Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Laga Pembuka Tenis Meja Kapolda Cup

TENIS MEJA
Pertandingan tenis meja memperebutkan Piala Kapolda Bali

BALI TRIBUNE - Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus R. Golose membuka Turnamen Tenis Meja, dalam rangka HUT Bhayangkara ke-71, di Gedung Olahraga Brimob Tohpati, yang ditandai dengan pertandingan perdana antara Polres Klungkung melawan Polda Bali, Jumat (12/5).

“Turnamen tenis meja Kapolda Bali Cup yang diikuti Polres se-Bali ini bertujuan untuk lebih meningkatkan minat anggota Polri terhadap olahraga tenis meja disamping itu untuk menggali potensi dan bibit atlet tenis meja yang ada di Kepolisian Daerah Bali dan jajarannya,” jelas Kapolres Klungkung AKBP FX. Arendra wahyudi, SiK.selaku Ketua panitia Olahraga Tenis Meja Kapolda Cup.

Olahraga tenis meja ini dilaksanakan juga untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota Polri di jajaran Polda Bali. Kejuaraan ini berlangsung selama tiga  hari yang dimulai dari tanggal 12 hingga 14 Mei besok.

Ketua Panitia juga mengatakan, acara ini digelar untuk dapat memacu semangat para atlet lingkungan Polda Bali untuk lebih berprestasi Dan diharapkan olahraga ini dapat dilakukan secara berkesinambungan agar olaharaga tenis meja dilingkungan Polda Bali  semakin lebih baik lagi kedepannya.

Hadir dalam Pembukaan kemarin, para Pejabat Utama Polda Bali dan para Kapolres se-Bali serta tim tenis meja dari masing-masing Polres.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.