Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kurang Tenaga PPL, Manfaatkan PPS

Bali Tribune/I Wayan Sarma.


balitribune.co.id |  Bangli - Keberadaan petugas penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Bangli masih kurang. Imbasnya ada petugas yang rangkap pekerjaan untuk  memberikan pembinaan di desa. Di sisi lain, untuk memenuhi kebutuhan PPL dibantu oleh penyuluh pertanian swadaya (PPS). 
 
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli, I Wayan Sarma mengatakan PPL bertugas memberikan penyuluhan, pendampingan serta memfasilitasi para petani. Satu PPL idealnya melayani satu desa. Namun karena jumlah PPL masih kurang maka ada petugas yang melayani di dua desa. 
 
Sementara saat ini tercatat ada 83 orang PPL baik PNS maupun PPPK. Masih dibutuhkan sekitar 11 orang PPL Disinggung terkait penambahan PPL, Wayan Sarma mengaku hampir setiap tahun mengusulkan penambahan petugas PPL. Namun demikian usulan belum tercover seluruhnya. 
 
Sementara itu untuk memenuhi kebutuhan penyuluh, maka dilakukan pembinaan terhadap petani untuk bisa meneruskan informasi kepada petani lainya.
wartawan
Agung Samudra
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.