Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kutuk Aksi Teroris di Surabaya

H. Rif’an.
H. Rif’an.

BALI TRIBUNE - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabanan H Rif’an mengutuk aksi pengemboman yang dilakukan oleh teroris di beberapa tempat di Surabaya, Jawa Timur. “Kami mengutuk aksi pengemboman yang dilakukan para teroris di Surabaya,” jelas Haji Rifan, Senin (14/5).

Ia memohon kepada pihak kepolisian agar gesit dan cepat menangani dan menangkap dalang pelaku pengeboman di Surabaya. Pada kesempatan itu juga ia menghimbau untuk tetap bersatu dan tidak saling curiga dan tetap memberikan informasi kepada pihak terkait apabila menemukan hal yang mencurigakan. Agar aksi aksi serupa yang kemungkinan  akan terjadi di NKRI bisa diantisipasi. “NKRI harga mati, ini rumah kita bersama, kita lahir disini, makan disini dan mati disini. NKRI harus kita jaga bersama,” tandasnya.

Selain mengutuk aski pengemoban oleh teroris, Haji Rifan juga berharap para teroris yang nantinya berhasil ditangkap dan dipenjara agar tidak berikan grasi yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus. “Kalu diberikan grasi setiap satu tahun sekali kan enak dia. Hukum dengan seberat-beratnya,” tandasnya.

Aksi teror tersebut juga disayangkan oleh pihaknya, lantaran saat ini umat Islam sedang fokus untuk menyambut bulan suci Ramadhan, bulan untuk mensucikan diri dan lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Sejauh ini, menurut H. Rif’an, sepengetahuan MUI Tabanan tidak ada umatnya yang pergi keluar negeri untuk hal-hal yang mencurigakan. “Tetapi kalau dia pergi ke keluar Bali dulu lalu berangkat ke luar negeri dari sana, itu kurang terpantau, tetapi sejauh ini di Tabanan tidak ada seperti itu,” tandasnya.

Menurutnya, efek yang diakibatkan dari aksi teror para teroris sangat luar biasa. Seperti contoh yang riil Bom Bali I pada tahu 2002 yang berdampak luas sampai sekarang. 

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.