Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kulkul Pejenengan Puri Klungkung Berbunyi, Warga Agar Pasang Pinget Colek Pamor Penolak Balak

Bali Tribune/ Kulkul Pejenengan Puri Klungkung

balitribune.co.id | Semarapura - Santernya informasi bahwa Kulkul Pejenengan Puri Klungkung mesuara (berbunyi) beredar luas di media sosial dan mendapatkan pendapat beragam dari Nitizen. Ketika hal ini dkonfirmasikan kepada Ide Dalem Semaraputra, ia merujuk kepada warga yang kebetulan mendengarkan Kulkul Pejenengan  Puri Klungkung tersebut bersuara tanpa dipukul orang. Penglingsir Puri Klungkung yang abiseka ratu Dalem penerus Kerajaan Klungkung Ide Dalem Semaraputra ini menuturkan jika kondisi seperti yang beredar saat ini bahwa Pejenengan Puri Klungkung mesuara, menurut dirinya hal itu pertanda  datangnya bahaya wabah seperti saat ini melanda negeri kita. ”Untuk itu kita meminta warga Klungkung untuk memasang tanda pinget daun pandan 3 biji, dan tabia (cabai), bawang, pis bolong satu biji, dan semuanya diikat dengan  benang tri datu, yang  dipasang di depan pintu gerbang masuk pekarangan serta jangan lupa diisi tapak (colek pamor red) dara dari kapur,” ujar penglingsir Puri Klungkung ini mengingatkan. Ide Dalem Semaraputra menambahkan, mesuaranya kentongan Pejenengan Puri Klungkung  ini sebagai pertanda akan adanya peringatan  adanya datangnya suatu bencana yang harus diwaspadai dan kita Umat dan warga Klungkung wajib meminimalisir untuk menolak bala (wabah penyakit red) yang datang, sebutnya. Sementara itu dari kaca mata pemerhati sastra dan lontar Bali, I Dewa Ketut  Soma ketika mengamati fenomena adanya suara kulkul pejenengan puri itu  mesuare menurutnya itu sebagai pertanda suara kulkul magis. Hal itu ada hubungan historis antara ide Dewagung bhatara dalem dengan Ida bhatara sakti tolangkir dan ida dalem Ped di nusa Penida. “Bila ada kebrebehan, grubug dan sejenisnya, kulkul pejenengan ini akan bersuara gaib, tanpa ada yang memukulnya, itu pertanda agar umatNya selalu eling waspada akan sebuah marabahaya. Dengan situasi seperti  itu, kita diingatkan untuk selalu  waspada, perbanyak doa dan melakukan ritual kecil sesuai petunjuk beliau Huyang Kuasa,” ujarnya. Lebih jauh tokoh Desa Satra ini menuturkan dengan bijak,  secara sekala kita ikuti instruksi pemerintah untuk diam di rumah kurangi aktivitas yang melibatkan masyarakat banyak, tunda kegiatan yang berskala besar, dan sejenisnya sebagai imflentasi memutus mata rantai penyebaran Wabah Corona Virus covid 19 ini,tambahnya.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.