kapolsek Tabanan Kompol I Gusti Putu Dharmanata mengonfirmasi insiden tersebut diketahui sekitar pukul 01.00 Wita. Kejadian bermula saat beberapa saksi melihat ada gerak-gerik seseorang yang mencurigakan sedang turun dari area Pura Dalem.
Melihat aksinya mulai terendus warga, terduga pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian. Pelaku dilaporkan melarikan diri ke arah selatan dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam yang menggunakan knalpot brong. "Saat itu saksi langsung memanggil teman-temannya untuk memeriksa kondisi Pura Dalem untuk mengetahui apa yang terjadi," imbuhnya.
Para saksi bersama pengurus Desa Adat Buahan kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh ke dalam area pura. Saat itulah mereka menemukan pintu Gedong Simpen Tapakan sudah dalam keadaan rusak akibat upaya paksa menggunakan alat congkel. Pintunya tercongkel. Beruntung, setelah dilakukan pengecekan terhadap barang-barang sakral di dalam gedong, tidak ada benda yang dibawa lari oleh pelaku. Meski tidak ada barang yang hilang dan kejadiannya tidak dilaporkan, pihaknya tetap melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sayangnya, upaya penyelidikan awal itu belum memperoleh dukungan barang bukti yang memadai. Misalnya satu yang sangat penting yakni rekaman CCTV. Ini yang menyulitkan pihaknya untuk mengidentifikasi sosok pelaku yang dilihat saksi turun dari pura tersebut dan langsung kabur menggunakan motor. "Tetap kami lidik (lakukan penyelidikan) karena itu kan termasuk gangguan keamanan," tegasnya.