Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Laga Balas Dendam di Dipta

Widodo Cahyono Putro dan Simon Mc Menemy berjabatan tangan sebelum laga krusial malam ini.

BALI TRIBUNE - Laga balas dendam bakal tersaji saat Bali United menjamu Bhayangkara FC pada laga pekan terakhir atau ke-17 putaran pertama Liga 1, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar,  Sabtu (21/7) malam. Kepada awak media, Pelatih Kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro di Gianyar, Jumat (20/7) mengaku telah menyiapkan strategi menghadapi Bhayangkara FC, dengan harapan mampu melanjutkan trend positif timnya selama ini dengan meraup poin penuh di kandang. Pada Liga 1 musim 2017 lalu  menyerah di kandang Bhayangkara FC dengan skor tipis, 2-3 dan kembali dipermalukan di putaran kedua di Stadion Dipta dengan 1-3. “Apa yang terjadi tahun lalu tentu tidak boleh terulang kembali tahun ini. Kami akan membalas kekalahan itu dengan kemenangan nanti. Apalagi kami dalam kondisi trend positif di beberapa laga terakhir. Saya tahu kekuatan dan performa lawan, dan kami akan bekerja keras untuk menjaga kemenangan,” ungkap Widodo Cahyono Putro. Memang, kata Widodo, dalam laga menghadapi Bhayangkara FC terdapat sejumlah pemainnya yang belum bisa diturunkan karena masih berkutat dengan cedera, seperti Ahn Byung Keon, Made Andhika Wijaya, Taufik Hidayat dan Irfan Bachdim serta M. Taufik yang terkena akumulasi 2 kartu kuning. “Tapi kemungkinan Mahamadou N’Diaye pemain asal Sriwijaya FC yang bergabung dengan Bali United dan Novan Setya Sasongko dari juga dari Sriwijaya FC bisa turun. Sementara Syaiful Indra Cahya dari Arema FC belum bisa turun karena baru bergabung,” tambah Widodo. Sedangkan bek kanan, Dallen Doke mengaku jika kepercayaan dirinya saat ini sedang tinggi, setelah melakoni dua laga melawan tim besar lalu yakni, PSM Makassar yang dilibas 2-1 dan Persija Jakarta 2-0. “Saya sudah mempelajari permainan pemain Bhayangkara FC yang di posisi berhadapan dengan saya. Saya tak akan gentar untuk menghadang laju pergerakan mereka sekaligus menutupnya,” tandas Dallen Doke. Sementara itu, pelatih kepala Bhayangkara FC, Simon Mc Menemy bertekad kepada skuatnya untuk bangkit pasca ditumbangkan PSM Makassar 1-2 lalu. “Bali United meman merupakan tim bagus, tapi kami dan seluruh pemain bertekad untuk bangkit dan mencuri poin. Llja Spasojevic merupakan pemain yang harus diwaspadai, satu pemain asingnya yang baru serta Stefano Lilipaly yang kini menjai top skor di tim Bali United, harus dimatikan pergerakannya,” pungkas Simon.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.